Ismarli Muis
Universitas Negeri Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS URAIAN JABATAN PT. PLN (PERSERO) UIP3B SULAWESI Dzar Fahiemah El Faiqah; Fanny Erdaningsih; Ghina Maharani M; Ismarli Muis
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i1.56764

Abstract

PT. PLN (Persero) UIP3B Sulawesi has carried out an organizational transformation this year, one of which is by making changes to its organizational structure so that an analysis is needed to prepare new job descriptions. The purpose of this job description analysis is to review and update the previous job descriptions in order to clarify the job descriptions for new divisions and positions at UIP3B Sulawesi. The benefit of preparing job descriptions is to clarify the job description or main tasks and functions of work units for each job designation, as well as to identify the competency requirements required for each job designation. This research approach is action research using Participatory Action Research (PAR) techniques through qualitative descriptive analysis. The results of this study are the latest job description forms that have changes to organizational structure, competency levels, business streams, and main tasks at each functional level to become more detailed and specific and relevant to the conditions of employees and the company.
Pelatihan Motivasi dan Mindset Positif untuk Ibu Binaan Rumah Zakat Lukman Nadjamuddin; Muh Daud; Ismarli Muis; Tri Sulastri
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i1.80726

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi bagi para ibu wirausaha binaan Rumah Zakat Indonesia Timur, khususnya dalam mengatasi tantangan utama yang berkaitan dengan keterbatasan akses modal, rendahnya literasi bisnis, kualitas produk yang belum optimal, serta jangkauan pasar yang masih terbatas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program ini menggunakan metode pelatihan peningkatan kapasitas, workshop, dan pendampingan yang berfokus pada perubahan mindset berwirausaha bagi ibu-ibu pelaku UMKM. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sesi pelatihan terstruktur, workshop praktik langsung, dan diskusi yang mendorong peserta untuk memahami potensi usaha mereka serta mengembangkan strategi yang lebih tepat dalam menghadapi dinamika pasar. Temuan program menunjukkan adanya perubahan positif pada mindset peserta. Para ibu mulai memahami bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh modal finansial, tetapi juga oleh kemampuan mengelola usaha secara kreatif, disiplin, dan berorientasi jangka panjang. Melalui proses pendampingan, peserta menjadi lebih percaya diri dalam mengambil keputusan usaha, lebih berani mencoba hal baru, serta lebih siap menghadapi risiko. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa sebagian besar peserta berhasil mengubah pola pikirnya menjadi lebih produktif, terbuka terhadap peluang, dan mampu mengelola usaha dengan lebih terarah. Kesimpulannya, ibu-ibu pelaku wirausaha perlu mengembangkan pola pikir wirausaha yang positif dengan menanamkan growth mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan dapat berkembang melalui proses belajar dan pengalaman. Dengan mindset tersebut, peserta menjadi lebih siap mengatasi ketakutan gagal, belajar dari kesalahan, serta meningkatkan keberlanjutan usaha mereka.
PELATIHAN KECEMASAN BERBICARA DI HADAPAN UMUM PADA SISWA SMU Lukman Nadjamuddin; Ismarli Muis; Abdul Rahmat; Perdana Kusuma
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2023): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i3.45822

Abstract

Students generally feel anxious when they are going to do or to anticipate an important task, i.e. speaking in public. Normally, students overcome the feeling of anxiety by trying to calm down, and they believe that this strategy was the best way to reduce anxiety before doing a task (pre-performance anxiety). Several previous studies show that the best alternative way for reducing anxiety is not by calming down, but by reappraising the physiological reaction of anxiety as a feeling of pleasure that arises from doing an enjoyable task as excitement. Individuals who reassess this experience, have better performance and lessen anxiety than individuals who try to calm down. In this study, participants will be trained to change their physical assessment of anxiety-provoking situations, by repeating the phrase "I'm excited", or by reading a short message "go for it!" which makes them feel excited (more excited) when they are about to start a task. The current research shows that there a slight decrease in participants anxiety after 1 week. This finding supports the previous research that anxious and excitement emotions are characterized by high arousal; therefore, it is better to change judgement of these emotion instead of trying to change arousal from high to low. Changing judgments is much easier for individuals, and consequently, this will also affect performance (public presentation).
IMPLEMENTASI PELATIHAN OUTBOUND SEBAGAI INTERVERENSI UNTUK MENINGKATKAN WORK ENGAGEMENT Ismarli Muis; Besse Djannatul Imma; Fidyah Syafirah Embuinga; Nursaira Nursaira
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i3.63291

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan work engagement pegawai melalui intervensi pelatihan outbound di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Work engagement, yang terdiri dari vigor, dedication, dan absorption, merupakan elemen penting untuk mencapai visi dan misi perusahaan secara efisien dan efektif. Metode penelitian menggunakan One-Group Pre-Post Design dengan melibatkan 23 pegawai yang mengikuti pelatihan outbound dengan menggunakan intervensi dalam bentuk permainan. Hasil analisis data menggunakan uji Paired Samples Test menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) antara pre-test dan post-test. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan outbound terbukti efektif dalam meningkatkan work engagement pegawai.