Arsad Bahri
Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Model Project Based Learning dengan Pendekatan Kontekstual: Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Materi Perubahan Lingkungan di SMA Negeri 7 Sidrap Nurdayanti Nurdayanti; Arsad Bahri; Annisa Dwi Fitria
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.535

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model project based learning dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi perubahan lingkungan. Lokasi penelitian di SMA Negeri 7 Sidrap, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas MIPA 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project based learning dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi perubahan lingkungan. Motivasi belajar peserta didik secara klasikal menunjukkan peningkatan berdasarkan jumlah persentase peserta didik yang mencapai kategori/tingkat motivasi belajar yang tinggi dan sangat tinggi dari siklus I hingga siklus II. Jumlah persentase peserta didik yang memiliki motivasi tinggi dan sangat tinggi pada siklus I yaitu 65% meningkat pada siklus II yaitu 97% yang didukung dengan adanya hasil refleksi peserta didik.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Problem Based Learning pada Materi Perubahan Lingkungan di SMA Negeri 1 Sinjai Nuzulia Nuzulia; Arsad Bahri; Sitti Waidzah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.562

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Sinjai dalam pembelajaran biologi materi perubahan lingkungan melalui rangkaian pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning. Prosedur penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, dengan masing-masing siklus terdiri atas 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan & observasi, refleksi & rencana tindak lanjut. Data penelitian ini diperoleh melalui tes keterampilan berpikir kritis berupa tes pilihan ganda berjumlah 20 nomor dengan materi tes tentang perubahan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi perubahan lingkungan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Sinjai tahun ajaran 2022/2023. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 79 menjadi 86, serta peningkatan ketuntasan klasikal dari 66,7% menjadi 88,9%.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta di Kelas XI SMA Negeri 10 Maros Monita Monita; Arsad Bahri; Delviany
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.736

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran dengan langkah- langkah yang bermakna, dikemas untuk membangun pengetahuan dan berpikir kritis peserta didik untuk menetapkan tujuan, memperoleh informasi, dan menyelesaikan proyek. Berdasarkan observasi awal yang telah dilaksanakan di UPT SMAN 10 Maros, ternyata hasil belajar peserta didik masih kategori cukup menggunakan model pembelajaran langsung. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model pembelajaran project based learning. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran project based
Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X-3 SMA Negeri 1 Gowa Fitriani; Arsad Bahri; hasni hasni
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.765

