Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGENALAN SISTEM KEUNGAN SYARIAH PADA JAMAAH PENGAJIAN MASJID AL MUHAJIRIN JALAN CENGKEH 50 KOTA MALANG Muhamad Muwidha; Nur Indah Riwajanti; Himmah; Yusna; Nurafni
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v7i2.29

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya yang tergabung dalam jamaah masjid sebagai tempat interaksi spiritual. Sesuai dengan tujuan suatu masjid selain sebagai tempat ibadah juga untuk menimba ilmu termasuk ilmu muammalah dalam kehidupan. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan yang diharapkan. Jumlah peserta sebanyak 25 orang pengajian Masjid Al Muhajirin. Antusiame peserta cukup baik hal ini dapat dicermati dengan ektifnya audien dalam mendengarkan paparan materi serta berbagai pertanyaan yang dilontarkan. Keberlanjutan kegiatan ini digarapkan dapat dipertahankan. Mengingat kesadaran pentingnya pribadi seorang muslim harus berhati-hati dalam mengais rizki berdasarkan syariah untuk pemenuhan kebutuhan hidup. Menggapai kesejahtera adalah keniscayaan Kebutuhan fisik maupun immaterial adalah ukurannnya. Penyediaan pemenuhan atas kebutuhan untuk sejahtera menjadi tanggung jawab bersama melalui peran pemerintah sebagai penentu kebijakan dan masyarakat sebagai obyek dan pelakunya. Islam telah hadir dengan segenap kesempurnaan konsepnya. Kontribusi ekonomi syariah meningkatkan kesejahteraan masyarakat seharusnya menjadi ruh dalam implementasi ekonomi di Indonesia. Apabila prinsip keadilan akan menjadi solusi yang tepat mengurangi kemiskinan, dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berlandaskan kebersamaan.
MENGGALI POTENSI BUMDES PULOTONDO DALAM UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT Yusna; Elvyra Handayani Soedarno; Retno Widiastuti; Nurafni Eltivia; Ima Kristanti; Putri Ayu Berlianingtyas; Indira Niaqaulina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v11i2.4743

Abstract

Badan Usaha Milik Desa yang selanjutnya disebut BUMDes merupakan salah satu alternatifuntuk meningkatkan ekonomi di pedesaan. BUMDes lahir sebagai suatu pendekatan baru dalam usahapeningkatan ekonomi desa berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Pengelolaan BUMDessepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat desa, yaitu dari desa, oleh desa, dan untuk desa. Dari hasilanalisis bahwa Desa Pulotondo memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan melalui unit usahaBUMDes diantaranya, budidaya ikan air tawar, penjualan jeruk purut serta olahan jeruk purut yangdijadikan bubuk aroma ataupun menjadi minyak atsiri yang menjadi lilin terapi, mengembangkanusaha catering ibu-ibu PKK, dllBentuk Pengabdian yang direncanakan adalah FGD dengan memberikan contoh-contohbisnis yang potensial dan aplikatif yang dapat dijalankan pada lokasi setempat. Peserta juga akandiberikan kesempatan untuk menyampaikan potensi-potensi pengembangan bisnis lain yang mampudihasilkan. Tim pelaksana PPM juga akan memberikan kesempatan untuk diskusi lebih lanjut padatim pengusul PPM secara informal dan tidak menutup kemungkinan dapat dilakukan kegiatan lanjutanberupa pendampingan di masa mendatang dalam mengawal pengoptimalan BUMDes.Diharapkan dengan adanya kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini dapat memberikanBUMDes ide pengembangkan bisnis dan wirausaha yang dapat dijalankan oleh warga sekitar terutamadalam peningkatan pengolahan dan pemasaran produk perikanan dan pertanian. Selain itu BUMDesdapat menemukan potensi usaha lain seperti wisata atau edukasi bagi masyarakat Jawa Timur.Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menjalin kerjasama yang baik hingga pada tahap kerjasamamenjadi desa binaan Politeknik Negeri Malang.
Pengaruh Kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Putri Ayu Berlianingtyas; Rika Wijayanti; Hari Purnomo; Yusna; Widi Dwi Ernawati
JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING Vol. 10 No. 1 (2026): JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jama.v10i1.12517

