p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cendekia Ilmiah
Sisca B. Kairupan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Program Keluarga Harapan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kecamatan Ranowulu Kota Bitung Iren Palamia; Sisca B. Kairupan; Goinpeace H. Tumbel
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa dan mendeskripsikan Evaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Ranowulu Kota Bitung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi Proses Program Keluarga Harapan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Ranowulu Kota Bitung ini belum sepenuhnya efektif dan efisien. Sebagaimana hasil penelitian dan pembahasan yang ditemukan bahwa : (1) Evaluasi Pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Ranowulu belum efektif karena tujuan PKH belum sepenuhnya tercapai dan tepat sasaran, serta pelayanan yang diberikan belum sepenuhnya efektif; (2) Belum efisien karena bantuan yang diterima masih dirasa kurang serta tenaga pendamping yang sudah lebih dari cukup malahan memberikan pelayanan yang kurang maksimal. Dari penelitian ini disarankan agar dapat dilakukan pemutakhiran data secara rutin untuk memastikan bantuan PKH tepat sasaran, perlu penambahan jumlah pendamping di Kecamatan Ranowulu dan adakan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan pelayanan dan pendampingan, serta adakan program sosialisasi secara berkala yang menjelaskan hak dan kewajiban penerima PKH, manfaat program, serta pentingnya pendidikan dan kesehatan.
Analisis Kebijakan Penggunaan Gawai Bagi Praja Di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Utara: (Studi Pada IPDN Kampus Sulawesi Utara) Rendy Ariandana; Recky H. E. Sendouw; Sisca B. Kairupan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan praja terhadap kebijakan penggunaan gawai di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Utara. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak praja menggunakan gawai tidak sesuai kebijakan, seperti untuk hiburan dan di luar waktu atau tempat yang diizinkan. Kurangnya sosialisasi tentang aturan penggunaan gawai menyebabkan praja kurang memahami ketentuan secara detail. Selain itu, penegakan aturan dan pemberian sanksi tidak konsisten, sehingga praja merasa bingung dan tidak mendapat efek jera atas pelanggaran yang dilakukan. Disarankan agar sosialisasi diperluas, monitoring lebih optimal, dan penegakan aturan dilakukan secara konsisten.
Implementasi Kebijakan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Landi Wohon; Sisca B. Kairupan; Fitri H. Mamonto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6336

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan yang mengutamakan kepentingan negara di Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Pasal 4 huruf c. Hasil penelitian mengungkapkan sejumlah permasalahan. Subfokus komunikasi antara atasan penilai dan bawahan yang dinilai menunjukkan kurangnya transparansi, inkonsistensi umpan balik, serta terbatasnya ruang diskusi. Kompetensi penilai mengalami kendala berupa kurangnya pengalaman, konflik kepentingan, serta minimnya pelatihan berkelanjutan. Kondisi sosial budaya penilai dan yang dinilai diwarnai bias relasional, konflik kepentingan, dan komunikasi yang tidak efektif. Struktur birokrasi kepangkatan juga memperlihatkan pengaruh hubungan sosial yang membatasi objektivitas. Disarankan Dinas Pendidikan mengembangkan panduan penilaian, menyediakan pelatihan berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran budaya bagi seluruh pegawai. Selain itu, sistem birokrasi perlu diperkuat melalui mekanisme yang transparan dan responsif.