Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Spatio-Temporal Dampak Pertumbuhan Penduduk pada Indeks NDVI di Kota Surakarta Ally, Haydar; Daniswara, Agnar Pradipa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surakarta merupakan salah satu kota besar di Jawa Tengah yang mendukung perkembangan kota-kota lain. Pertumbuhan penduduk sering dikaitkan dengan pengurangan jumlah tutupan vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkorelasikan atau menghubungkan Indeks NDVI dengan NDBI pada tahun 2013 dan 2023. Hasil dari penelitian ini akan memberikan manfaat bagi para perencana kota dan pengambil kebijakan dalam merencanakan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan di Kota Surakarta. Data yang digunakan adalah menggunakan data citra satelit Landsat 8 yang diambil pada tahun 2013 dan 2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa keadaan kota Surakarta pada tahun 2013 ke tahun 2023 mengalami perubahan yang signifikan. Pertumbuhan jumlah penduduk memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap penurunan nilai NDVI. Menurunnya nilai kerapatan vegetasi di Kota Surakarta diakibatkan peningkatan nilai NDBI. Maka, diperlukan upaya-upaya untuk menghadapi peningkatan jumlah penduduk, serta perencanaan wilayah perkotaan dengan baik.
The Potential of Bioplastic Waste Made From Polybutylene Adipate-Co-Terephthalate (PBAT) as Compost Mixtures Rachmawati, Siti; Matin, Hashfi Hawali Abdul; Suhardono, Sapta; Daniswara, Agnar Pradipa; Fadhilah, Ririn Nur; Nurlita, Siti
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v23i1.1-14

Abstract

Biodegradable bioplastics offer an environmentally friendly alternative. One type of bioplastic being developed is Polybutylene Adipate-Co-Terephthalate (PBAT), an aliphatic-aromatic polyester capable of decomposing through microbial activity. This study aimed to analyze the potential of bioplastic waste as a compost mixture ingredient and determine the optimal composition of bioplastic waste mixtures for compost production. The study utilized a Completely Randomized Design (CRD). The quality of the compost made from bioplastic waste mixtures was evaluated based on SNI 7763:2024 standards, with parameters including pH, temperature, additional substances, and chemical content, such as nitrogen (N), phosphorus (P), potassium (K), and organic carbon (C-organic). The composting process lasted 60 d, using mixtures of bioplastics and cow manure organic waste in proportions of 95:5, 90:10, 85:15, 80:20, 75:25, and 70:30, each weighing 1 kg. Some mixtures were supplemented with 30 mL of activated EM4 to accelerate decomposition, whereas the control group used only cow manure. The results indicate that the compost produced generally met the SNI 7763:2024 standards. The most effective composition was 80% organic waste, 20% bioplastic, and 30 mL EM4. This composition achieved N+P2O5+K2O levels of 2.88%, C-organic content of 30.46%, moisture content of 24.60%, and pH of 7.60.
Analisis Temperature Humidity Index (THI) secara Time-Series Menggunakan Sistem Monitoring berbasis Internet of Things (IoT) di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Surakarta Zaky, Fadhil Achmad; Fajar Herbowo, Ardia Candra; Abrari, Faisya Haqqin; Ally, Haydar; Adib Al-Dzahabi, Muhammad; Ahsani Taqwim, Muhammad Hanif; Ibriza, Naila Maulida; Fil'ardiani, Nida Ulhaq; Surya Agustin, Yonanda; Daniswara, Agnar Pradipa
Ekosains Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTemperature Humidity Index (THI) merupakan indeks yang digunakan untuk mengukur kenyamanan udara. THI yang tinggi dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan gangguan kesehatan. Pemantauan THI secara berkala perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi udara dan mengambil tindakan yang diperlukan. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis THI secara time-series menggunakan sistem monitoring berbasis IoT di Kelurahan Sumber, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Sistem monitoring terdiri dari sensor suhu dan kelembaban udara yang dipasang di beberapa titik di Kelurahan Sumber. Data sensor kemudian dikirim ke cloud untuk diolah dan dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa THI di Kelurahan Sumber memiliki pola yang bervariasi sepanjang hari, THI tertinggi terjadi pada hari Minggu pada tanggal 15 Oktober 2023 dengan rata-rata 31,9℃. THI terendah terjadi pada hari Rabu pada tanggal 25 Oktober 2023 dengan rata-rata 29,2℃. Hasilnya menunjukkan variasi suhu dan kelembaban dengan THI dalam rentang 29–31℃. Kondisi ini menggambarkan bahwa sebagian besar waktu tergolong dalam kategori sebagian nyaman atau tidak nyaman.Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa sistem monitoring berbasis IoT dapat digunakan untuk pemantauan THI secara time-series. Hasil analisis THI dapat digunakan untuk mengetahui kondisi udara dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan masyarakat yaitu dengan peningkatan vegetasi untuk mengurangi pemanasan langsung dan menyerap polutan udara, beralih ke transportasi ramah lingkungan, dengan pengelolaan sampah efisien: dapat mempengaruhi suhu mikro lingkungan, serta efisiensi energi fosil. Namun, perlu diingat selain dari partisipasi masyarakat harus ada tindakan bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga, dan masyarakat, untuk menurunkan THI dan meningkatkan kenyamanan lingkungan di Kelurahan Sumber. Kata kunci: THI, IoT, time-series, Kelurahan Sumber, monitoring udara, tingkat kenyamanan ABSTRACTTemperature Humidity Index (THI) is an index used to measure air comfort. This high can cause discomfort and even health problems. Therefore, regular THI monitoring needs to be carried out to determine air conditions and take necessary action. In this research, time-series THI analysis was carried out using an IoT-based monitoring system in Sumber Village, Surakarta City, Central Java. The monitoring system consists of temperature and humidity sensors installed at several points in Sumber Village. The sensor data is then sent to the cloud to be processed and explained. The analysis results show that the THI in Sumber Subdistrict has a varying pattern throughout the day, the highest THI occurred on Sunday, October 15 2023 with an average of 31.9℃. The lowest THI occurred on Wednesday 25 October 2023 with an average of 29.2℃. The results show variations in temperature and humidity with THI in the range 29– 31℃. This condition illustrates that most of the time is classified as partially comfortable or uncomfortable. So this research shows that an IoT-based monitoring system can be used to monitor THI in a time-series manner. The results of the THI analysis can be used to determine air conditions and take necessary actions to maintain public comfort and health, namely by increasing vegetation to reduce direct heating and absorbing air pollutants, switching to environmentally friendly transportation, with efficient waste management: can influence the temperature of the micro environment, as well as fossil energy efficiency. However, it should be remembered that apart from community participation, there must be joint action from various parties, including the government, institutions and the community, to reduce THI and increase environmental comfort in Sumber Village.Keywords: THI, IoT, time-series, Sumber sub-district, air monitoring, comfort level
Analisis Potensi Pengembangan Ekowisata Di Taman Tirtonadi, Kota Surakarta Agustin, Yonanda Surya; Aldzahabi, Muhammad Adib; Daniswara, Agnar Pradipa; Taqwim, Muhammad Hanif Ahsani; Ally, Haydar
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 26, No 2 (2024): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v26i2.98464

