Disti Liana
Universitas Palembang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembelajaran dan Asesmen Pada Satuan Pendidikan Anak Usia DIni Disti Liana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Alihsanpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran dan asesmen memegang peranan penting dalam mendukung perkembangan anak usia dini (AUD) di satuan Pendidikan, dalam konteks pendidikan anak usia dini, penting untuk memahami bahwa setiap anak memiliki keunikan dan tempo perkembangan yang berbeda. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang diterapkan harus fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan individu anak. Melalui asesmen awal guru dapat mewujudkan pembelajaran terdiferensiasi. Tujuan kegiatan Loka Karya Pembelajaran dan Asesmen Pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini tersebut peserta diharapankan memahami urgensitas asesmen awal dan pembelajaran terdiferensiasi, mampu merancang dan mengimplementasikan asesmen awal pembelajaran serta dapat merancang pembelajaran terdiferensiasi sesuai dengan hasil asesmen awal, selain itu, bagi kepala sekolah dan pengawas diharapkan memahami bentuk pendampingan kepada guru dalam menyusun dan melaksanakan asesmen awal dan pembelajaran terdiferensiasi. Adapun metode yang digunakan kegiatan tersebut antara lain pra pelaksanaan fasilitator dan peserta mempersiapkan media pembelajaran yang akan digunakan, pelaksanaan dimulai dengan doa bersama, sesi dimulai dari diri, eksplorasi konsep, kolaborasi, demontrasi kontekstual, elaborasi pemahaman, aksi nyata. Hasil dari Loka Karya tersebut peserta memahami materi pembelajaran dan asesmen dan dengan baik, hal ini terlihat dari antusiasme peserta dalam berdiskusi interaktif, hasil kerja kelompok yang dipaparkan serta pembuatan aksi nyata  yang akan peserta laksanakan di satuan Pendidikan masing-masing.
Upaya Peningkatan Kuliatas Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Lokakarya Perencanaan Berbasis Data Disti Liana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Alihsanpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui lokakarya perencanaan berbasis data. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan memberikan pemahaman kepada para pendidik mengenai pentingnya perencanaan yang didasarkan pada data yang akurat dan relevan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif, di mana para peserta aktif terlibat dalam proses perencanaan dan evaluasi. Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga pengalaman praktis dalam menerapkan perencanaan berbasis data. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya perencanaan berbasis data. Para peserta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan merancang program pendidikan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan spesifik anak usia dini. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah sasaran.
Pengembangan Model Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Deep Learning dan Multimedia Interaktif pada Sekolah Dasar Disti Liana; Yadi
Bidar Education: Journal of Educational Research and Innovation Vol. 1 No. 2 (2026): Bidar Education: Journal of Educational Research and Innovation
Publisher : SUSILO ACADEMIC PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/bidar.v1i2.55

Abstract

Minimnya atmosfer belajar esensial dan optimalisasi teknologi melatarbelakangi dominasi pendekatan tradisional dalam pengajaran PAI SD. Studi ini bertujuan memformulasikan model perencanaan kurikulum PAI berbasis deep learning dan multimedia interaktif yang valid, praktis, dan efektif. Menggunakan metode Design and Development Research (DDR) dengan pendekatan mixed methods, penelitian ini merangkum tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, dan evaluasi. Pengumpulan data mengombinasikan instrumen observasi, wawancara, angket, dokumentasi, serta tes akademik. Penilaian kelayakan melibatkan dewan validator dari pakar materi PAI, dan teknologi pendidikan, dilanjutkan uji coba terbatas serta uji lapangan empiris. Hasil akhir mengonfirmasi predikat valid, praktis, dan efektif yang tinggi dari model pengembangan. Penggunaannya terbukti mampu memicu eskalasi student engagement dan kompetensi kognitif secara signifikan melampaui metode klasikal. Maka, inovasi ini layak diimplementasikan di sekolah dasar.
The Penguatan Kompetensi Guru PAI melalui Lokakarya Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Deep Learning: - Disti Liana; Debi Gusmaliza
Serunting Sakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Vol. 1 No. 3 (2026): SERUNTING SAKTI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Susilo Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/serunting.v1i3.35

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan bermakna. Namun, pada kenyataannya masih banyak guru PAI yang menggunakan metode ceramah dan hafalan sehingga pembelajaran belum sepenuhnya mendukung pendekatan deep learning. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAI dalam mengembangkan multimedia interaktif berbasis deep learning pada pembelajaran di sekolah dasar. Metode kegiatan dilakukan melalui lokakarya, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi penerapan media pembelajaran. Peserta kegiatan terdiri dari guru PAI sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lokakarya mampu meningkatkan pemahaman guru tentang konsep deep learning, keterampilan penggunaan teknologi pembelajaran, serta kemampuan mengembangkan multimedia interaktif berbasis web. Guru menjadi lebih kreatif dalam mendesain pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan berpusat pada siswa.