Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Contextual Teaching and Learning Based Flipchart (CTL-BF) untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Siswa Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Angga Putra; Anggun Puspitasari; M. Ibnusaputra
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas e-modul berbasis Contextual Teaching and Learning yang dikombinasikan dengan media flipchart (CTL-BF) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket kelayakan dan kepraktisan, serta tes keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul CTL-BF telah sangat layak (95,83%) dan sangat praktis (91,67%) digunakan. Sedangkan tes keterampilan berpikir kritis telah berkategori sangat layak (93,4%), valid (sig>0,306), reliabel, dan baik dalam tingkat kesukarannya. Uji efektivitas dengan uji t-berpasangan menunjukkan adanya perbadaan nilai pretest-posttest (sig<0,05). Uji n-gain juga menunjukkan adanya peningkatan nilai, kategori sedang (0,68) pada SDN 17 Woja, dan tinggi (0,72) pada SDN 25 Woja. Detailnya bahwa efektivitas penerapan e-modul CTL-BF paling efektif menunjang indikator evaluasi dan analisis dari indikator keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merekomendasikan implementasi e-modul CTL-BF sebagai solusi pemenuhan keterampilan abad ke-21. Lebih lanjut bisa meninjau variabel gaya belajar atau karakteristik siswa.
Developing a Local Culture-Based Microlearning Strategy to Improve University Students’ Conceptual Understanding and Problem-Solving Ability in Mathematics Titi Pujiarti; Mulya Yusnarti; Anggun Puspitasari; Feby Feby
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 6 No 2 (2025): Volume 6, Issue 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v6i2.4181

Abstract

This study aims to develop a Local Culture-Based Microlearning Strategy to enhance university students’ conceptual understanding and problem-solving ability in mathematics. Although microlearning has been widely recognized as an effective digital learning innovation, there remains a research gap in contextualizing this approach within local cultural frameworks to improve mathematical understanding at the higher education level. Grounded in constructivist and contextual learning theories, this study adopts a Research and Development (R&D) method using Thiagarajan’s 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The study involved 40 first-semester students of the Primary School Teacher Education Program (PGSD) at STKIP Yapis Dompu. The developed microlearning videos integrated Dompu’s local cultural elements to connect abstract mathematical concepts with students’ lived experiences. Data were analyzed through expert validation, student response questionnaires, and pretest–posttest comparisons using Normalized Gain (N-Gain) statistics. The expert validation yielded a mean score of 90.13%, categorized as Highly Valid, while student responses averaged 98.5% (Very Positive). The N-Gain analysis showed an average score of 0.7, indicating a moderate improvement in conceptual understanding and problem-solving ability. Theoretically, the findings demonstrate that embedding local culture within microlearning not only strengthens conceptual comprehension through contextual learning but also enhances cognitive engagement in mathematics. This study contributes to digital pedagogy by providing empirical evidence that culturally contextualized microlearning serves as an effective and feasible strategy for mathematics education in higher education.
Implementasi Literasi Numerasi dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Ija Srirahmawati; Anggun Puspitasari
JIBAS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol 2 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jiibas.v2i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi literasi numerasi dalam Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pajo, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap proses pembelajaran siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan secara purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sebagai sumber data utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking, sedangkan analisis data meliputi tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi numerasi dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek, asesmen diagnostik, integrasi numerasi pada berbagai mata pelajaran, serta pemanfaatan konteks kehidupan sehari-hari dalam proses pembelajaran. Strategi tersebut terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa, kemampuan memahami soal kontekstual, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan pemecahan masalah. Faktor pendukung implementasi meliputi dukungan kepala sekolah, kolaborasi antar guru, dan fleksibilitas Kurikulum Merdeka, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana pembelajaran, variasi kompetensi guru, serta rendahnya pemahaman sebagian orang tua terhadap pentingnya literasi numerasi.