Yunita Anas Sriwulandari
Universitas Insan Budi Utomo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA PELAJAR PANTI ASUHAN NI’MATUL IMAN Zania Nur’Afifa; Yunita Anas Sriwulandari; Harun Ahmad
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PMBP (Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, dimana mahasiswa berperan aktif untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan sosial. Sedangkan, penyuluhan adalah kegiatan yang mendidik kepada individu maupun kelompok, memberi pengetahuan, informasi-informasi dan berbagai kemampuan agar dapat membentuk sikap dan perilaku hidup yang seharusnya. Narkoba singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif merupakan bahan kimia yang dapat mempengaruhi pikiran, emosi, dan tingkah laku bila masuk ke dalam tubuh manusia melalui berbagai cara seperti dihirup, diminum, atau disuntikkan. Penyalahgunaan narkoba saat ini sangat mengkhawatirkan, hampir semua kalangan banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba, terutama pada pelajar atau siswa. Siswa atau pelajar sendiri adalah generasi penerus bangsa, untuk itu perlu adanya partisipasi seluruh pihak untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba. Terkait kehidupan adik-adik yang notabenya yatim piatu bahkan dhuafa yang tidak diperhatikan secara utuh mengingat bagaimana kehidupan mereka di Panti Asuhan. Dengan tujuan membahas bahaya narkoba dan dampak penyalahgunaan narkoba melalui Tim PMBP Universitas Insan Budi Utomo dengan program penyuluhan upaya pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan narkoba terutama pada remaja atau adik-adik di panti
Relevansi Tokoh Cerita Rakyat Indonesia dalam Pendidikan Modern Refleksi dari Si Kancil Hingga Sang Raja Hutan Zahrotul Ilmiyah; Yunita Anas Sriwulandari; Anita Kurnia Rachman
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.17757

Abstract

Pendidikan modern saat ini sering kali terjebak dalam dikotomi antara kemajuan teknis dan degradasi nilai karakter berbasis budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi tokoh cerita rakyat Indonesia khususnya Si Kancil dan sang Raja Hutan dalam konteks pendidikan karakter dan pengembangan kompetensi abad ke-21. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis konten, penelitian ini membedah narasi tradisional melalui lensa pedagogi kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tokoh Si Kancil, yang sering kali direduksi sebagai simbol kelicikan, dapat direkonstruksi sebagai representasi critical thinking dan creative problem solving yang relevan dengan tuntutan kognitif masa kini. Sementara itu, tokoh Raja Hutan berfungsi sebagai media refleksi mengenai etika kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan manajemen konflik. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi reflektif terhadap tokoh-tokoh ini dalam kurikulum formal tidak hanya memperkuat identitas budaya peserta didik, tetapi juga menyediakan kerangka moral yang konkret dalam menghadapi kompleksitas dunia digital. Simpulan dari penelitian ini menyarankan perlunya revitalisasi narasi lokal dalam materi ajar untuk menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kearifan lokal