Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Lalu Lintas Jaringan LAN Menggunakan Wireshark untuk Mendukung Troubleshooting di SMK Negeri 1 Wawo Andra; Mardianto; Nisa Miftachurohmah
GJET : Global Journal of Educational Technology Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/gjet.v2i1.117

Abstract

Jaringan Local Area Network (LAN) memiliki peran penting dalam mendukung layanan akademik, administrasi, dan aktivitas pembelajaran berbasis digital di sekolah. Namun, gangguan seperti koneksi lambat, packet loss, broadcast berlebih, keterlambatan respons, dan ketidakstabilan akses sering kali sulit diidentifikasi apabila tidak dilakukan analisis lalu lintas jaringan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis lalu lintas jaringan LAN menggunakan Wireshark untuk mendukung proses troubleshooting di SMK Negeri 1 Wawo. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui tahapan observasi topologi jaringan, pengambilan paket data, filtering protokol ICMP, TCP, dan UDP, analisis packet loss, serta visualisasi trafik menggunakan IO Graphs. Pengambilan data dilakukan pada jam operasional sekolah untuk memperoleh gambaran lalu lintas jaringan yang realistis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trafik TCP mendominasi komunikasi jaringan sebesar 62,40%, diikuti UDP sebesar 24,75%, ICMP sebesar 3,85%, dan protokol lain sebesar 9,00%. Packet loss rata-rata terdeteksi sebesar 2,80% dengan lonjakan tertinggi 6,70% pada jam penggunaan padat. Analisis Wireshark menunjukkan adanya retransmission TCP, lonjakan UDP, dan peningkatan waktu respons ICMP yang mengindikasikan potensi kepadatan jaringan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Wireshark efektif digunakan sebagai alat analisis paket untuk membantu identifikasi gangguan jaringan LAN dan mendukung pengambilan keputusan troubleshooting.
Optimalisasi Tata Kelola Administrasi melalui Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur secara Daring Mardianto; Anjar Pradipta; Muh. Nurtanzis Sutoyo; Alders Paliling
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v3i1.132

Abstract

Tata kelola administrasi yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan organisasi atau lembaga yang menjalankan proses administrasi berdasarkan kebiasaan kerja tanpa didukung Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terdokumentasi secara sistematis. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakseragaman prosedur, ketidakjelasan pembagian tugas, keterlambatan pelayanan, serta kesulitan dalam melakukan evaluasi kinerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola organisasi/lembaga dalam menyusun SOP serta menghasilkan rancangan SOP yang dapat diterapkan dalam proses administrasi organisasi. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi penyusunan SOP, praktik penyusunan SOP, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 23 pengelola SPMI Program Studi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pemahaman peserta dan penilaian terhadap dokumen SOP yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, fungsi, unsur, dan tahapan penyusunan SOP. Peserta juga mampu mengidentifikasi proses kerja prioritas dan menghasilkan rancangan SOP yang lebih terstruktur. Penerapan pendekatan praktik dan pendampingan secara daring membantu peserta menerjemahkan proses kerja yang sebelumnya bersifat informal menjadi prosedur kerja yang terdokumentasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan penyusunan SOP secara daring dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan efektivitas proses kerja dan memperkuat tata kelola administrasi organisasi.