I Dewa Gede Alit Kamayoga
Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKTIVITAS FISIK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN DIABETES MELITUS TIPE 2 - SEBUAH KAJIAN PUSTAKA Muhammad Samudra Anugrah; Govinda Vittala; I Dewa Gede Alit Kamayoga; Made Hendra Satria Nugraha
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i02.p15

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang menjadi perhatian global saat ini. DM adalah penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah di atas ambang batas fisiologis (hyperglycemia) dalam jangka waktu yang panjang. DM tipe 2 adalah ketika hyperglycemia dalam jangka panjang terjadi disebabkan oleh resistensi insulin. DM memiliki faktor risiko yang dapat diubah dan tidak dapat diubah. Salah satu faktor yang dapat diubah adalah tingkat aktivitas fisik. Kajian pustaka ini ditujukan untuk mengidentifikasi lebih jauh peran aktivitas fisik sebagai upaya pencegahan dan penanganan DM tipe 2. Kajian pustaka ini menggunakan data sekunder dari database Pubmed berupa kajian artikel ilmiah yang berkaitan dengan aktivitas fisik pada penderita DM tipe 2. Dari hasil pencarian literatur dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik berupa olahraga aerobik dengan intensitas sedang hingga berat selama 18-40 menit maupun anaerobik efektif dalam menstabilkan gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan sekresi insulin pada penderita DM tipe 2 dan pada orang sehat pada rentang usia yang luas mulai dari anak-anak hingga lansia dengan olahraga aerobik post-prandial cenderung lebih efektif menstabilkan gula darah sehingga aktivitas fisik menjadi upaya penting dalam pencegahan dan penanganan DM tipe 2.
Efektivitas Backward Walking Terhadap Fungsi Fisik Pada Knee Osteoarthritis A A I Ayesa Febrinia Adyasputri; Putu Ayu Meka Raini; I Dewa Gede Alit Kamayoga
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knee osteoarthritis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan penurunan fungsi fisik secara signifikan. Terapi latihan non-farmakologis, khususnya backward walking, memiliki potensi dalam meningkatkan kemampuan fungsional penderita. Penelitian ini bertujuan untuk membuat review artikel terkait peranan efektivitas backward walking untuk meningkatkan fungsi fisik pada penderita knee osteoarthristis.  Penelitian ini menggunakan desain tinjauan literatur sistematis dengan pencarian artikel melalui basis data PubMed, PEDro, dan Google Scholar pada periode 2016–2026. Kata kunci yang digunakan meliputi “knee osteoarthritis”, “backward walking”, “retrowalking”, dan “physical function”. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi berupa randomized controlled trial dan studi komparatif dengan outcome fungsi fisik. Proses seleksi dan ekstraksi data dilakukan secara independen oleh peneliti. Sebanyak empat artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa backward walking secara signifikan meningkatkan fungsi fisik yang diukur menggunakan WOMAC dan Tes Timed Up and Go (TUG), serta menurunkan intensitas nyeri. Selain itu, latihan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kekuatan otot quadriceps dan stabilitas postural. Dengan demikian, backward walking merupakan latihan yang efektif, aman, dan mudah diaplikasikan dalam meningkatkan fungsi fisik pada penderita knee osteoarthritis, sehingga dapat direkomendasikan sebagai bagian dari program rehabilitasi fisioterapi berbasis bukti.