Nety Barung
SMPN 23 Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Minat Belajar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture Peserta Didik Kelas VII 9 di SMPN 23 Makassar Nur Dewi Juwita Putri; Arsad Bahri; Nety Barung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VII di UPT SPF SMP Negeri 23 Makassar menggunakan model pembelajaran Picture and Picture. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, dilaksanakan dari April hingga Mei 2024. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang dianalisis dengan teknik perbandingan antara siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat belajar peserta didik, terutama pada kategori minat belajar tinggi yang meningkat dari 28% menjadi 56% setelah penerapan model Picture and Picture. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Picture and Picture efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik dengan menggunakan gambar-gambar yang menarik dan relevan, serta mendorong partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran.
Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Peserta didik dalam Pembelajaran IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together (NHT) Nur Asiah Dahlan; Arsad Bahri; Nety Barung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1059

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik dalam pembelaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggunakan model cooperative learning tipe Number Head Together (NHT). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang dilaksanakan di Kelas VII 7 UPT SPF SMPN 23 Makassar. Hasil penelitian ini diperoleh melalui angket keterampilan kolaborasi kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik kuantitatif deskriptif yang menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berkolaborasi peserta didik dengan persentase yaitu 56% pada siklus 1 dan terjadi peningkatan pada siklus 2 dengan persentase 70% dari target keberhasilan >60%. Indikator keterampilan kolaborasi mengalami perubahan secara signifikan sehingga dapat dikatakan adanya eskalasi pada setiap indikator yang digunakan. Temuan ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model kooperatif tipe NHT mampu mendukung keterampilan kolaborasi peserta didik dengan meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam menjawab pertanyaan, interaksi sesama peserta didik, akuntabilitas dan tanggung jawab terhadap pribadi dalam kelompok, keterampilan komunikasi, dan keterampilan kerja kelompok dan dalam pembelajaran.
Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Dengan Penggunaan Aplikasi PhET Simulasi Dalam Pembelajaran IPA SMP Nur Awalya Murtopo; Arsad Bahri; Nety Barung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1153

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik dengan perlakuan yang diberikan berupa penggunaan aplikasi PhET simulasi pada pembelajaran. Sampel dari penelitian ini berjumlah 32 peserta didik pada kelas VII-.1 tahun ajaran 2023/2024 pada semester genap. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar angket. Teknik analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif yang disajikan pada tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian pada tahap awal menunjukkan keterampilan kolaborasi peserta didik sangat kurang. Adapun hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan lembar angket yang dibagikan menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik pada siklus I tetapi belum menunjukkan hasil yang baik jika dikategorikan yang berada pada kategori baik dan cukup. Selanjutnya diberikan perlakuan pada proses pembelajaran dengan menggunakan PhET simulasi pada siklus II dan hasilnya menunjukkan keterampilan kolaborasi meningkat pada ketegori sangat baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan keterampilan kolaborasi dapat diperoleh dengan melakukan pembelajaran dengan berbantuan PhET simulasi dengan berbantuan LKPD berbasis discovery learning.