Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika E-Learning pada Model Pembelajaran di Perguruan Tinggi (Tinjauan Kondisi Teknologi di Masa Pandemi Covid-19): Dynamics of E-Learning in Learning Models in Higher Education (Overview of Technological Conditions during the Covid-19 Pandemic) Nazil Fahmi; Dzakiah Dzakiah; Firdiansyah Alhabsyi; Mudaimin Mudaimin
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 17 No 2: Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v17i2.2260

Abstract

Latar belakang: Keberadaan teknologi memberikan kemudahan dalam pelaksanaan pembelajaran tanpa harus bertatap muka secara langsung. Pemeberian materi pembelajaran dapat diberikan secara platform yang dimanfaatkan untuk pelaksanaannya seperti memanfaatkan platform whatsapp, google meet, google classroom, zoom cloud meeting atau platform yang lainnya. Jadi, Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penggunaan teknologi dalam sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang masih belum termanfaatkan secara maksimal dan merata baik perangkatnya maupun manajemennya. Serta menyoroti tentang dinamika pemanfaatan e-learning sebagai model pembelajaran yang diterapkan di perguruan tinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan kajian study pustaka (library research) dengan melalui teknik pengumpulan data dengan memanfaatkan kepustakaan seperti buku, jurnal dan dokumen yang relevansi dengan judul penelitian. Hasil: Penelitian ini menyatakan bahwa tidak meratanya pengadaan fasilitas berupa sarana prasarana yang mendorong dalam penggunaan teknologi di dunia pendidikan dan ketidaksiapan sumber daya manusia untuk menggunakan teknologi informasi serta komunikasi dalam pelaksanaan pembelajaran. Inilah yang menjadikan hambatan serta tantangan yang terjadi saat pemberlakuan model pembelajaran e-learning di perguruan tinggi pada masa pandemi. Namun, hal tersebut dapat diantisipasi dengan kerjasama seluruh stekholder dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandemi covid-19 memulai transformasi digital yang luas, tiba-tiba, dan dramatis dalam masyarakat. Pandemi memaksa untuk melakukan lompatan digital di bidang teknologi pendidikan. Untuk penggunaan informasi, pemeriksaan terhadap kehidupan digital pengguna diperlukan untuk mempersiapkan teknologi pendidikan.
Dinamika Game Mobile Legends dan Implikasinya terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik IPS di SMA Negeri 1 Bolano Lambumu Wahyu Ade Putra; Adawiyah Pettalongi; Mudaimin Mudaimin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4680

Abstract

Maraknya penggunaan game online di kalangan peserta didik menimbulkan perhatian terhadap dampaknya terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika penggunaan game Mobile Legends yang berlebihan serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik IPS di SMA Negeri 1 Bolano Lambunu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian berjumlah 4 orang yang terdiri atas 3 peserta didik IPS (2 peserta didik yang aktif bermain Mobile Legends dan 1 ketua OSIS) serta 1 guru mata pelajaran IPS yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mobile Legends telah menjadi bagian dari interaksi sosial peserta didik dalam kelompok sebaya. Dampaknya terhadap hasil belajar bervariasi tergantung pada kemampuan regulasi diri dan manajemen waktu peserta didik. Peserta didik yang mampu mengatur waktu bermain tetap dapat mempertahankan prestasi akademik, sedangkan penggunaan yang berlebihan cenderung mengurangi waktu belajar, menurunkan konsentrasi, dan menyebabkan kelelahan akibat kurang tidur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak Mobile Legends terhadap hasil belajar dipengaruhi oleh kemampuan peserta didik dalam mengendalikan intensitas bermain dan menyeimbangkannya dengan tanggung jawab akademik.
Persepsi Orang Tua Anak yang Putus Sekolah terhadap Pendidikan Formal di Desa Pulau Enam Rahmawati Rahmawati; Riska Elfira; Mudaimin Mudaimin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4804

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi orang tua terhadap pendidikan formal dalam konteks anak yang putus sekolah di Desa Pulau Enam, Kecamatan Togean. Desa ini merupakan kawasan kepulauan terpencil di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Fenomena putus sekolah di wilayah ini tidak bisa dilepaskan dari kondisi struktural yang kompleks, meliputi kemiskinan, isolasi geografis, dan rendahnya relevansi pendidikan formal bagi kehidupan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menjawab dua rumusan masalah. Pertama, persepsi orang tua bersifat ambivalen: secara normatif mereka mengakui pentingnya pendidikan formal, namun dalam praktik keseharian mereka cenderung memandang pendidikan sebagai beban yang tidak terjangkau dan kurang relevan dengan kehidupan nelayan kepulauan. Kedua, solusi yang ditawarkan mencakup empat strategi kontekstual, yaitu penguatan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang tepat sasaran, pengembangan model belajar berbasis komunitas, pelibatan tokoh lokal dalam kampanye pendidikan, serta advokasi pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayah kepulauan. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran yang nyata tentang dinamika pendidikan di wilayah kepulauan terpencil sekaligus menawarkan rekomendasi kebijakan yang berakar pada konteks lokal.