Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : IKRA-ITH ABDIMAS

INITIAL CREATIVEPRENEUR THROUGH CREATIVITY BASED COMMUNITY SERVICES Dewanti, Paula; Permana, Putu Adi Guna
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.082 KB)

Abstract

ABSTRACTKnown for its distinctive art, Bali declared as one of the main tourist destinations of Indonesia. Painting isone of them, in addition to carving, dance and many other arts. Besides canvas as a medium of painting,Balinese artists also use other media to express their artwork. In this Community Service, the author highlightedartisans of wooden egg painting, located in Banjar Gerih, Batuan Village, District Sukawati, Gianyar, Bali,Indonesia. Gianyar Regency, itself, well-known as the centre of art. Based on the problems encountered, the useof online media, were taken as an alternative solution to streamline marketing as well as increase number ofproduct sales. Performance indicator is a 100% increase in partner revenue; creating an online marketingaccounts at one of online marketplace and able to maintain the account.
Pembelajaran Berbasis Pop-Up Media bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Grahita di SLB Negeri 1 Badung Dewanti, Paula; Indriyani, Indriyani
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i3.4080

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan anak yang dilahirkan dengan kebutuhan khusus yang berbeda dari anak pada umumnya sehingga membutuhkan pelayanan khusus. ABK Tunagrahita adalah anak yang memiliki kecerdasan signifikan di bawah rata-rata dan kesulitan dalam menyesuaikan perilaku selama masa perkembangan. Mereka juga menghadapi hambatan akademik, sehingga memerlukan modifikasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka dalam pembelajaran. Meskipun ABK Tunagrahita menghadapi hambatan tersebut, hal ini tidak menutup kemungkinan mereka untuk menerima pendidikan yang layak dan tepat baik di rumah maupun di sekolah. Hal ini sejalan dengan jaminan dari pemerintah mengenai pelaksanaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus yang diatur dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta diatur lebih lanjut oleh Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang memberikan jaminan penuh kepada anak berkebutuhan khusus dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan modifikasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan khusus, dibutuhkan pembelajaran inklusif yang menggunakan berbagai opsi media pembelajaran. Buku Pop-Up menjadi salah satu opsi media pembelajaran efektif bagi anak penyandang Tunagrahita.
Pembelajaran Berbasis Pop-Up Media bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Grahita di SLB Negeri 1 Badung Dewanti, Paula; Indriyani, Indriyani
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i1.4125

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan anak yang dilahirkan dengan kebutuhan khusus yang berbeda dari anak pada umumnya sehingga membutuhkan pelayanan khusus. ABK Tunagrahita adalah anak yang memiliki kecerdasan signifikan di bawah rata-rata dan kesulitan dalam menyesuaikan perilaku selama masa perkembangan. Mereka juga menghadapi hambatan akademik, sehingga memerlukan modifikasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka dalam pembelajaran. Meskipun ABK Tunagrahita menghadapi hambatan tersebut, hal ini tidak menutup kemungkinan mereka untuk menerima pendidikan yang layak dan tepat baik di rumah maupun di sekolah. Hal ini sejalan dengan jaminan dari pemerintah mengenai pelaksanaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus yang diatur dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta diatur lebih lanjut oleh Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang memberikan jaminan penuh kepada anak berkebutuhan khusus dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan modifikasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan khusus, dibutuhkan pembelajaran inklusif yang menggunakan berbagai opsi media pembelajaran. Buku Pop-Up menjadi salah satu opsi media pembelajaran efektif bagi anak penyandang Tunagrahita