Kartika DS Susilowati
Politeknik Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE ROLE OF INFORMATION TECHNOLOGY (IT) IN KNOWLEDGE MANAGEMENT PROCESS AT BUSINESS ADMINISTRATION DEPARTMENT LECTURERS, STATE POLYTECHNIC OF MALANG Asminah Rachmi; Tri Istining Wardani; Kartika DS Susilowati
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v8i1.1398

Abstract

The role of universities in providing knowledge and learning in various scientific disciplines has positioned universities as knowledge-based organizations. This suggests that universities have an important level of knowledge management (KM) activity although they may not have formal KM practices. This study aims to investigate the knowledge management process with its various dimensions namely knowledge creation, acquisition, organization, sharing and implementation in the Business Administration Department State Polytechnic of Malang. It also to identify the use of IT (hardware, software, security and usability) including the impotance of IT in supporting KM process to increase the competitiveness of Business Administration Department, Malang State Polytechnic. This research is qualitative research using case study approach. The research subject is Business Administration Department, State Polytechnic of Malang. Unit analyses are head of Department, secretary of department, head of study program, lecturers and administratif staffs. Data collection methods use interview, observation, and document analysis. Data analysis use within case analysis. The research findings showed that activities held by the Business Administration Department are in accordance with a knowledge management system such as capture, store, change and share knowledge from the department to other members of the organization. The IT components including hardware, software, intranet, and internet networks as well as integrated applications facilitate all the activities. Suggestions were provided related to updating IT that should be conducted regularly including increasing internet network capacity to support knowledge management process that will increase organization performance.
Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan SAK EP pada RDV di Kabupaten Malang Aprilia Karina Gunawan; Yusna; Rizky Prasetya; Kartika DS Susilowati
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i2.6525

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perlakuan akuntansi aset tetap dalam kerangka entitas komersial dengan menggunakan SAK Entitas Privat. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa hasil wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder berupa data olahan suatu penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perlakuan akuntansi aset tetap dimulai dari pengakuan aset tetap, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan awal, penyusutan aset tetap, penurunan nilai, penghentian pengakuan, pengungkapan, dan penyajian aset tetap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan belum menerapkan perlakuan akuntansi yang diamanatkan oleh SAK EP yang dijadwalkan berlaku pada tahun 2025. Tinjauan atas daftar aset perusahaan menunjukkan bahwa masih terdapat aset tetap yang tidak lagi memberikan manfaat ekonomis. Apabila aset tetap masih memberikan manfaat, sedangkan umur ekonomisnya telah habis, maka perlu dilakukan penilaian kembali atau diberikan penjelasan khusus dalam laporan keuangan mengenai pengungkapan dan penyajian aset tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memberikan arahan bagi perusahaan dalam memilih perlakuan akuntansi yang paling tepat dengan fokus pada perlakuan akuntansi aset tetap sebagai bagian dari penerapan awal SAK EP dalam menyajikan nilai aset tetap yang akurat untuk tujuan penyusunan laporan keuangan yang lebih relevan dengan kondisi RDV.