Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Pemeriksaan Widal Menggunakan Reagen T dan F pada Suspek Demam Tifoiddi RSUD Toto Kabila Muh. Rizman Naim; Sri Wahyuni Kale
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.80

Abstract

Reagen widal yang sering digunakan di Laboratorium klinik ada 2 yaitu reagen T dan F. Di beberapa tempat baik di laboratorium rumah sakit maupun laboratorium puskesmas yang menggunakan reagen T dan reagen F. Tujuan dari penelitian ini untukmembandingkan hasil pemeriksaan widal menggunakan reagen T dan F. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah crossectional analitik. Jenis data yang digunakan adalah data primer berupa hasil penelitian dan data sekunder berupa data-data dari literatur, buku-buku dan jurnal. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan asumsi jumlah sampel sebesar 29 sampel. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan pemeriksaan widal menggunakan reagen T dan F jika pada antigen O nilai signifikansi dua sisi (α) = 0.001 < 0.005 dimana H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat perbedaan hasil pemeriksaan widal antigen O menggunakan kedua reagen tersebut. Begitu juga pada antigen H nilai signifikansi dua sisi (α) = 0.046 < 0.005 dimana H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti Terdapat Perbedaan hasil pemeriksaan widal antigen H menggunakan reagen T dan F.
COMPARISON OF TOTAL CHOLESTEROL LEVELS IN SAMPLES SERUM TO BE CHECKED IMMEDIATELY AND SERUM SAMPLE WHICH WAS POSTPONED FOR 7 DAYS IN THE REFRIGERATOR WITH A TEMPERATURE OF 2-8°C AT BHAYANGKARA HOSPITAL Sri Miranda Maku; Muh. Rizman Naim; Laras Puspita Taib
Journal of Health, Technology and Science (JHTS) Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Health, Technology, and Science (JHTS)
Publisher : LPPM Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47918/kdv97t04

Abstract

Total cholesterol measurement is an essential laboratory examination for assessing cardiovascular risk and monitoring lipid metabolism. However, immediate analysis is not always feasible in routine clinical practice, making refrigerated storage a common pre-analytical procedure. This study aimed to compare total cholesterol levels between serum samples analyzed immediately after collection and serum samples stored at 2–8°C for seven days. A quantitative analytical observational study with a repeated-measurement comparative design was conducted at Bhayangkara Hospital, Gorontalo, Indonesia, from June to July 2025. Fifteen paired serum samples were selected using accidental sampling. Total cholesterol concentrations were measured using the BioSystem BA200 automated chemistry analyzer. Differences between immediate and delayed analyses were evaluated using the paired-samples t-test after confirmation of data normality. Of the 15 samples, seven (47%) had normal cholesterol levels and eight (53%) had abnormal levels. The mean total cholesterol concentration increased slightly from 203 mg/dL to 206 mg/dL after seven days of refrigerated storage. However, the paired-samples t-test showed no statistically significant difference between the two conditions (p = 0.052). These findings indicate that serum storage at 2–8°C for up to seven days maintains total cholesterol stability and can be considered an acceptable pre-analytical practice when immediate laboratory analysis is not feasible.