Abstract

Kota Surakarta merupakan salah satu kota yang memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkann dan dimanfaatkan. Salah satu wisata di Kota Surakarta yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah Taman Tirtonadi yang merupakan hasil revitalisasi pemukiman kumuh bantaran sungai dan dengan menganut konsep waterfront city dijadikan ruang terbuka hijau sehingga dapat dimanfaatkan. Taman Tirtonadi memadukan sungai dan taman menjadi daya tarik wisata bagi para pengunjung untuk datang ke Taman Tirtonadi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis potensi pengembangan ekowisata di Taman Tirtonadi dengan metode ADO-ODTWA & analisis SWOT. Metode ADO-ODTWA merupakan metode untuk menilai kelayakan suatu objek atau area alam yang memiliki potensi daya tarik sebagai destinasi wisata. Metode ini menjadi standar dalam mengevaluasi apakah suatu objek alam memenuhi kriteria untuk dijadikan tujuan wisata yang layak. Analisis SWOT dalam konteks kajian ekowisata adalah suatu pendekatan yang memungkinkan untuk memahami kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) yang terkait dengan pengembangan dan pengelolaan destinasi ekowisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis ADO-ODTWA yang menggunakan 3 indikator meliputi daya tarik, aksesibilitas, juga sarana dan prasarana, menyatakan bahwa Tirtonadi memiliki potensi dan layak untuk dikembangkan. Sedangkan analisis SWOT menunjukkan pada ekowisata ini sudah bagus namun perlu ada peningkatan pada beberapa sisi seperti kenyamanan, perluasan area parkir, jumlah tempat sampah, jumlah kamar mandi, dan pengelolaan sampah yang lebih baik kedepannya.