Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengembangan Kecerdasan Emosional Melalui Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik di Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Angga Putra; Ija Srirahmawati
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.58 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5992

Abstract

Abstrak . Pelaksanaan pendidikan selama ini hanya berfokus pada aspek koginitif peserta didik, sedangkan kecerdasan emosional peserta didik tidak berkembang dengan baik yang berimplikasi terhadap degradasi moral peserta didik. Kecerdasan emosional yaitu kemampuan peserta didik dalam mengelola emosi yang dimiliki sehingga mengarahkan peserta didik dan berprilaku dengan tepat sesuai dengan kondisi yang dialami. Terdapat beberapa ASPEK Kecerdasan emosional diantaranya mengenali Emosi Diri, menglola Emosi, memotivasi Diri Sendiri, Mengenal Emosi Orang Lain (empati) Dan membina Hubungan. Kecerdasan emosional penting untuk di pupuk dan dikembangkan pada peserta didik di sekolah dasar karena pada usia sekolah dasar emosi anak mudah dibentuk. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik adalah dengan menerapkan pendidkan karakter. Dengan pendid i kan karakter peserta didik di sekolah dasar akan cerdas emosi, terbentuk karakter serta hasil belajarakan semakin meningkat.  Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Pendidikan Karakter
Pengaruh Model Pembelajaran Guided Note Taking Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SD Angga Putra; Ija Srirahmawati; Taufik Taufik
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 1 No 2 (2022): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.608 KB)

Abstract

Penerapan model pembelajaran GNT dimulai dari tehnik, yaitu siswa disuruh mengisi poin-poin yang kosong dalam handout yang telah diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Guided Note Taking terhadap hasil belajar IPA tematik siswa kelas V SD Negeri 29 Dompu tahun pembelajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah Tru-Eksperimental Design dengan bentuk Pretest-Posttest Control Group Design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh siswa SD Negeri 29 Dompu yang berjumlah 278 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VA yang berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB yang berjumlah 17 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sample. Adapun tehnik pengumpulan data terdiri dari tes, observasi dan dokumentasi. Serta tehnik analisis data menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis (uji T). Data diperoleh melalui pretest dan posttest kemudian dianalisis menggunakan uji t-test. Berdasarkan uji normalitas kelas eksperimen diperoleh Sig 0,156 dan kelas kontrol 0,103. Uji homogenitas kelas eksperimen diperoleh Sig 0,541 dan kelas kontrol diperoleh Sig 0,737. Hasil uji-t diperoleh thitung sebesar -7,550 dan dan ttabel sebesar 2,028. Berdasarkan hipotesis yang diajukan terdapat pengaruh model Guided Note Taking terhadap hasil belajar IPA tematik siswa kelas V SD Negeri 29 Dompu pembelajaran 2021/2022.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 03 PAJO Ija Srirahmawati; Angga Putra; Taufik Taufik
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 7, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkpd.v7i2.7765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 03 Pajo tahun pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas IV SDN 03 Pajo. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Data yang diperoleh dari sampel penelitian berupa data kuantitatif. Setelah data penelitian terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah menganalisa data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data statistik deskriptif dan analisis data statistik inferensial. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa; (1) Pengasuhan Orangtua dan motivasi belajar siswa SDN 03 Pajo berada pada kategori tinggi (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengasuhan orangtua dengan motivasi belajar siswa. Selanjutnya hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pola asuh berbeda-beda yang diterapkan orang tua. Pola asuh demokratis lebih banyak diterapkan oleh orang tua, menyusul pola asuh otoriter dan permisif. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Pengasuhan Orangtua, Motivasi Belajar.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Poster sebagai Upaya Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar Ija Srirahmawati; Angga Putra; Mahdin Mahdin
JANAH: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) "AMANAH"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/janah.v2i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran poster sebagai upaya pencegahan bullying di SDN 31 Dompu. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali persepsi guru, siswa, dan kepala sekolah terhadap efektivitas poster sebagai alat pendidikan anti-bullying. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penggunaan poster yang dipasang di ruang kelas dan area strategis sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster dengan ilustrasi visual yang menarik dan pesan anti-bullying efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menghargai teman-teman mereka. Siswa menunjukkan perubahan sikap dengan mengurangi perilaku bullying dan lebih memperhatikan pesan-pesan yang disampaikan melalui poster. Meskipun demikian, perubahan perilaku belum sepenuhnya optimal dan masih memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk keterlibatan guru dan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media poster dapat menjadi salah satu solusi awal yang strategis dalam pencegahan bullying di sekolah dasar, meskipun harus diintegrasikan dengan program pendidikan karakter yang lebih luas. Keberhasilan penggunaan poster menunjukkan bahwa media visual yang kreatif dapat berperan penting dalam membentuk nilai-nilai sosial dan karakter siswa.
Implementasi Literasi Numerasi dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Ija Srirahmawati; Anggun Puspitasari
JIBAS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol 2 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jiibas.v2i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi literasi numerasi dalam Kurikulum Merdeka di SDN 03 Pajo, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap proses pembelajaran siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan secara purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sebagai sumber data utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking, sedangkan analisis data meliputi tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi numerasi dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek, asesmen diagnostik, integrasi numerasi pada berbagai mata pelajaran, serta pemanfaatan konteks kehidupan sehari-hari dalam proses pembelajaran. Strategi tersebut terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa, kemampuan memahami soal kontekstual, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan pemecahan masalah. Faktor pendukung implementasi meliputi dukungan kepala sekolah, kolaborasi antar guru, dan fleksibilitas Kurikulum Merdeka, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana pembelajaran, variasi kompetensi guru, serta rendahnya pemahaman sebagian orang tua terhadap pentingnya literasi numerasi.
Pengaruh Pembelajaran Terpadu Model Webbed Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Titi Pujiarti; Ija Srirahmawati
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v2i03.34

