Almi Khaerah
Universitas Islam Ahmad Dahlan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Diagnostik Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Pola Bilangan Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sinjai Almi Khaerah; Nurjannah
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol 1. No.2 (2024) : November 2024
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v1i2.252

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar yang dialami oleh siswa dalam memahami materi pola bilangan. Penelitian ini diselenggarakan di UPTD SMPN 1 Sinjai, sebuah institusi pendidikan menengah pertama di Kabupaten Sinjai. Metode penelitian ini merupakan studi kasus yang mengadopsi pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di UPTD SMPN 1 Sinjai. Sementara itu, objek penelitian ini adalah kesulitan yang dihadapi siswa dalam memahami materi mengenai pola bilangan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan wawancara. Soal essai tentang pola bilangan digunakan sebagai tes diagnostik. Wawancara semi terstruktur dilakukan untuk menggali data lebih jauh. Dari analisis dan diskusi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tantangan utama siswa terletak pada proses menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan pola bilangan (1) Siswa tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dalam permasalahan tersebut; (2) Siswa kesulitan mengidentifikasi pertanyaan; (3) Siswa kurang teliti dalam menuliskan rumus yang digunakannya; (4) Siswa belum memahami konsep menjawab pertanyaan; (5) Siswa mengalami kesulitan dalam proses pengoperasian. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar pada materi pola bilangan antara lain dengan penguatan konsep dasar, pendekatan pengajaran yang berbeda, latihan dan pengulangan serta pengembangan sumber belajar.
Pendampingan Belajar Matematika pada Materi Operasi Bilangan Bulat Menggunakan Jarimatika di SD Inpres 10/73 Arallae Almi Khaerah; Nurhasanah; Diarti Andra Ningsih
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.538

Abstract

Pendampingan belajar matematika pada siswa SD Inpres 10/73 Arallae dilakukan untuk membantu pemahaman konsep operasi bilangan bulat melalui metode Jarimatika. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 4 yang mengalami kesulitan dalam operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan Jarimatika meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berhitung, serta hasil belajar siswa. Selain itu, siswa menjadi lebih termotivasi, percaya diri, dan aktif dalam menyelesaikan soal dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Kontribusi nyata dari program ini adalah tersedianya model pembelajaran praktis berbasis tangan yang dapat diterapkan guru dalam pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, metode Jarimatika layak diperluas penerapannya sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Menarik dan Interaktif Menggunakan Media Pembelajaran Lumen5 Almi Khaerah; Nurazizah Nurazizah; Anggy Heriyanti; Sulfikar K
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.407

Abstract

Kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis Lumen5 dilaksanakan di SMP Trensaintek Al-Madani Sinjai dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan hands-on training yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 13 orang guru. Evaluasi dilakukan menggunakan angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebesar 84,6% peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan, serta 76,9% peserta mampu menghasilkan media pembelajaran berupa video menggunakan Lumen5 secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif.