Hotler Manurung
STMIK Kaputama Binjai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diagnosa Penyakit Herpes Simplex Menggunakan Metode Case Based Reasoning Deo Pradana; Hotler Manurung; Suci Ramadani
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 4 No. 5 (2026): Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v4i5.1791

Abstract

Infeksi Herpes Simpleks adalah penyakit yang disebabkan oleh Virus Herpes Simpleks (HSV) tipe 1 dan 2, yang dapat menyebabkan gejala seperti lepuh, gatal, nyeri, dan ruam pada kulit atau area mukosa. Kesamaan gejala ini dengan penyakit kulit lainnya dapat menyulitkan penentuan diagnosis yang akurat. Masalah yang dihadapi di RSU Bidadari adalah tidak adanya sistem pendukung diagnostik yang dapat membantu tenaga medis dalam mengidentifikasi infeksi Herpes Simpleks secara lebih konsisten berdasarkan gejala klinis pasien. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar untuk membantu diagnosis awal infeksi Herpes Simpleks menggunakan metode Case-Based Reasoning (CBR). Metode CBR bekerja dengan membandingkan kasus baru dengan kasus sebelumnya berdasarkan kesamaan gejala untuk menentukan diagnosis yang paling tepat. Berdasarkan hasil pengujian, pengguna memilih enam gejala, dan sistem membandingkannya dengan data kasus sebelumnya. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Herpes Simpleks Tipe 2 (HSV-2) memperoleh nilai kesamaan tertinggi sebesar 30,16%, sehingga menjadi diagnosis yang dihasilkan. Sistem ini juga menyediakan informasi penyakit, rekomendasi pengobatan, riwayat diagnosis, dan fitur pencetakan hasil. Pengujian menggunakan metode Black Box menunjukkan bahwa semua fungsi sistem beroperasi sesuai dengan desain. Oleh karena itu, sistem yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alat bantu dalam diagnosis awal infeksi Herpes Simpleks dengan cara yang lebih terstruktur.