Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prediksi Piutang Biaya Pendidikan Mahasiswa Tak Tertagih menggunakan Algoritma Naïve Bayes di Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi Sry Faslia Hamka; Kusrini Kusrini; Kusnawi Kusnawi
Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol 8, No 2 (2023): JURNAL INFORMATIKA UNIVERSITAS PAMULANG
Publisher : Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/informatika.v8i2.30711

Abstract

Piutang adalah instrument yang krusial dan memerlukan perhatian yang serius dalam mengelola sebuah peusahaan. Kinerja suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh besarnya nilai piutang yang dimilikinya. Apabila nilai piutang terlalu besar, maka dapat menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup perusahaan. Ketika melakukan penagihan, perusahaan seringkali menghadapi kendala, salah satunya adalah keterlambatan pembayaran. Seperti halnya perguruan tinggi Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi (ITBMW) yang menetapkan biaya pendidikan yang wajib dibayarkan oleh mahasiswa dalam jangka waktu tertentu atau dilakukan dengan cara mengangsur. Akan tetapi malah semakin banyak mahasiswa yang menunggak karena masih banyak mahasiswa yang belum membayar biaya pendidikan dan sistem angsuran yang diterapkan. Akibatnya, semakin tinggi jumlah piutang mahasiswa, semakin besar kemungkinan bahwa biaya pendidikan mahasiswa tak tertagih.  Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi piutang biaya pendidikan mahasiswa tak tertagih di ITBMW menggunakan metode klasifikasi yaitu algoritma Naïve Bayes. Data yang akan dimanfaatkan terdiri dari informasi mahasiswa ITBMW yang didapatkan dari PDDikti selama periode 2020/2021, 2021/2022, dan 2022/2023 selain itu juga akan digunakan data internal Biro Administrasi Keuangan ITBMW untuk tahun anggaran 2021, 2022 dan 2023. Pengolahan data dilakukan untuk memperoleh hasil prediksi yang optimal dengan mengevaluasi kinerja algoritma sehingga memperoleh hasil yang terbaik. Atribut pendukung yang digunakan pada dataset yang tersedia yaitu: NIM, nama mahasiswa, status, perguruan tinggi, program studi, jenjang, alamat kelurahan/desa, alamt kecamatan, pendidikan wali, pekerjaan wali, penghasilan wali, keterangan, jumlah piutang uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa, umur piutang UKT mahasiswa, jumlah piutang biaya sarana dan prasarana pembangunan (BPP), umur piutang BPP, status piutang, program studi, jenjang studi, alamat, pendidikan ayah/ibu/wali, pekerjaan ayah/ibu/wali, penghasilan ayah/ibu/wali, jumlah piutang UKT, umur piutang UKT, jumlah piutang DPP, dan umur piutang DPP. Target dan sasaran dari pengolahan data ini adalah piutang mahasiswa dengan status tertagih dan tidak tertagih, dengan menggunakan dua percobaan yaitu dengan data proporsi data training dan data testing 80:20 dan 90:10. Dari dua kombinasi percobaan tersebut proporsi data training dan data testing 80:20 menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi yaitu 92,31% merupakan tingkat akurasi yang terbaik dibandingkan dengan proporsi 90:10 yang menghasilkan tingkat akurasi 88,46%.
Analisis Kinerja Sistem Presensi Elektronik Dalam Pelaksanaan Kebijakan TPP Dengan Metode IT Balanced Scorecard: Analisis Kinerja Sistem Presensi Elektronik Dalam Pelaksanaan Kebijakan TPP Dengan Metode IT Balanced Scorecard yamin irmawan; Jumui; Sry Faslia Hamka; Ruliati
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 10 No. 2 (2024): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v10i2.61

Abstract

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada Pemda Wakatobi telah dilaksanakan sejak tahun 2020 terakhir berdasarkan Peraturan Bupati Wakatobi Nomor 5 Tahun 2022. Namun, Sistem Presensi Elektronik di Wakatobi menghadapi tantangan. Keterlambatan dan akurasi data presensi, keterbatasan sistem memperhitungkan faktor tambahan yang mempengaruhi produktivitas pegawai, serta terkait potensi manipulasi atau kecurangan. Penelitian terkait membahas topik ini yaitu penelitian Nia Afdila dkk membahas pengaruh e-absensi dan Tambahan Penghasilan Pegawai terhadap kinerja pada Dinas TPH Provinsi Sumatera Utara. Alfrian Carmen dkk menganalisis IT Balanced Scorecard untuk mengukur kinerja IT di Dinas Dukcapil Kota Ambon, sementara Cristian SM meneliti penggunaan absensi elektronik terhadap penetapan single salary ASN pada Biro Humas, Protokol dan Kerjasama Setda Provinsi Riau. Penting untuk menganalisis kinerja Sistem Presensi Elektronik dalam mengimplementasikan kebijakan TPP dengan metode IT Balanced Scorecard agar dapat memahami tentang potensi dan keterbatasan dalam konteks kebijakan TPP. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan Metode IT Balanced Scorecard dengan fokus pada empat perspektif utama yaitu Corporate Contribution, Customer Orientation, Operational Excellence, dan Future Orientation. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pegawai terkait. Hasil pengukuran kinerja yakni satu perspektif cukup, dua perspektif kurang dan satu perspektif buruk, menggambarkan bahwa BKPSDM Wakatobi belum memberikan perhatian mendalam terkait indikator kinerja Sistem Presensi Elektronik.
PEMASANGAN JARINGAN INTERNET BERBASIS WIRELESS FIDELITY (WIFI) DI KAMPUS INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS MUHAMMADIYAH WAKATOBI Irmawan, Amin; Faslia Hamka, Sry; Dafin, Aci; Jumaeni, Jumaeni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4546-4552

Abstract

Internet saat ini menjadikan suatu kebutuhan dasar dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan, informasi dan penelitian bagi mahasiswa di era digital, dimana pada saat ini dunia pendidikan menuntut perkembangan dan kecepatan internet yang memadai. Pemerintah melakukan digitalisasi dalam mendukung pelaksanaan belajar maupun bekerja sehingga wilayah yang mengalami blindspot harus dapat dikurangi terutama di area kampus. Begitu halnya Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi terletak di Desa Numana Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, salah satu daerah yang sulit terjangkau jaringan telepon, internet dan merupakan daerah blindspot untuk daerah Kabupaten Wakatobi. Adapun permasalahannya bagaimana Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi membangun jaringan internet, apa tujuan Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi membangun jaringan internet. Dalam pengabdian masyarakat ini mencoba bentuk pemasangan suatu jaringan yang bisa dimanfaatkan untuk semua dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan warga masyarakat di Desa Numana. Kerjasama mitra sebuah tower triangle di titik sumber internet dan dipasang radio guna menyalurkan ke kampus dan setelah itu internet di sebarkan pada beberapa ruangan agar dapat diakses diseluruh ruangan dan halaman kampus. Hasil yang didapatkan adalah adanya jaringan internet yang sangat bermanfaat bagi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan warga setempat untuk dapat bekerja, belajar dan mengembangkan usaha baru