p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agroterpadu
Satriani Satriani
Program Studi Agroteknologi Universitas Al Asyariah Mandar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Kotoran Walet Dan Poc Kulit Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L) Ahmad Anshari; Satriani Satriani; Fitrianti Fitrianti
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5181

Abstract

Tanaman buncis merupakan salah satu sayuran sebagai sumber protein nabati yang termasuk famili leguminosae yang berbentuk perdu atau tegak, banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Terdapat interaksi pemberian pupuk kotoran burung walet dan POC kulit pisang yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis. Terdapat pemberian kotoran burung walet yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.Terdapat pemberian POC kulit pisang yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kotoran burung walet dan POC kulit pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi petani dan pelaku usaha budidaya tanaman Buncis, serta dapat menjadi bahan acuan untuk penelitian selanjutnya demi meningkatkan dan hasil tanaman Buncis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan RAK dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama yaitu pupuk kotoran walet (W) yang terdiri dari tiga taraf yaitu :W1  : pupuk kotoran burung wallet 1,5 kilogram / plot W2 : Pupuk kotoran burung walet  3 kilogram / plot W3 : Pupuk kotoran burung walet  4,5 kilogram/ plot Faktor kedua yaitu  penggunaan POC Kulit Pisang (K) yang terdiri Penelitian ini terdapat 9 kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 unit penelitian dan setiap unit penelitian terdapat 9 tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah 108 tanaman.  Kata Kunci : Poc kulit pisang,  Produksi, Buncis 
Efektivitas Aplikasi Beberapa Pestisida Nabati Sebagai Pengendali Hama dan Penyakit Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Asrianto Asrianto; Iinnaninengseh Iinnaninengseh; Satriani Satriani
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5171

Abstract

Budidaya Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman tomat, kami menggunakan sistem yang memungkinkan penerapan berbagai insektisida tanaman (Lycopersicum esculentum Mill).Rephrase Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2023 di Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandal, Provinsi Sulawesi Barat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan insektisida nabati yang efektif untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill).Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari tujuh taraf yaitu P0 : kontrol P1.Brotwali 20 ml/liter air P2: Sereh 20 ml/liter air P3: Daun pepaya 20 ml/liter air P4: Brotwali 40 ml/liter air P5: Sereh 40 ml/liter air P6: Daun pepaya 40 ml/liter air Setiap unit perlakuan penelitian terdapat enam tanaman yang diulang sebanyak tiga kali sehingga jumlah tanaman yang digunakan dalam penelitian ini adalah 126 tanaman. Berdasarkan hasil penelitian, insektisida tanaman serai wangi 40 ml (P5) per liter air berpengaruh sangat nyata terhadap parameter kerusakan daun, dan 20 ml insektisida tanaman serai wangi per liter air (P2) berat buah memberikan pengaruh nyata.pada parameter daun yang rusak.Di sisi lain, tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap parameter mana pun ketika insektisida nabati dari daun pepaya dan blotwari diaplikasikan pada 20 atau 40 ml per liter air.