Tiara Niammusyfah Pasaribu
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kebijakan Politik Etis Belanda terhadap Masyarakat Indonesia Tiara Niammusyfah Pasaribu; Juan Carlos Ginting; Adinda Dwi Saputri
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4201

Abstract

Kedatangan pertama Belanda ke Indonesia pada abad ke-16, diikuti oleh perubahan kebijakan kolonial Hindia Belanda di Indonesia ketika akhir abad ke-19 dengan diperkenalkannya Kebijakan Politik Etis pada tahun 1901. Metode penelitian sejarah digunakan dalam jurnal ini menggunakan beberapa metode yaitu: Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi dan Sintesis, serta Penulisan Sejarah (Historiografi). Politik Etis, atau politik balas budi, menjadi sorotan utama, dimulai sekitar tahun 1890 sebagai respons terhadap tuntutan kaum liberal Belanda untuk memperhatikan kondisi masyarakat Indonesia. Kolonialisme Belanda ditandai dengan eksploitasi dan penindasan terhadap masyarakat pribumi, dengan motivasi utama untuk keuntungan ekonomi melalui perdagangan rempah-rempah. Kesimpulannya, abstrak tersebut menggambarkan sejarah kolonialisme Belanda di Indonesia yang dipengaruhi oleh kebijakan politik dan ekonomi yang menimbulkan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat pribumi.
IMPLEMENTASI NILAI SILA KELIMA PANCASILA DALAM PENDIDIKAN PPKN SEKOLAH DASAR UNTUK MENGURANGI KESENJANGAN SOSIAL Juan Vito Simanjuntak; Muhammad Iqbal; Maharani Br Purba; Nurdilla Ramadhani; Risky C Pratama Manullang; Tiara Niammusyfah Pasaribu
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 2 No. 6 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v2i6.72480

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Fifth Principle of Pancasila values in Civic Education (PPKn) learning in elementary schools as an effort to reduce social inequality from an early age. Social inequality remains a significant issue in Indonesian society and may lead to injustice in various aspects of life. Elementary education plays a strategic role in instilling social justice values as a foundation for students’ character development. This research employs a qualitative descriptive method through a literature review by examining scientific journals, books, and policy documents related to Pancasila, character education, and Civic Education learning in elementary schools. The findings indicate that the implementation of social justice values can be carried out through the integration of PPKn learning materials, contextual learning approaches, teacher role modeling, and the habituation of fair attitudes, tolerance, and social empathy in school life. Civic Education learning based on Pancasila values is expected to foster students’ awareness of social justice and contribute to reducing social inequality in the future.