Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Kota Bandung pada Masa kolonial Abad ke-19 Yan Nurcahya; Deri Sugiarto; M Kautsar Thariq Syah
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/j9fp6691

Abstract

Kolonialisme adalah pengendalian wilayah, sumber daya alam, dan orang lain oleh kelompok asing.  Penjajah mengendalikan kekuatan politik dan suku di wilayah yang dijajah.  Dengan artikel yang disampaikan, sejak abad ke-19 memiliki sejarah berbentuk fisik pada pembangunan Kota Bandung. Perubahan di Bandung berawal dari peresmian berdirinya kota. Dengan kata lain, perubahan pertama kali terjadi pada fisik kota. Perlu dikemukakan, bahwa dalam pemahaman umum, kota Bandung didirikan oleh Gubernur Jenderal H.W. Daendels tahun 1810. Metode penelitian sejarah adalah pendekatan yang digunakan untuk menyelidiki, menganalisis, dan merekonstruksi peristiwa atau fenomena masa lalu berdasarkan sumber-sumber yang tersedia. Penelitian sejarah bertujuan untuk memahami peristiwa masa lalu dalam konteksnya, mengidentifikasi sebab-akibat, dan memberikan interpretasi yang obyektif. Dari penelitian yang dilakukan, bisa memberi gambaran Kota Bandung yang mulai dikembangkan pada kolonialisme.
Penerapan Moderasi Beragama di Era Digital Dalam Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama Yan Nurcahya; Sopian Suprianto; Eva Sopiah; Solehudin Solehudin; Almawardi Putra
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zv5g2h46

Abstract

Keragaman dan Keberagamaan Indonesia Bagi bangsa Indonesia, keragaman diyakini sebagai takdir. Ia tidak diminta, melainkan pemberian Tuhan Yang Mencipta, bukan untuk ditawar tapi untuk diterima (taken for granted). Selain agama dan kepercayaan yang beragam, dalam tiap-tiap agama pun terdapat juga keragaman penafsiran atas ajaran agama, khususnya ketika berkaitan dengan praktik dan ritual agama. Penelitian   ini   adalah   penelitian   kepustakaan (library   research) yakni   penelitian   yang menggunakan  teknik  pengumpulan  data  dengan  cara  menganailis  literatur,  buku,  dokumen. Dunia  digital  saat  ini  telah  memproduksi  ide  dan  gagasan  sehingga  membentuk   sebuah   pemikiran   yang   tertanam   dalam   pemahaman   masyarakat. Moderasi beragama adalah pilar penting dalam membangun bangsa yang damai, adil, dan toleran. Penerapannya membutuhkan kerja sama dari semua elemen masyarakat pemerintah, tokoh agama, pendidik, dan warga untuk menciptakan kehidupan beragama yang harmonis dan rukun dalam bingkai kebhinekaan.