Ernawati
Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muslim Maros

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Dedy Setyawan; Ernawati; Husnul Khatima
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Transformasi Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Inovatif dan Teknologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v9i1.3256

Abstract

This study employed a quasi-experimental research design to examine the effect of the MURDER learning model on the mathematics learning outcomes of Grade X students at SMA DDI Maros. The population of this study consisted of all Grade X students at SMA DDI Maros. The sample was selected using a random class sampling technique, resulting in two classes: an experimental class and a control class. The research instruments consisted of a validated multiple-choice mathematics achievement test and an observation sheet used to measure the implementation of the learning model. The data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The results indicated that the average mathematics learning outcomes of students in the experimental class were higher than those of students in the control class. The average posttest score of the experimental class was 84.03, with a standard deviation of 3.54, while the average posttest score of the control class was 69.40, with a standard deviation of 1.96. Based on the results of the t-test, the calculated t-value was greater than the critical t-table value, and the significance value was lower than the 0.05 significance level. Therefore, the null hypothesis was rejected. Furthermore, the average percentage of learning implementation reached 89.84%, which was categorized as very good. These findings indicate that the MURDER learning model can be implemented consistently and effectively in the mathematics learning process.
Penguatan Karakter Dan Profesionalisme Guru Melalui Seminar Integrasi Nilai Siri' Na Pacce Di Era Digital Ernawati; Pertiwi Indah Lestari; Ince Nasrullah; Dedy Setyawan; Nirfayanti; Khaerani; Rahmawati
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3443

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan yang menuntut guru tidak hanya memiliki kompetensi pedagogis dan profesional, tetapi juga karakter yang kuat sebagai teladan bagi peserta didik. Di sisi lain, arus digitalisasi yang semakin pesat berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal yang selama ini menjadi fondasi pembentukan karakter. Salah satu kearifan lokal yang relevan untuk memperkuat karakter pendidik adalah nilai Siri' na Pacce yang mengandung makna harga diri, integritas, tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan karakter dan profesionalisme guru melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal yang selaras dengan perkembangan era digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya integrasi nilai Siri' na Pacce dalam membentuk karakter dan profesionalisme guru di era digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui seminar yang mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi refleksi yang melibatkan peserta secara aktif. Kegiatan diikuti oleh 46 peserta yang terdiri atas 35 mahasiswa calon guru dan 11 dosen FKIP Universitas Muslim Maros. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui diskusi, refleksi, dan observasi selama pelaksanaan seminar. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta kemampuan mengidentifikasi keterkaitan antara nilai Siri' na Pacce dengan integritas, tanggung jawab profesional, dan kepedulian sosial dalam praktik pendidikan. Selain itu, peserta memahami pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran sebagai upaya membangun karakter pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas budaya. Seminar ini menjadi sarana edukatif dan reflektif dalam memperkenalkan pentingnya integrasi nilai Siri' na Pacce sebagai landasan penguatan karakter dan profesionalisme guru di era digital.