Abstract

Tarif PPN mengalami kenaikan secara bertahap, tarif 11% berlaku mulai 1 April 2022 dan pada 1 Januari 2025 naik menjadi 12% berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan UU HPP dan PMK 131/2024 pada pertumbuhan ekonomi khususnya PDB di Indonesia. Pengukuran pertumbuhan ekonomi menggunakan PDB dirasa lebih tepat apabila dikaitkan dengan dampak dari kenaikan tarif PPN, dikarenakan indikator yang dipakai adalah terkait tingkat daya beli konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dari berbagai sudut pandang yakni konsultan pajak, penyuluh pajak dan pemeriksa pajak dari Direktor Jenderal Pajak, wajib pajak orang pribadi selaku konsumen, wajib pajak badan selaku penjual/pengusaha, konsultan pajak, dan pengamat ekonomi, serta dokumentasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai PDB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kenaikan PPN menjadi 12% dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat penerimaan negara, namun menimbulkan kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Sektor yang paling terdampak adalah ritel, makanan dan minuman, barang mewah, serta UMKM. Pemerintah berusaha mengantisipasi dampak melalui regulasi teknis (DPP Nilai Lain) dan pengecualian barang/jasa tertentu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat umum dan pelaku usaha mengenai kebijakan baru terhadap perekonomian negara.
ANALISA PELAKSANAAN PAS FINAL BERDASARKAN PMK No.165/PMK.03/2017 DAN PP No. 36 Tahun 2017 UNTUK BAHAN AJAR MATAKULIAH PAJAK DAN MANAJEMEN PAJAK Ahmad Jarnuzi; Hari Purnomo; Yusna
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v8i2.408

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menambah bahan ajar mata kuliah pajak dan praktik pajak. Selain itu penelitianini berkesinambungan dengan penelitian sebelumnya mengenai pengampunan pajak pada tahun 2016. Pajak berkembang danberubah sesuai perkembangan perekonomian. Sehingga sebagai pengajar pajak dan praktik pajak harus mengikutiperkembangan dan memahami prosedur pelaksanaan peraturan pajak terbaru, khususnya dalam penelitian ini mengenaiPengungkapan Aset Sukarela Dengan Tarif Final (PAS Final). Pengungkapan Aset Sukarela Dengan Tarif Final (PAS Final) bertujuan agar wajib pajak yang memiliki harta yangbelum dilaporkan dalamSPT PPh sampai dengan tahun 2015 dan tidak diikutkan dalam program pengampunan pajak tidakdikenakan denda Pasal 18 Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak sebesar 200%. Jika harta yangbelum dilaporkan dalam SPT PPh Tahunan sampai dengantahun 2017 tidak diikutkan program pengampunan pajak makadianggap sebagai penghasilan yang harus dibayar pokok pajaknya dan denda 200%.
Is It Appropriate to Implement the Accounting Treatment for Production Employee Benefits at PT XYZ? Audina Safira Yunita; Retno Widiastuti; Yusna
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v10i2.4767

Abstract

The purpose of this research was to evaluate the suitability of the employee benefits accounting treatment. Accounting treatment includes recognition, measurement, presentation, and disclosure for production employees at PT XYZ with SAK ETAP Chapter 23. This research type is descriptive quantitative. Research methods that used to collect the data are interviews and documentation to obtain the secondary data sources. The results showed that PT XYZ has already implemented the accounting treatment of employee benefits for its production division employees as required in SAK ETAP Chapter 23. However, the company only applies 3 types of employee benefits which are short-term employee benefits, post-employment benefits, and other long-term benefits, whereas for employee benefits type termination benefits have not been implemented by the company.
Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan SAK EP pada RDV di Kabupaten Malang Aprilia Karina Gunawan; Yusna; Rizky Prasetya; Kartika DS Susilowati
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i2.6525

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perlakuan akuntansi aset tetap dalam kerangka entitas komersial dengan menggunakan SAK Entitas Privat. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa hasil wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder berupa data olahan suatu penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perlakuan akuntansi aset tetap dimulai dari pengakuan aset tetap, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan awal, penyusutan aset tetap, penurunan nilai, penghentian pengakuan, pengungkapan, dan penyajian aset tetap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan belum menerapkan perlakuan akuntansi yang diamanatkan oleh SAK EP yang dijadwalkan berlaku pada tahun 2025. Tinjauan atas daftar aset perusahaan menunjukkan bahwa masih terdapat aset tetap yang tidak lagi memberikan manfaat ekonomis. Apabila aset tetap masih memberikan manfaat, sedangkan umur ekonomisnya telah habis, maka perlu dilakukan penilaian kembali atau diberikan penjelasan khusus dalam laporan keuangan mengenai pengungkapan dan penyajian aset tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memberikan arahan bagi perusahaan dalam memilih perlakuan akuntansi yang paling tepat dengan fokus pada perlakuan akuntansi aset tetap sebagai bagian dari penerapan awal SAK EP dalam menyajikan nilai aset tetap yang akurat untuk tujuan penyusunan laporan keuangan yang lebih relevan dengan kondisi RDV.