This Author published in this journals
All Journal Jurnal Katalisator
Aliyah Purwanti
Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMASI KONSENTRASI PELARUT TERHADAP KADAR FLAVONOID EKSTRAK DAUN PEPAYA JEPANG (Cnidoscolus aconitifolius) Sholihatil Hidayati; Dhina Ayu Susanti; Nuryatul Faizah; Aliyah Purwanti
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 2, Oktober 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v8i2.1897

Abstract

Flavonoid merupakan senyawa polifenol yang terdapat dalam berbagai macam tanaman. Pelarut organik seperti etanol, metanol, aseton, dan isopropanol telah banyak digunakan digunakan untuk mengekstrak flavonoid dari sumber tanaman. Konsentrasi dari pelarut tersebut yang dapat menarik flavonoid dengan maksimal menjadi factor penting dari proses ekstraksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi pelarut etanol terbaik dari daun papaya jepang yang dapat menarik senyawa aktif secara optimal. Penelitian dilakukan dengan membuat ekstrak daun papaya jepang dengan 3 konsentrasi pelarut etanol yaitu 50%, 70% dan 96%. Skrining fitokimia dilakukan dengan metode tampak noda KLT meliputi identifikasi flavonoid, alkaloid, sapogenin, polifenol dan steroid. Flavonoid total ditetapkan dengan metode spektrofotometri menggunakan standar kuersetin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pelarut etanol mempengaruhi hasil ekstraksi senyawa aktif pada daun papaya jepang. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa flavonoid dapat terekstraksi paling optimal pada penggunaan pelarut etanol dengan konsentrasi 70%, sedangkan alkaloid dapat terekstrasi optimal pada konsentrasi pelarut etanol 96%. Konsentrasi terbaik yang dapat menarik flavonoid total secara optimal adalah etanol 70% dengan nilai flavonoid total sebesar 418,46±3,28 mg QE/g ekstrak.  Hal ini menunjukkan bahwa etanol 70% dapat menjadi pilihan terbaik sebagai pelarut dalam pengembangan daun papaya jepang sebagai obat tradisional.