Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Revitalizing Islamic Education as a Transformative Strategy in Facing the Challenges of Contemporary Cyber Radicalism Nur Anisa; Nurdin; Adawiyah Pettalongi
Journal of Contemporary Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Contemporary Islamic Education
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contemporary cyber radicalism is growing massively in the landscape of digital disruption and identity polarization, with religion being instrumentalized in virtual spaces. Exposure to extreme content places the younger generation as a vulnerable group. This condition emphasizes the urgency of revitalizing Islamic Religious Education based on digital literacy, critical thinking, and religious moderation. This study aims to conceptually analyze the strategic role of Islamic Religious Education in responding to cyber radicalism and to formulate a paradigmatic learning construct that is adaptive to the challenges of the digital era. This study uses a qualitative approach with a literature review. Data sources include books, reputable journal articles, policy reports, and academic documents relevant to cyber radicalism and Islamic Religious Education. Data collection techniques were carried out through systematic searching, critical selection, and reference documentation. Data analysis used content analysis and conceptual synthesis techniques, while data validity was maintained through source triangulation and thorough review. The results of the study indicate that the revitalization of Islamic Religious Education needs to be directed towards the integration of religious moderation, the strengthening of ethical digital literacy, and the development of participatory dialogical pedagogy. Conceptually, this transformation contributes to expanding the function of Islamic Religious Education from normative-instructional to formative emancipatory. The implications of this research affirm its theoretical contribution to enriching the paradigm of digital-based Islamic Religious Education and its practical contribution to the formulation of curriculum policies and preventive learning strategies against cyber radicalism.
Dinamika Game Mobile Legends dan Implikasinya terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik IPS di SMA Negeri 1 Bolano Lambumu Wahyu Ade Putra; Adawiyah Pettalongi; Mudaimin Mudaimin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4680

Abstract

Maraknya penggunaan game online di kalangan peserta didik menimbulkan perhatian terhadap dampaknya terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika penggunaan game Mobile Legends yang berlebihan serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik IPS di SMA Negeri 1 Bolano Lambunu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian berjumlah 4 orang yang terdiri atas 3 peserta didik IPS (2 peserta didik yang aktif bermain Mobile Legends dan 1 ketua OSIS) serta 1 guru mata pelajaran IPS yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mobile Legends telah menjadi bagian dari interaksi sosial peserta didik dalam kelompok sebaya. Dampaknya terhadap hasil belajar bervariasi tergantung pada kemampuan regulasi diri dan manajemen waktu peserta didik. Peserta didik yang mampu mengatur waktu bermain tetap dapat mempertahankan prestasi akademik, sedangkan penggunaan yang berlebihan cenderung mengurangi waktu belajar, menurunkan konsentrasi, dan menyebabkan kelelahan akibat kurang tidur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak Mobile Legends terhadap hasil belajar dipengaruhi oleh kemampuan peserta didik dalam mengendalikan intensitas bermain dan menyeimbangkannya dengan tanggung jawab akademik.
KYAI DIGITAL” DAN TRANSFORMASI SUMBER BELAJAR PAI GENERASI Z Fatur Rahman; Nurdin Nurdin; Adawiyah Pettalongi; Andi Anirah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.11487

Abstract

ABSTRACT The rapid development of digital technology has transformed the way Generation Z accesses and learns religious knowledge. The emergence of various social media platforms has given rise to the phenomenon of “digital kyai,” referring to religious figures who deliver Islamic teachings and da’wah through digital media. This study aims to analyze the phenomenon of digital kyai and the transformation of Islamic Religious Education (PAI) learning resources among Generation Z. The research employed a library research method by reviewing and analyzing relevant scholarly sources, including journal articles, books, and previous studies related to digital Islamic education, social media, and the religious behavior of Generation Z. The collected data were analyzed using a descriptive-qualitative approach through identification, categorization, interpretation, and synthesis of findings from the literature. The results indicate that digital kyai have become one of the primary references for Generation Z because they provide religious learning that is more flexible, communicative, interactive, and easily accessible. The transformation of PAI learning resources reflects a shift from teacher-centered and conventional text-based learning toward audiovisual and social media-based digital platforms. Nevertheless, this phenomenon also presents challenges, including the emergence of instant religious authority, superficial religious understanding, and limited religious digital literacy. The study concludes that digital kyai can effectively support Islamic religious learning when accompanied by strengthened Islamic digital literacy, teacher guidance, and the integration of religious moderation values within digital learning environments. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola akses dan pembelajaran agama di kalangan Generasi Z. Kehadiran berbagai platform media sosial melahirkan fenomena “kyai digital”, yaitu figur keagamaan yang menyampaikan dakwah dan pembelajaran Islam melalui media berbasis digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena kyai digital serta transformasi sumber belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Generasi Z. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji dan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, artikel, dan hasil penelitian yang relevan dengan pendidikan Islam digital, media sosial, dan perilaku religius Generasi Z. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui proses identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis temuan dari berbagai literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kyai digital menjadi salah satu sumber rujukan utama bagi Generasi Z karena menawarkan akses pembelajaran agama yang lebih fleksibel, komunikatif, interaktif, dan mudah dijangkau. Transformasi sumber belajar PAI menunjukkan pergeseran dari model pembelajaran yang berpusat pada guru dan kitab konvensional menuju pemanfaatan media digital berbasis audiovisual dan media sosial. Namun demikian, fenomena ini juga menghadirkan tantangan berupa munculnya otoritas keagamaan instan, penyebaran pemahaman agama yang dangkal, serta rendahnya literasi digital keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan kyai digital dapat mendukung pembelajaran PAI secara efektif apabila diimbangi dengan penguatan literasi digital Islam, pendampingan guru, serta integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam ekosistem pembelajaran digital.