Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE IMPACT OF GREEN ACCOUNTING IMPLEMENTATION AND PROFITABILITY ON FIRM VALUE IN ENERGY SECTOR COMPANIES Hutagaol, Rafael; Pratama, Mar'elfan Hadi; Ether, Christian; Maithy, Sifera Patricia
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/rev.v6i1.915

Abstract

This study aims to test and analyze the effect of Green Accounting implementation and Profitability on Firm Value. This study uses secondary data, namely, financial reports and annual reports of companies. This study surveyed 16 Energy Sector Companies listed on the IDX between 2021 and 2023. The sampling technique used was purposive sampling. The research data were analyzed using multiple linear regression analysis using a statistical application, IBM SPSS 25. The study results show that Green Accounting has a significant effect on Firm Value and Profitability and also has a significant effect on Firm Value. Both variables simultaneously have a significant effect on Firm Value.
Pengaruh Rasio Likuiditas dan Rasio Solvabilitas terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur (Sektor Makanan dan Minuman) yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2022-2023 Ether, Christian; Pranata, Aja; Jaya, Akmal Atma; Manurung, Alicia Veronica; Purba, Christyne Lourenza; Silaban, Citra Zueta; Noor, Durratul Farrah
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 1 No. 12 (2024): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/98d7mn18

Abstract

This study examines the impact of liquidity and solvency ratios on the financial performance of manufacturing companies in the food and beverage sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2022-2023 period. Amid global economic challenges, maintaining financial stability is crucial for the sustainability of business operations. The research employs secondary data from the financial statements of selected companies using a quantitative approach. The results indicate that, simultaneously, the Current Ratio (CR) and Debt-to-Equity Ratio (DER) significantly affect the Return on Assets (ROA). Higher liquidity ratios tend to improve financial performance, while solvency ratios play a vital role in determining a company's financial health. This study emphasizes the importance of financial statements as a tool for evaluating company performance and supporting strategic decision-making.
Strategi Literasi Keuangan dan Negosiasi Simbolik: Studi Fenomenologi pada Mahasiswa Akuntansi 2023 Kelas C Christian Ether; Okta Malinda; Febriani Putri Lestari; Febrina Gracia Hawini
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v5i2.3604

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana mahasiswa Akuntansi 2023 Kelas C membangun strategi literasi keuangan serta menegosiasikan makna simbolik dalam pengambilan keputusan finansial. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam pada tujuh partisipan, penelitian menemukan bahwa literasi keuangan mahasiswa terbentuk melalui kombinasi pengetahuan akademis, pengalaman pribadi, dan tekanan sosial lingkungan kampus. Mahasiswa menerapkan strategi seperti penganggaran sederhana, prioritisasi kebutuhan, pengendalian impuls, serta adaptasi situasional, namun praktiknya sering dipengaruhi oleh aktivitas konsumsi bermakna simbolik seperti nongkrong, belanja online, dan penggunaan fintech. Identitas sebagai mahasiswa akuntansi juga memunculkan ketegangan antara tuntutan rasionalitas finansial dan realitas sosial yang mereka hadapi. Secara keseluruhan, keputusan finansial mahasiswa merupakan hasil negosiasi antara aspek kognitif, sosial, dan identitas, sehingga literasi keuangan perlu dipahami sebagai proses sosial dan interpretatif.
Optimalisasi Program Musrenbang Dalam Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Penganggaran Daerah Di Kecamatan Pahandut Jhony France; Rahmiati Rahmiati; Christian Ether
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi penganggaran daerah di Kecamatan Pahandut. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini meliputi rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap mekanisme Musrenbang, serta belum optimalnya keterbukaan informasi publik terkait penentuan prioritas pembangunan dan penganggaran daerah. Kondisi tersebut menyebabkan aspirasi masyarakat belum sepenuhnya terakomodasi secara efektif dan transparan dalam proses penyusunan program pembangunan daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pendampingan, pelaksanaan diskusi partisipatif, dan evaluasi hasil kegiatan. Pendekatan ini melibatkan masyarakat, aparatur pemerintah kecamatan, serta pemangku kepentingan lainnya secara aktif dalam proses perencanaan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pelaksanaan Musrenbang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparatur pemerintah mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penganggaran daerah. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyampaian usulan program pembangunan serta meningkatnya keterbukaan informasi mengenai prioritas pembangunan daerah. Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan kapasitas aparatur dan peningkatan akses informasi publik agar pelaksanaan Musrenbang dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, pendekatan partisipatif dalam optimalisasi Musrenbang berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Evaluasi Reaksi Harga Saham Dan Volume Perdagangan Terhadap Informasi Menteri Keuangan: Analisis Sebelum dan Sesudah Peristiwa Pada Perusahaan Sektor Perbankan Christian Ether; Argy’ Dimaz Dzaky Bryllian; Fadilla Keren Fiona Nayoan; Lourensia Disa Natalia; Vioni Azira
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal Indonesia terhadap informasi yang disam­pai­kan oleh Menteri Keuangan mengenai optimisme pertum­buhan ekonomi dan proyeksi penguatan indeks harga saham. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif deng­an metode studi peristiwa, penelitian ini memfokuskan anali­sisnya pada perubahan harga saham dan volume perdagangan di 15 perusahaan sektor perbankan yang ter­daf­tar di Bursa Efek Indonesia. Periode pengamatan dite­tap­kan tujuh hari sebelum dan tujuh hari setelah peristiwa tersebut, berpusat pada 30 Oktober 2025. Karena sebagian besar data tidak terdistribusi normal berdasarkan uji Kolmo­gorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon non-parametrik. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perbe­daan signifikan pada harga saham atau volume perda­ga­ngan antara periode sebelum dan setelah informasi disam­paikan. Temuan ini menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak dianggap sebagai sinyal ekonomi yang kuat atau telah diantisipasi sebelumnya oleh pasar, memperkuat kesim­pulan bahwa sensitivitas sektor perbankan lebih dipengaruhi oleh faktor fundamental dan kondisi makroekonomi jangka panjang daripada informasi naratif jangka pendek.