Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Kecerdasan Emosional Melalui Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik di Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Angga Putra; Ija Srirahmawati
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.58 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5992

Abstract

Abstrak . Pelaksanaan pendidikan selama ini hanya berfokus pada aspek koginitif peserta didik, sedangkan kecerdasan emosional peserta didik tidak berkembang dengan baik yang berimplikasi terhadap degradasi moral peserta didik. Kecerdasan emosional yaitu kemampuan peserta didik dalam mengelola emosi yang dimiliki sehingga mengarahkan peserta didik dan berprilaku dengan tepat sesuai dengan kondisi yang dialami. Terdapat beberapa ASPEK Kecerdasan emosional diantaranya mengenali Emosi Diri, menglola Emosi, memotivasi Diri Sendiri, Mengenal Emosi Orang Lain (empati) Dan membina Hubungan. Kecerdasan emosional penting untuk di pupuk dan dikembangkan pada peserta didik di sekolah dasar karena pada usia sekolah dasar emosi anak mudah dibentuk. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik adalah dengan menerapkan pendidkan karakter. Dengan pendid i kan karakter peserta didik di sekolah dasar akan cerdas emosi, terbentuk karakter serta hasil belajarakan semakin meningkat.  Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Pendidikan Karakter
Pengaruh Model Pembelajaran Guided Note Taking Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SD Angga Putra; Ija Srirahmawati; Taufik Taufik
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 1 No 2 (2022): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.608 KB)

Abstract

Penerapan model pembelajaran GNT dimulai dari tehnik, yaitu siswa disuruh mengisi poin-poin yang kosong dalam handout yang telah diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Guided Note Taking terhadap hasil belajar IPA tematik siswa kelas V SD Negeri 29 Dompu tahun pembelajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah Tru-Eksperimental Design dengan bentuk Pretest-Posttest Control Group Design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh siswa SD Negeri 29 Dompu yang berjumlah 278 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VA yang berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB yang berjumlah 17 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sample. Adapun tehnik pengumpulan data terdiri dari tes, observasi dan dokumentasi. Serta tehnik analisis data menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis (uji T). Data diperoleh melalui pretest dan posttest kemudian dianalisis menggunakan uji t-test. Berdasarkan uji normalitas kelas eksperimen diperoleh Sig 0,156 dan kelas kontrol 0,103. Uji homogenitas kelas eksperimen diperoleh Sig 0,541 dan kelas kontrol diperoleh Sig 0,737. Hasil uji-t diperoleh thitung sebesar -7,550 dan dan ttabel sebesar 2,028. Berdasarkan hipotesis yang diajukan terdapat pengaruh model Guided Note Taking terhadap hasil belajar IPA tematik siswa kelas V SD Negeri 29 Dompu pembelajaran 2021/2022.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 03 PAJO Ija Srirahmawati; Angga Putra; Taufik Taufik
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 7, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkpd.v7i2.7765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 03 Pajo tahun pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas IV SDN 03 Pajo. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Data yang diperoleh dari sampel penelitian berupa data kuantitatif. Setelah data penelitian terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah menganalisa data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data statistik deskriptif dan analisis data statistik inferensial. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa; (1) Pengasuhan Orangtua dan motivasi belajar siswa SDN 03 Pajo berada pada kategori tinggi (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengasuhan orangtua dengan motivasi belajar siswa. Selanjutnya hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pola asuh berbeda-beda yang diterapkan orang tua. Pola asuh demokratis lebih banyak diterapkan oleh orang tua, menyusul pola asuh otoriter dan permisif. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Pengasuhan Orangtua, Motivasi Belajar.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Poster sebagai Upaya Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar Ija Srirahmawati; Angga Putra; Mahdin Mahdin
JANAH: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) "AMANAH"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/janah.v2i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran poster sebagai upaya pencegahan bullying di SDN 31 Dompu. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali persepsi guru, siswa, dan kepala sekolah terhadap efektivitas poster sebagai alat pendidikan anti-bullying. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penggunaan poster yang dipasang di ruang kelas dan area strategis sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster dengan ilustrasi visual yang menarik dan pesan anti-bullying efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menghargai teman-teman mereka. Siswa menunjukkan perubahan sikap dengan mengurangi perilaku bullying dan lebih memperhatikan pesan-pesan yang disampaikan melalui poster. Meskipun demikian, perubahan perilaku belum sepenuhnya optimal dan masih memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk keterlibatan guru dan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media poster dapat menjadi salah satu solusi awal yang strategis dalam pencegahan bullying di sekolah dasar, meskipun harus diintegrasikan dengan program pendidikan karakter yang lebih luas. Keberhasilan penggunaan poster menunjukkan bahwa media visual yang kreatif dapat berperan penting dalam membentuk nilai-nilai sosial dan karakter siswa.
Implementasi Literasi Numerasi dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Ija Srirahmawati; Anggun Puspitasari
JIBAS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol 2 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jiibas.v2i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi literasi numerasi dalam Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pajo, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap proses pembelajaran siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan secara purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sebagai sumber data utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking, sedangkan analisis data meliputi tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi numerasi dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek, asesmen diagnostik, integrasi numerasi pada berbagai mata pelajaran, serta pemanfaatan konteks kehidupan sehari-hari dalam proses pembelajaran. Strategi tersebut terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa, kemampuan memahami soal kontekstual, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan pemecahan masalah. Faktor pendukung implementasi meliputi dukungan kepala sekolah, kolaborasi antar guru, dan fleksibilitas Kurikulum Merdeka, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana pembelajaran, variasi kompetensi guru, serta rendahnya pemahaman sebagian orang tua terhadap pentingnya literasi numerasi.