Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Disparitas Penurunan Angka Perkawinan dan Peningkatan Angka Perceraian dalam Perspektif Hukum di Indonesia Dewinta Asokawati; Yusrina Handayani; Agan Sutanto
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7854

Abstract

Penelitian ini meneliti kesenjangan antara penurunan angka pernikahan dan peningkatan angka perceraian di Indonesia melalui lensa hukum. Data yang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Mahkamah Agung mengungkapkan hasil yang berlawanan: pernikahan mengalami penurunan yang signifikan selama sepuluh tahun terakhir, sementara angka perceraian meningkat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif bersamaan dengan pendekatan multidimensional. Temuan menunjukkan bahwa kesenjangan ini dibentuk oleh unsur-unsur ekonomi, perubahan norma sosial budaya, perubahan kesadaran hukum masyarakat, dan kemajuan dalam peraturan hukum keluarga. Dalam perspektif hukum, kejadian ini mendorong interpretasi yang lebih luas terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Penelitian ini menyarankan perlunya reformasi dalam hukum keluarga yang efektif menanggapi perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat modern.
Peningkatan Pemahaman dan Kesadaran Hukum Remaja melalui Edukasi Anti Narkoba di Sekolah Menengah Atas Dewinta Asokawati
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Hasil Pengadian (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/5q20zn81

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja Indonesia merupakan masalah serius yang terus meningkat. Data menunjukkan bahwa kelompok usia 15-30 tahun, khususnya remaja (15-24 tahun), mendominasi pengguna narkotika di Indonesia. Menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan. Obat-obatan tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan. Pemanfaatan dari zat-zat itu adalah sebagai obat penghilang nyeri serta memberikan ketenangan. Banyaknya kasus narkotika di Indonesia diperlukan upaya preventif penanggulangan narkotika di sekolah, dibutuhkan kolaborasi antara orangtua, anak, dan pihak sekolah, untuk segera memberikan solusi yang terbaik untuk korban. Diadakannya seminar pencegahan narkoba ini tujuannya untuk meningkatkan kesadaran hukum remaja terhadap bahaya narkoba dan upaya pencegahan penyelahgunaan narkoba oleh siswa. Sasaran pada kegiatan seminar  pencegahan narkoba ini adalah siwa-siswi Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama 01 Banyuputih. Kegiatan ini dilakukan pada hari kamis, 15 Januari 2026. Melalui seminar ini, para peserta dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan yang mendalam mengenai narkoba dan dampak dari penyalahgunaan narkoba.