Nasution Nasution
Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Nggusuwaru, Kota Bima, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Brain-based learning: How does mathematics creativity develop in elementary school students? Adi Apriadi Adiansha; Khairul Sani; Raden Sudarwo; Nasution Nasution; Mulyadi Mulyadi
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v11i2.8950

Abstract

The urgency that occurs in the learning process at the Bima Regency Elementary School is the difficulty of students learning how to find innovative, effective, and creative answers so that they are unable to solve problems from various points of view. This study aims to determine how the Brain-Based Learning model influences the development of mathematics creativity in elementary school students. This type of research using experimental research design true experimental design using the technique pretest-posttest control group design. The research held in elementary schools, with the sampling technique used was probability sampling theory with the cluster sampling method. Data collection techniques using test questions and data analysis techniques pretest-posttest, normality test, homogeneity test, and t-test. The results showed that the Brain-Based Learning model had an innovative impact in developing students' creativity and provided opportunities for students to express their ideas and ideas that were then validated by students and teachers. An active and conducive learning environment created evaluation took place. This research provides benefits and deserves to continue improving education quality, especially in Indonesia
Penggunaan Konseling Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Teknik Self Instructions Untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Peserta didik di SMAN 1 Sanggar Atiatun Rahmania; Nasution Nasution; Nurhayati Nurhayati; Nurrahmania Nurrahmania; Israfil Israfil; Irham Irham
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.4105

Abstract

Kondisi remaja era sekarang yang gandrung menggunakan media sosial telah menyita waktu dan energi. Kondisi tersebut juga menimbulkan kelelahan fisik dan psikis sehingga berdampak pada jenuh dalam kegiatan belaja. Penelitian ini bertujuan membantu menurunkan kejenuhan belajar peserta didik menggunakan CBT teknik self-instructions. Teknik ini, melatih peserta didik untuk mengenali dan menantang pikiran-pikiran yang merugikan, dan menggantinya dengan pernyataan yang lebih konstruktif dan memberdayakan. Tujuan dari penerapan teknik self-instructions adalah untuk meningkatkan motivasi, memperbaiki pola pikir, dan mengurangi perasaan kejenuhan yang dialami selama proses belajar. Kejenuhan belajar adalah kondisi psikologis yang ditandai oleh kebosanan, kehilangan minat, dan penurunan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif teknik single subject design, dengan sampel 10 peserta didik yang di pilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner penilaian diri untuk mengukur tingkat kejenuhan belajar sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi dilakukan selama enam sesi, di mana peserta didik untuk mengelola pikiran negatif dan meningkatkan motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan signifikan dalam tingkat kejenuhan belajar peserta didik setelah penerapan teknik self-instructions. Rata-rata skor kejenuhan sebelum intervensi adalah 33,4, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 28,8. Hasil analisis statistik menggunakan uji t menunjukkan nilai t sebesar 5,225 dengan p-value < 0,001, yang mengindikasikan bahwa teknik self-instructions efektif untuk mengurangi kejenuhan belajar.