Abstract

Salah satu aspek penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif adalah mempertimbangkan cara-cara untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses belajar dan mengoptimalkan hasil belajar yang dicapai. Salah satu pendekatan yang muncul sebagai alternatif adalah model pembelajaran Flipped Classroom yaitu model pembelajaran yang memberi tanggung jawab lebih besar kepada siswa dalam mempersiapkan diri sebelum masuk kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Flipped Classroom pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksanakan di kelas X-3 pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi keaktifan siswa dalam kelas dan hasil belajar siswa pada pelajaran biologi. Alat pengumpul data berupa lembar observasi dan daftar nilai siswa. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa keaktifan dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan setiap siklusnya setelah penerapan model pembelajaran flipped classroom. Hal ini dapat dilihat mulai dari siklus I persentase keaktifan siswa adalah 40,56% dan masuk dalam kategori rendah, kemudian pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 28,33% yakni persentase keaktifan siswa mencapai 68,89% dan masuk dalam kategori sedang. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Untuk hasil belajar ranah koginitif nilai rata-rata tes siklus I mencapai 55,56% dan siklus II mencapai 76,47% . Dengan hasil penelitian dari siklus I ke siklus II, dapat disimpulkan pembelajaran dengan metode flipped classroom dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati kelas X-3 SMA Negeri 1 Gowa tahun 2023.
Pemanfaatan Media Pembelajaran ICT dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X Rifka Annisa; Arsad Bahri; Hasmunarti
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merevolusi pembelajaran biologi dengan memanfaatkan metode Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Metode analisis deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan dua siklus berupa tahap desain, pelaksanaan, observasi, dan refleksi penelitian tindakan kelas. Peserta penelitian adalah 32 siswa dari SMAN 6 Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TIK secara signifikan meningkatkan prestasi belajar siswa, mencapai ketuntasan belajar pra-siklus (60,52 persen) menjadi 89,47 persen pada siklus II, serta memastikan keberhasilan secara klasik pada persentase yang sama. Penelitian ini mengeksplorasi dampak positif metode TIK dalam meningkatkan pembelajaran biologi, membuka potensi baru dalam penggunaan teknologi sebagai sarana efektif dalam proses pendidikan.
Implementasi Pembelajaran Melalui Model Make A Match Terhadap Hasil Belajar Kognitif IPA Peserta Didik Kelas VII. 8 SMPN 23 MAKASSAR Pada Materi Bumi Dan Tata Surya Nur Asyurah; Arsad Bahri; Nety Barung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 23 Makassar melalui Implementasi Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta didik Kelas VII Di SMPN 23 Makassar, khususnya pada Materi Bumi Dan Tata Surya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII. 8 SMP Negeri 23 Makassar yang berjumlah 37 orang peserta didik yang terdiri dari 20 peserta didik laki laki dan 17 peserta didik perempuan. Penelitian terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II dimana setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan tindakan, tindakan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis proses belajar dengan Penerapan Metode Make a Match mencapai nilai rata-rata 61,89 % pada siklus I dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 56,75% sedangkan pada siklus II hasil belajar mencapai nilai rata-rata 78,10 % dengam persentase ketuntasan 75,67 %berarti ada peningkatan 13,78%.
Peningkatakan Hasil Belajar melalui Games Jump Left or Right Kelas VII UPT SPF SMP Negeri 23 Makassar Nur Heni Febrianti; Arsad Bahri; Insana Rauf
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui penggunaan media pembelajaran Games Jump Left or Right pada peserta didik kelas VII UPT SPF SMP Negeri 23 Makassar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart, yang terdiri dari dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar peserta didik. Pada tahap prasiklus, hanya 25% peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus I, persentase peserta didik yang tuntas meningkat menjadi 70%, dan pada siklus II, meningkat lebih lanjut menjadi 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis game edukatif efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, motivasi, keterlibatan, dan keterampilan sosial peserta didik. Media pembelajaran ini mampu menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga peserta didik lebih mudah memahami dan mengingat materi. Dengan demikian, media pembelajaran Games Jump Left or Right sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dan layak dipertimbangkan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa pembelajaran yang menyenangkan dapat menghasilkan hasil belajar yang lebih baik.
Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Peserta didik dalam Pembelajaran IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together (NHT) Nur Asiah Dahlan; Arsad Bahri; Nety Barung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1059

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik dalam pembelaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggunakan model cooperative learning tipe Number Head Together (NHT). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang dilaksanakan di Kelas VII 7 UPT SPF SMPN 23 Makassar. Hasil penelitian ini diperoleh melalui angket keterampilan kolaborasi kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik kuantitatif deskriptif yang menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berkolaborasi peserta didik dengan persentase yaitu 56% pada siklus 1 dan terjadi peningkatan pada siklus 2 dengan persentase 70% dari target keberhasilan >60%. Indikator keterampilan kolaborasi mengalami perubahan secara signifikan sehingga dapat dikatakan adanya eskalasi pada setiap indikator yang digunakan. Temuan ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model kooperatif tipe NHT mampu mendukung keterampilan kolaborasi peserta didik dengan meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam menjawab pertanyaan, interaksi sesama peserta didik, akuntabilitas dan tanggung jawab terhadap pribadi dalam kelompok, keterampilan komunikasi, dan keterampilan kerja kelompok dan dalam pembelajaran.
Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Dengan Penggunaan Aplikasi PhET Simulasi Dalam Pembelajaran IPA SMP Nur Awalya Murtopo; Arsad Bahri; Nety Barung
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1153

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik dengan perlakuan yang diberikan berupa penggunaan aplikasi PhET simulasi pada pembelajaran. Sampel dari penelitian ini berjumlah 32 peserta didik pada kelas VII-.1 tahun ajaran 2023/2024 pada semester genap. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar angket. Teknik analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif yang disajikan pada tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian pada tahap awal menunjukkan keterampilan kolaborasi peserta didik sangat kurang. Adapun hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan lembar angket yang dibagikan menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik pada siklus I tetapi belum menunjukkan hasil yang baik jika dikategorikan yang berada pada kategori baik dan cukup. Selanjutnya diberikan perlakuan pada proses pembelajaran dengan menggunakan PhET simulasi pada siklus II dan hasilnya menunjukkan keterampilan kolaborasi meningkat pada ketegori sangat baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan keterampilan kolaborasi dapat diperoleh dengan melakukan pembelajaran dengan berbantuan PhET simulasi dengan berbantuan LKPD berbasis discovery learning.