Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inovasi Koreografi Di Era Digital: Analisis Terkait Integrasi Penciptaan Tari Dan Teknologi Kamera 360 Dalam Seni Pertunjukan Youtube Setianingsih, Erna; Faisal, Faisal; Linda, Johar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17184

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi penciptaan tari dan teknologi kamera 360 dalam pertunjukan seni di platform YouTube, dengan fokus pada inovasi dalam koreografi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari analisis konten dan observasi empat pertunjukan tari di youtube. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat inovasi utama: (1) Penciptaan tari dengan tampilan keluar layar yang memaksa penonton aktif mengubah sudut pandang; (2) Penciptaan tari dengan dua tampilan yang memaksa penonton untuk melakukan pilihan; (3) Penciptaan tari dengan tampilan segala arah yang meningkatkan interaktivitas; dan (4) Penciptaan tari dengan efek tampilan yang memperkaya pengalaman visual. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan teknologi kamera 360 tidak hanya meningkatkan kreativitas dalam penciptaan tari, tetapi juga menciptakan pengalaman pertunjukan yang lebih imersif dan personal bagi penonton. Dengan demikian, inovasi ini membuka peluang baru dalam seni pertunjukan di era digital.
Analisis Faktor Kualitas Pelayanan yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Kepuasan Pemustaka Setianingsih, Erna; Asmianto, Asmianto
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v12n1.p38-48

Abstract

Penelitian mengenai analisis faktor dilakukan untuk mengetahui variabel dan masing-masing indikatornya yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pemustaka. Terdapat 5 dimensi variabel kualitas pelayanan yang digunakan yaitu 1) Tangibles , 2) Reliability , 3) Responsiveness , 4) Assurance , dan 5) Emphaty . Data diperoleh dengan membagikan kuesioner yang berisi pernyataan dan diuji dengan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25. Metode penelitian analisis yang digunakan yaitu faktor konfirmatori dimana variabel telah ditentukan sejak awal penyesuaian pada studi literatur.Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh adalah daya tanggap (daya tanggap) yang mampu menjelaskan sebesar 64,642%, urutan selanjutnya yaitu variabel jaminan, empati, izin dan bukti nyata . Indikator dari variabel responsiveness yang paling dominan adalah dengan nilai loading sebesar 0,884. Selanjutnya indikator pada variabel jaminan yang paling berpengaruh adalah dengan nilai loading 0,819. Indikator pada variabel emphaty yang paling berpengaruh adalah dengan loading sebesar 0,861. Pada reliabilitas variabelindikator yang paling berpengaruh adalah dengan nilai loading 0,739 dan indikator pada variabel bukti fisik (tangibles) yang paling berpengaruh adalah dengan nilai loading adalah 0,848. Kata Kunci: Analisis Faktor, Kepuasan Pemustaka, Kualitas Pelayanan.
Inovasi Industri Musik 4.0: Strategi Musisi Indie Bertahan dan Berkembang di Era Teknologi Digital Faisal, Faisal; Linda, Johar; Setianingsih, Erna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diperlukan musisi indie untuk beradaptasi dan berinovasi di era teknologi digital, khususnya dalam konteks Industri Musik 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai studi kasus dan artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musisi indie menghadapi tantangan sekaligus peluang signifikan dalam memanfaatkan teknologi digital. Strategi yang efektif meliputi: (1) Pemanfaatan Platform Digital untuk Promosi dan Distribusi Karya; (2) Pemanfaatan Platform Digital untuk Berinteraksi dengan Penggemar; (3) Inovasi dalam Konten Musik; (4) Perlindungan Karya; dan (5) Adaptasi terhadap Perilaku dan Selera Penonton. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa musisi indie yang mampu berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang di industri musik yang kompetitif. Analisis juga menyoroti pentingnya mempertahankan nilai-nilai independensi dan keaslian dalam berkarya.
PKM PELATIHAN TARI PADUPPA PADA ANGGOTA KARANG TARUNA KECAMATAN MALLAWA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DI BIDANG SENI TARI Linda, Johar; Al Ansyari, Mas’ud Uqbah; Setianingsih, Erna; Faisal, Faisal; Darmawati, Sri
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v4i2.78311

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anggota Karang Taruna Kecamatan Mallawa dalam bidang seni tari melalui pelatihan Tari Paduppa. Tari Paduppa merupakan salah satu tarian tradisional Sulawesi Selatan yang memiliki nilai-nilai filosofis dan sosial budaya tinggi, khususnya sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali dengan keterampilan dasar gerak tari, pemahaman makna simbolik gerakan, serta pengenalan terhadap musik pengiring tradisional. Metode kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan teknik tari dan musik, serta evaluasi melalui penampilan bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menarikan Tari Paduppa, meningkatnya antusiasme terhadap seni tradisional, dan tumbuhnya kesadaran pentingnya pelestarian budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya komunitas seni muda di lingkungan Karang Taruna yang berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan seni tari daerah.