Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Media Sosial Di Masa Pemilu 2024 Dalam Mempengaruhi Integrasi Bangsa: Baiq Khaerunnajah, Baiq Aqila Qistina, Aola Saptini*, Nurhasanah Baiq Khaerunnajah; Baiq Aqila Qistina; Aola Saptini; Nurhasanah
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 2 No. 1 (2024): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, Edisi Januari-Juni 2024
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/z35n8210

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi berbasis internet membuat kehidupan manusia tidak terlepas dari media sosial. Berkembangnya teknologi yang sangat pesat memudahkan seseorang untuk berbagi informasi apapun, dimana pun dengan siapa pun melalui platform whatsapp, instagram, facebook, tiktok, telegram, twitter, dan lain-lain. Dalam konteks pemilu 2024, media sosial dijadikan sebagai alat untuk menyampaikan informasi, aspirasi, dan mobilisasi dukungan. Namun penggunaan media sosial juga dapat membahayakan inetgrasi bangsa. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk penggunaan media sosial di masa pemilu 2024 dapat mempengaruhi integrasi bangsa. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa penggunaan media sosial di masa pemilu 2024 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap integrasi bangsa.
Penerimaan Anak Usia Dini terhadap Inklusi Sosial di PAUD Lenterahati Mataram NTB Atha Dara Radeisyah; Aulia Dira Sahrani; Aola Saptini; Auliatul Jinan; Aulia Dwi Amalina Wahab
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4340

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan anak usia dini terhadap inklusi sosial dalam pembelajaran di PAUD Lenterahati Islamic Boarding School Mataram, NTB. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya pendidikan inklusif dalam membentuk karakter toleran, empatik, dan menghargai keberagaman sejak dini. Penelitian menggunakan metode campuran (mix methods) dengan desain Convergent Parallel, melibatkan observasi, wawancara, dan kuesioner kepada guru, orang tua, dan anak. Hasil kuantitatif menunjukkan penerimaan anak terhadap inklusi sosial tergolong tinggi (rata-rata 89–91%), dengan aspek terbaik pada sikap tidak diskriminatif (95%) dan interaksi sosial positif, sementara aspek berbagi dan rasa ingin tahu terhadap perbedaan masih perlu diperkuat (83%). Guru menunjukkan peran sangat kuat (98–99%) melalui penerapan prinsip Universal Design for Learning (UDL) dan bimbingan individual, sedangkan lingkungan belajar dinilai sangat inklusif (100%). Temuan kualitatif dari wawancara menegaskan adanya peningkatan kemampuan sosial dan komunikasi anak, serta perlunya dukungan tambahan berupa tim terapis dan sosialisasi bagi orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik inklusi di PAUD Lenterahati telah berjalan efektif dan dapat menjadi model pembelajaran inklusif berbasis nilai Islam di Mataram.