Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Insentif Jangka Pendek Terhadap Motivasi Dan Kepuasan Kerja Karyawan: Studi Kasus Di Bank XYZ Gabriella Agnes Kurnia Tjahjono
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5449

Abstract

Insentif jangka pendek sering menjadi isu penting dalam organisasi. Prosedur harus dilakukan secara transparan dengan memastikan alokasi insentif jangka pendek dapat didistribusikan kepada setiap orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi lebih luas mengenai implementasi insentif jangka pendek dan mengeksplorasi peran sistem pengendalian manajemen dalam pendistribusian insentif jangka pendek bagi karyawan Bank XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif jangka pendek mampu memberikan motivasi bagi karyawannya, mendorong kerjasama sesama karyawan dan atasan. Namun, insentif jangka pendek dapat memicu tekanan, Peran sistem pengendalian manajemen perlu ditingkatkan untuk memberikan masukan yang jelas kepada seluruh tingkat karyawan.
Analisis Pengukuran Kinerja Menggunakan Balanced Scorecard Di RSIA ABC Gabriella Agnes Kurnia Tjahjono; Raja Vanaldo Boang Manalu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengukuran kinerja rumah sakit menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC), yang menilai kinerja melalui empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian kuantitatif ini dilakukan di RSIA ABC dengan melibatkan 100 karyawan sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik Slovin dari total populasi 133 karyawan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS versi 24 dengan tahapan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat perspektif Balanced Scorecard berpengaruh signifikan terhadap kinerja rumah sakit. Secara parsial, perspektif pelanggan serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja rumah sakit, sedangkan perspektif keuangan dan perspektif proses bisnis internal tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Perspektif pelanggan menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi kinerja rumah sakit, yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, kepuasan pasien, serta hubungan antara tenaga medis dan pasien menjadi faktor utama keberhasilan organisasi. Selain itu, pengembangan kompetensi karyawan, pelatihan, motivasi kerja, dan dukungan manajemen juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan rumah sakit. Nilai koefisien determinasi sebesar 52,7% menunjukkan bahwa Balanced Scorecard mampu menjelaskan sebagian besar variasi kinerja rumah sakit secara komprehensif. Dengan demikian, penerapan Balanced Scorecard dapat menjadi alat evaluasi strategis yang efektif dalam meningkatkan mutu pelayanan, efisiensi organisasi, dan keberlanjutan kinerja rumah sakit secara berkelanjutan.
Implementasi Insentif Jangka Pendek Terhadap Motivasi Dan Kepuasan Kerja Karyawan: Studi Kasus Di Bank XYZ Gabriella Agnes Kurnia Tjahjono
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5449

Abstract

Insentif jangka pendek sering menjadi isu penting dalam organisasi. Prosedur harus dilakukan secara transparan dengan memastikan alokasi insentif jangka pendek dapat didistribusikan kepada setiap orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi lebih luas mengenai implementasi insentif jangka pendek dan mengeksplorasi peran sistem pengendalian manajemen dalam pendistribusian insentif jangka pendek bagi karyawan Bank XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif jangka pendek mampu memberikan motivasi bagi karyawannya, mendorong kerjasama sesama karyawan dan atasan. Namun, insentif jangka pendek dapat memicu tekanan, Peran sistem pengendalian manajemen perlu ditingkatkan untuk memberikan masukan yang jelas kepada seluruh tingkat karyawan.
Analisis Benchmarking: Kinerja Keuangan Bank Kaltimtara dan BPD Kalsel Tahun 2022-2024 Gabriella Agnes Kurnia Tjahjono; Muhammad Rizki; Dafa Nasrullah; Raynaldi Pranata; Ilham Bintang Samfajar; Nabil Anugerah Pratama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara dan Kalsel sebagai alat pengendalian manajemen selama periode tahun 2022-2024. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis benchmarking. Data penelitian ini bersumber langsung dari laporan keuangan tahunan kedua bank yang dianalisis menggunakan rasio keuangan meliputi Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Loan to Deposit Ratio (LDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Loan (NPL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kinerja antara kedua Bank, BPD Kalsel secara umum memiliki tingkat profitabilitas dan efisiensi operasional yang jauh lebih baik dibandingkan BPD Kaltimtara, hal ini tercermin dari nilai rata-rata yang lebih optimal. Sementara itu, BPD Kaltimtara menunjukkan potensi pertumbuhan melalui ekspansi kredit, namun masih menghadapi tantangan dalam efisiensi operasional dan pemanfaatan modal. Analisis benchmarking ini memberikan gambaran mengenai posisi kinerja keuangan dari masing-masing bank, sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi para investor dalam mengevaluasi tingkat kesehatan keuangan bank dan potensi pertumbuhan bank, serta dapat menjadi dasar bagi manajemen dalam merumuskan strategi pengelolaan keuangan dan pengendalian manajemen yang lebih efektif guna mendukung pertumbuhan perbankan daerah yang sehat dan berkelanjutan.