Rikza Fauzan
Sultan Ageng Tirtayasa University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Baduy dalam Pembelajaran Sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang Dita Primaisela Arinda; Rikza Fauzan
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil dari observasi program projek penguatan profil pelajar Pancasila yang berbasis pada kearifan lokal Baduy yang di implementasikan dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara observasi program pembelajaran, melakukan wawancara dengan informan yang berkaitan dengan fokus, serta mendokumentasikan hal-hal yang mendukung dalam penelitian ini. Hasil dan pembahasan yang di dapat dalam penelitian yaitu: Pertama, Proses implementasi program projek penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal Baduy dalam pembelajaran Sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, melalui berbagai tahapan seperti literasi budaya, eksplorasi lapangan, dan aksi nyata yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Kedua, Dampak penerapan implementasi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal Baduy dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, memberikan dampak positif dalam membentuk karakter peserta didik, meningkatkan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai kearifan lokal, serta memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila seperti gotong royong, kebhinekaan global, dan cinta tanah air. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelestarian budaya lokal dalam praktik pendidikan untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berakar pada budaya bangsa
Dynamics of the Management and Implementation of Colonial Health Policy at Pandeglang Hospital (1925–1935) Desma Febrianti; Rikza Fauzan; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Yupa: Historical Studies Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yupa.v10i1.6315

Abstract

This article examines the management dynamics of Pandeglang Hospital from 1925 to 1935 in the context of changing colonial health policy in the Dutch East Indies. The study applies the historical method through heuristics, source criticism, interpretation, and historiography using colonial health reports, government regulations, and supporting literature. The findings show that institutional change from a military-oriented system to civilian health services shaped administrative standardization, patient classification, subsidy mechanisms, and medical supervision at Pandeglang Hospital. The hospital became important in handling endemic disease, serving as a regional referral center, and strengthening local medical personnel, yet its impact on mortality remained limited because poverty, poor sanitation, and the global economic crisis constrained colonial medical intervention. This case highlights how colonial health policy was implemented unevenly at the local level.
Hoesein Djadjadiningrat’s Intellectual Contribution to the Development of Modern Historiography in Indonesia (1911-1935) Eva Lestari; Rikza Fauzan; Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo
Yupa: Historical Studies Journal Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yupa.v10i2.6555

Abstract

This article examines Hoesein Djadjadiningrat’s intellectual contribution to the development of modern historiography in Indonesia between 1911 and 1935. It focuses on the formation of his thought, especially the historical methods that emerged through his works and that contributed to Indonesian historical scholarship. Using historical method—heuristics, verification, interpretation, and historiography—this study analyzes Hoesein’s writings, scholarly speeches, and relevant secondary literature. The main primary sources include Hoesein’s works from 1911 to 1935, especially Critische Beschouwing van de Sadjarah Banten. The study shows that Hoesein’s thought was shaped by social and intellectual factors, including the influence of Snouck Hurgronje and the Western orientalist tradition. However, Hoesein did not merely reproduce orientalist discourse; as a colonial subject, he reinterpreted historical knowledge through a local perspective. His works therefore mark an important moment in the emergence of modern Indonesian historiography based on source criticism, philological rigor, and historical method.