Abstract

Pembelajaran terpadu model Webbed yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-grup pre-test-posttest. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas IV SDN Inpres Sambitangga yang berjumlah 19 orang, terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes dan lembar observasi. Tes kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan dua tahap: pretest dan posttest. Dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada pretest adalah 72 dan posttest adalah 88. Analisis data menggunakan SPSS 26 for windows dengan uji Paired Sample t-test pada α (0,05), diperoleh nilai sig 0,018 < α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Selanjutnya diperoleh nilai N-gain sebesar 0.561 (kategori sedang). Hal ini berarti terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan.
Korelasi antara Kondisi Lingkungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Siswa Dalam Melaksanakan Tata Tertib Sekolah (Studi kasus pada siswa Sekolah Dasar) Angga Putra; Ija Srirahmawati
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2020): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v1i2.12

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui ada atau tidaknya korelasi terkait dengan kondisi lingkungan keluarga terhadap kepatuhan siswa dalam melaksanakan tata tertib di sekolah pada siswa kelas V SD Negeri 03 Dompu tahun pembelajaran 2020/2021. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Yang dimana populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas Va dan Vb sebanyak 54 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan rumus Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data bahwa kondisi lingkungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan siswa dalam melaksanakan tata tertib sekolah, hal ini ditunjukkan dengan hasil analisis data diperoleh nilai hitung sebesar 2.71609 kalau dibandingkan dengan nilai rtabel sesuai dengan jumlah n = 54 pada taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95% didapat angka tabel sebesar1.67356 sehingga dengan demikian hasil perhitungan lebih besar dari padanilai tabel atau 2.71609>1.67356. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada korelasi kondisi lingkungan keluarga terhadap kepatuhan siswa dalam melaksanakan tata tertib sekolah pada siswa kelas V SD Negeri 03 Dompu tahun pembelajaran 2020/2021 dapat diterima.
Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Mengasah Penalaran Matematika Siswa SDN 29 Dompu Tahun Pembelajaran 2020/2021 Ija Srirahmawati
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i2.40

Abstract

Guru bertindak sebagai pendidik dan berperan sebagai fasilitator. Fasilitator berperan penting dalam proses pembelajaran. Dalam hal memfasilitasi guru harus tepat dan menarik. Penalaran matematika merupakan proses berpikir dalam menarik kesimpulan untuk mengetahui dan dapat memecahkan masalah, yang menjadi sasaran penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran guru sebagai fasilitator dalam mengasah penalaran matematika siswa SD Negeri 29 Dompu Tahun Pembelajaran 2020/2021. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV SD Negeri 29 Dompu. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tugas guru sebagai fasilitator sangat penting untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa. Peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran matematika sangat berpengaruh dalam meningkatkan motivasi, menumbuhkan keingintahuan, dan meningkatkan minat belajar pada siswa terhadap penalaran matematika contoh 3+5=8, jadi siswa menalar bahwa angka ganjil jika dijumlahkan dengan angka ganjil yang berbeda maka menghasilkan angka genap.
Evaluasi Pembelajaran Tematik Terpadu menggunakan Model Charlotte Danielson untuk Sekolah Dasar Ija Srirahmawati; Nunung Hendriani
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i2.442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar, mencakup perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran, menggunakan pendekatan evaluasi dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas III yang melaksanakan pembelajaran tematik terpadu. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada domain Persiapan dan Perencanaan Pembelajaran, guru kelas III di SDN 06 Pajo berada dalam kategori baik dengan rata-rata persentase 76%. Pada domain Pengelolaan Kelas, guru kelas III berada dalam kategori baik dengan persentase 79%. Pada domain Proses Pembelajaran, guru kelas III berada dalam kategori baik dengan persentase 83%. Pada domain Tanggung Jawab Profesional, guru kelas III berada dalam kategori baik dengan persentase 79%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa guru kelas III di SDN 06 Pajo telah merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, mengelola kelas, serta memiliki tanggung jawab profesional dengan baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL IPAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL MUNA PA'A DENGAN STRATEGI MICROLEARNING UNTUK MENINGKATKAN RETENSI BELAJAR SISWA SD Ilham Ilham; Ija Srirahmawati; Sumiati Sumiati; Nurmalia Nurmalia
Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-aulad.v8i2.49073

Abstract

This study aims to develop a digital Natural and Social Sciences (IPAS) learning media integrating Muna Pa’a local wisdom through a microlearning strategy to enhance students’ learning retention. The research employed a Research and Development (R&D) design with the 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The study involved fourth-grade students at SDN 19 Woja, focusing on the media’s validity, practicality, and effectiveness. The results show that the developed media was rated “Highly Valid” by experts with an average score of 88.33%, “Highly Practical” by teachers (87.67%) and students (90.33%), and “Effective” in improving students’ retention, as indicated by the increase in the average score from 55.2 (pre-test) to 82.5 (post-test). The integration of Muna Pa’a values and microlearning successfully created contextual and engaging digital learning media that enhance memory and cultural understanding. This innovation can be adopted as an alternative solution to improve the quality of IPAS learning in elementary schools.