Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identitas Nasional Sebagai Fondasi Pembangunan Karakter Bangsa Di Tengah Tantangan Multikulturalisme Indonesia: Atha Dara Radeisyah*, Baiq Nirmala, Baiq Amrina Elsa Putri, Nurhasanah Atha Dara Radeisyah; Nirmala Nirmala; Baiq Amrina Elsa Putri; Nurhasanah
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 2 No. 1 (2024): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, Edisi Januari-Juni 2024
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/3jjr9862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran identitas nasional dalam membentuk karakter bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan multikulturalisme. Metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa identitas nasional yang kuat dapat meningkatkan solidaritas dan kebersamaan dalam masyarakat, memperkuat karakter bangsa yang inklusif. Selain itu, identitas nasional yang kuat juga mampu menjadi landasan yang kokoh untuk menghadapi tantangan multikulturalisme dengan meningkatkan dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di antara keragaman budaya dan agama yang ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa identitas nasional harus diperkuat oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sebagai fondasi untuk membangun bangsa yang berdaya saing dan menghormati keberagaman.
Penerimaan Anak Usia Dini terhadap Inklusi Sosial di PAUD Lenterahati Mataram NTB Atha Dara Radeisyah; Aulia Dira Sahrani; Aola Saptini; Auliatul Jinan; Aulia Dwi Amalina Wahab
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4340

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan anak usia dini terhadap inklusi sosial dalam pembelajaran di PAUD Lenterahati Islamic Boarding School Mataram, NTB. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya pendidikan inklusif dalam membentuk karakter toleran, empatik, dan menghargai keberagaman sejak dini. Penelitian menggunakan metode campuran (mix methods) dengan desain Convergent Parallel, melibatkan observasi, wawancara, dan kuesioner kepada guru, orang tua, dan anak. Hasil kuantitatif menunjukkan penerimaan anak terhadap inklusi sosial tergolong tinggi (rata-rata 89–91%), dengan aspek terbaik pada sikap tidak diskriminatif (95%) dan interaksi sosial positif, sementara aspek berbagi dan rasa ingin tahu terhadap perbedaan masih perlu diperkuat (83%). Guru menunjukkan peran sangat kuat (98–99%) melalui penerapan prinsip Universal Design for Learning (UDL) dan bimbingan individual, sedangkan lingkungan belajar dinilai sangat inklusif (100%). Temuan kualitatif dari wawancara menegaskan adanya peningkatan kemampuan sosial dan komunikasi anak, serta perlunya dukungan tambahan berupa tim terapis dan sosialisasi bagi orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik inklusi di PAUD Lenterahati telah berjalan efektif dan dapat menjadi model pembelajaran inklusif berbasis nilai Islam di Mataram.