Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining, Edukasi Dan Manajemen Gangguan Menstruasi Pada Remaja Putri di Desa Pangan Jaya Dwi Purnama; Reni devianti; Nurfantri Nurfantri; Lilin Rosyanti
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1718

Abstract

Gangguan menstruasi, khususnya dismenore (nyeri haid), merupakan keluhan kesehatani yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas harian serta konsentrasi belajar. Kurangnya informasi ilmiah membuat banyak remaja belum mampu melakukan penanganan mandiri secara tepat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengabmas) ini bertujuan untuk mendeteksi keluhan reproduksi dini, meningkatkan pengetahuan, serta melatih keterampilan remaja putri dalam mengelola gangguan menstruasi secara mandiri non-farmakologis. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Desa Pangan Jaya dengan sasaran remaja putri. Pendekatan intervensi melalui skrining menstruasi dan edukasi mestruasi, gangguan mentruasi serta manajemen nyeri mentruasi melalui penyuluhan interaktif. Evaluasi peningkatan pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil: Hasil skrining menunjukkan sebagian besar remaja putri mengalami dismenore primer derajat ringan yaitu 40% hingga sedang yaitu 35%. Pasca-intervensi, terjadi peningkatan berarti pada skor pengetahuan remaja putri dari pengetahuan kurang yaitu 75% menjadi pengetahuan baik yaitu 60% Kesimpulan: Kegiatan skrining, edukasi, dan manajemen ini terbukti efektif meningkatkan kesiapan dan kapasitas remaja putri di Desa Pangan Jaya dalam menghadapi gangguan menstruasi secara mandiri. Pemerintah desa dan kader disarankan untuk mengintegrasikan kegiatan ini ke dalam program Posyandu Remaja secara berkelanjutan.
Analysis of Health Profile and Lifestyle Risk of Cardioneurology Diseases of Nursing Students at Poltekkes Kemenkes Kendari Reni Devianti; Dwi Purnama Putri P; Dian Yuniar Syanti
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i2.1796

Abstract

Cardioneurology diseases currently show an increasing incidence, contributing to a high number of deaths, disabilities, and a significant economic burden due to the disease. This condition occurs globally, including in Indonesia. In 2022, the Ministry of Health released data showing heart disease and stroke as the highest causes of death in Indonesia. One-third of the deaths from heart disease and stroke occur at a young age. Objective: to identify the risk factors for cardioneurology diseases based on the health profile and lifestyle of students. Method: this research is a descriptive study involving 100 respondents with a stratified random sampling technique. Results: based on the health profile, the biggest risk factor among students is stress levels, with 82% experiencing moderate stress, 50% exposed to cigarette smoke, and 46% having a family history of cardioneurology diseases. In terms of lifestyle, the biggest risk factor is an unhealthy diet, with 85% consuming fast food more than 3 times a week, 81% lacking vegetable and fruit consumption, 71% lacking physical activity, and 46% having poor sleep patterns. The majority of respondents have 3 or more risk factors, accounting for 73%. Conclusion: the health profile and lifestyle of students contribute as risk factors for cardioneurology diseases. Suggestion: aggressive efforts are needed in promotive and preventive interventions in the prevention and control of cardioneurology diseases in adolescen