Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Ruang Fisioterapi dan Rehabilitasi Stroke dengan Konsep Arsitektur Rustic Andi Sahputra Depari; Zaneta Immanuela Kang; Fairuz Insyirah
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 2 No. 2 (2024): April : Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v2i2.1142

Abstract

An architectural approach is a method that can accommodate various societal issues. Such an approach takes into consideration these problems to resolve them architecturally. In the modern era, there are various approaches that can be implemented according to the issues at hand, including those for improving healthcare facilities, especially in densely populated areas. The healthcare facilities catering to stroke rehabilitation, particularly in Balikpapan city, are still insufficient considering the city's population, which reaches hundreds of thousands of people. In this study, the researcher examines the application of rustic architecture approach to address the needs of healthcare facilities in the study area. The research not only focuses on the rehabilitation spaces but also on the physiotherapist's residence. Literature review, data collection, analysis, and design processes have been conducted to produce design options for the rustic architectural approach for physiotherapy residential and rehabilitation workspace specifically for stroke healthcare facilities. The findings of this research serve as foundational study to aid stakeholders in formulating designs for healthcare facilities, particularly for stroke rehabilitation
ANALISIS SIMULASI TRANSLASI MASSA DALAM DESAIN BANGUNAN HEMAT ENERGI: STUDI KASUS KOTA BALIKPAPAN Megan Afkasiga Ririhena; Rizky Nur Rahman; Raftonado Situmorang; Zaneta Immanuela Kang; Owen Sebastian
Tesa Arsitektur Vol 23, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tesa.v23i2.14344

Abstract

Kota Balikpapan menghadapi peningkatan kebutuhan energi akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang pesat. Bangunan sebagai sektor dengan konsumsi energi terbesar perlu dirancang secara efisien untuk menekan beban energi dan emisi karbon. Salah satu pendekatan inovatif yang dapat diterapkan adalah translasi massa, yaitu manipulasi bentuk dan orientasi bangunan guna mengoptimalkan pencahayaan alami, ventilasi, serta mengurangi beban pendinginan. Namun, penerapan konsep ini masih terbatas karena minimnya kajian yang mengintegrasikan simulasi energi dengan karakter iklim tropis lembap Balikpapan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh translasi massa dengan variabel jumlah lantai dan sudut putar antar lantai terhadap efisiensi energi bangunan melalui pendekatan simulasi komputasional. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan teknik parametrik untuk mengevaluasi hubungan antara geometri bangunan dan paparan radiasi matahari. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah lantai dari 10 hingga 30 tingkat secara signifikan meningkatkan total radiasi tahunan yang diterima bangunan dan variasi sudut pivot antar lantai dalam rentang 5–20 radian hanya memberikan pengaruh kecil terhadap perubahan nilai radiasi. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor ketinggian massa lebih berpengaruh terhadap performa energi dibandingkan rotasi massa pada bangunan tropis.