Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah budidaya tanaman berkhasiat obat di pekarangan rumah, kebun, atau pot, yang difungsikan sebagai penyedia obat obatan herbal alami untuk kebutuhan pertolongan pertama dan kesehatan keluarga. Kegiatan pengenalan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya edukatif dalam menanamkan nilai kesehatan alami serta kepedulian lingkungan sejak usia dini. Program ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Hajijah Amalia Sari dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai jenis, manfaat, serta cara sederhana pemanfaatan tanaman obat yang tersedia di lingkungan sekitar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif menggunakan media visual, permainan edukatif untuk memperkuat pemahaman konsep, serta praktik langsung menanam tanaman herbal seperti jahe, kunyit, dan serai di area sekolah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test sederhana yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar, serta observasi terhadap partisipasi dan antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 52% sebelum kegiatan menjadi 87% setelah kegiatan dilaksanakan. Selain peningkatan pengetahuan, siswa juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengenal, menyentuh, mencium aroma, dan menanam tanaman herbal secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan alami, tetapi juga menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan sekolah. Dengan demikian, program pengenalan TOGA terbukti efektif sebagai media edukasi kesehatan dan lingkungan bagi siswa usia dini serta berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.