Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN KESADARAN DIGITAL DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN BERBASIS GENDER ONLINE PADA REMAJA Galuh Aulia Ramadhanti; Iis Mardiansyah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.4381

Abstract

: Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) merupakan ancaman nyata dalam era digital yang berdampak serius terhadap remaja, khususnya pelajar yang aktif di media sosial namun minim pemahaman tentang etika dan perlindungan digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam mengenali, mencegah, dan merespons KBGO melalui pendekatan sosialisasi edukatif berbasis literasi digital dan kesetaraan gender. Kegiatan dilaksanakan di SMAS Al Mubarak dengan melibatkan 21 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan mencakup pre-test, lima sesi sosialisasi interaktif, post-test, dan refleksi peserta. Hasil pre-test menunjukkan rendahnya tingkat pemahaman peserta terhadap konsep KBGO, dengan rata-rata skor pada indikator “mengetahui definisi KBGO” sebesar 80 dan “etika bermedia” sebesar 78. Setelah pelaksanaan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, di antaranya skor “definisi KBGO” naik menjadi 98 (+22,50%) dan “etika bermedia” menjadi 87 (+11,54%). Meskipun sebagian besar indikator mengalami peningkatan, pemahaman tentang tindakan bermedia masih menjadi tantangan yang perlu pendalaman lebih lanjut. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan sosialisasi yang bersifat partisipatif dan kontekstual mampu mendorong perubahan pemahaman dan sikap peserta secara signifikan. Kegiatan ini juga membuka ruang diskusi yang aman bagi siswa untuk merefleksikan pengalaman digital mereka secara kritis. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi isu KBGO ke dalam kebijakan dan kurikulum sekolah, serta perlunya keterlibatan guru dan komunitas dalam menciptakan budaya digital yang aman, inklusif, dan etis. Kata kunci: kekerasan berbasis gender online, literasi digital, etika digital, pelajar, pengabdian kepada masyarakat
EKSISTENSI FASHION OLAHRAGA DI INSTAGRAM DALAM PERSPEKTIF JEAN BAUDRILLARD Indriyani Idris; Galuh Aulia Ramadhanti; Hermin Kusumajati
JURNAL SIGNAL Vol 13 No 2 (2025): JURNAL SIGNAL
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v13i2.9885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi fashion olahraga di Instagram, dengan menggunakan metode kualitatif, analisis semiotik kritis untuk mengkaji fenomena tersebut. Melalui analisis yang komprehensif, penelitian ini berusaha untuk merepresentasikan fashion olahraga yang tidak lagi merefleksikan realitas fisik atau kebutuhan praktis tetapi lebih kepada citra-citra yang terpisah dari referensi aslinya. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa fashion olahraga di instagram lebih dari sekadar ekspresi personal, Instagram menjadi komoditas yang diperdagangkan dalam pasar citra, dimana nilai sosial diukur berdasarkan jumlah "likes", "followers", dan interaksi lainnya. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial seperti Instagram tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk komunikasi, namun sebagai alat untuk menginterpretasikan makna-makna baru. Melalui perspektif Baudrillard, penelitian ini membongkar bahwa Instagram bukanlah representasi dari realitas objektif, melainkan serangkaian simulasi yang menciptakan dunia hiperrealitas.