Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psikoedukasi Membangun Resiliensi Sebagai Strategi untuk Pengembangan Diri Generasi-Z Rahmah Hastuti; Joselyn Tiofanny; Vinny Angelina
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2024
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v4i1.55

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi tentang resiliensi kepada siswa SMAN X Jakarta sebagai strategi pengembangan diri. Kegiatan PKM dilaksanakan pada 02 Oktober 2024 dengan metode ceramah. Generasi Z menghadapi tantangan seperti stres akademik dan tekanan sosial, sehingga penting bagi mereka untuk mengembangkan resiliensi agar dapat beradaptasi dengan baik. Melalui lokakarya interaktif, siswa diajak memahami konsep resiliensi, mengenali faktor-faktor pendukungnya, dan menerapkan strategi untuk meningkatkan kemampuan menghadapi tekanan hidup. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat resiliensi sedang hingga tinggi, yang menunjukkan kapasitas adaptif mereka terhadap tantangan sehari-hari. Selain itu, psikoedukasi ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tekanan akademik dan sosial. Dukungan sosial dari keluarga dan sekolah terbukti memainkan peran penting dalam pengembangan resiliensi siswa. Kegiatan ini berhasil memberikan manfaat positif dalam membantu siswa mengelola stres, meningkatkan kesejahteraan psikologis, dan menjadi individu yang lebih tangguh menghadapi masa depan.
Penguatan Empati pada Petugas Pendamping Warga Binaan Sosial Melalui Psikoedukasi di Panti Sosial X: Penelitian Vinny Angelina; Keisha Tiana Danakusuma; Marisa Dwi Putri Marrogi; Riana Sahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan empati petugas pendamping Warga Binaan Sosial melalui program psikoedukasi di Panti Sosial X. Kebutuhan ini didasarkan pada hasil pengamatan awal yang menunjukkan bahwa respons petugas pendamping cenderung situasional-fungsional dan kurang peka secara emosional. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one-group, pre-test, post-test. Pengukuran tingkat empati dilakukan menggunakan instrumen Basic Empathy Scale in Adults (BES-A) terhadap 6 petugas pendamping yang dipilih melalui convenience sampling. Program psikoedukasi dilakukan dalam tiga sesi utama, edukasi empati, simulasi halusinasi auditori (auditory hallucination simulation), dan bermain peran (role play). Analisis data menggunakan uji nonparametrik Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan peningkatan skor empati yang signifikan pasca-intervensi (Z = -2,060, P = 0,039). Data observasi juga menunjukkan perubahan perilaku petugas pendamping yang menjadi lebih tenang dan suportif dalam memahami kondisi emosional Warga Binaan Sosial. Meskipun program psikoedukasi ini telah berhasil menguatkan empati petugas pendamping, gaya komunikasi agresif-direktif masih kerap muncul pada situasi yang melibatkan tekanan tinggi. Hal tersebut mengindikasikan bahwa durasi program psikoedukasi yang berlangsung selama dua hari belum cukup kuat untuk sepenuhnya menggantikan pola perilaku lama yang telah terbentuk selama bertahun-tahun di Panti Sosial X.