Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revolusi Pangan Hijau: Transformasi Kulit Singkong menjadi Beras Analog untuk Ketahanan Pangan Mandiri: Green Food Revolution: Transforming Cassava Peels into Analog Rice for Self-Sufficient Food Security Fatma Yuniarti; Mario Sandro; Desi Budiono; Muhammad Dzul Fikri; Naya Islami; Sri Wahyuni
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9806

Abstract

Limbah kulit singkong di Sukoharum, Pringsewu yang selama ini kurang dimanfaatkan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan sekaligus menyimpan peluang ekonomi yang belum tergali. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengubah limbah kulit singkong menjadi beras analog bergizi sebagai sumber pangan alternatif yang mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong praktik ekonomi sirkular yang berkelanjutan di tingkat UMKM. Program dilaksanakan bekerja sama dengan UMKM “Athaya Jaya” menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan mencakup pelatihan dan pendampingan dalam tiga aspek utama, yaitu teknik detoksifikasi bahan baku, pengolahan beras analog menggunakan ekstruder sederhana, serta strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil program menunjukkan capaian yang signifikan pada tiga dimensi. Dari sisi teknologi pangan, proses detoksifikasi berhasil menurunkan kandungan hidrogen sianida ke tingkat aman, sementara beras analog yang dihasilkan memiliki kandungan serat pangan dan protein lebih tinggi dibandingkan beras konvensional. Dari sisi ekonomi, diversifikasi produk berdampak pada peningkatan omzet bulanan mitra sebesar 66,5%. Dari sisi lingkungan, program ini berkontribusi pada pengurangan limbah organik sebesar 450–600 kg per bulan. Temuan ini membuktikan bahwa kulit singkong dapat ditransformasi menjadi produk bernilai tinggi dan berdaya saing, sehingga turut memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendorong pengelolaan limbah agroindustri yang bertanggung jawab.
Skrining Pemeriksaan Gula Darah dan Asam Urat di Wisata Kuliner Pringsewu Muhammad Arif; Mario Sandro; Mizan Sahroni; Silvia Andriani; Egita Windrianatama Puspa
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.329

Abstract

Diabetes dan gout arthritis memiliki prevalensi  yang  cukup  tinggi dan menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, pemeriksaan kadar gula darah dan kadar asam urat, mengubah gaya hidup sehat serta memahami konsep, penyebab dan cara pencegahannya, seseorang dapat menghindari penyakit tersebut. Tujuan pengabdian ini melakukan skrining terhadap penyakit diabetes dan gout arthritis melalui pemeriksaan kadar gula darah dan kadar asam urat. Jumlah peserta yang mengikuti skrining pemeriksaan gula darah sebanyak 20 orang dan pemeriksaan asam urat sebanyak 20 orang. Metode yang digunakan dalam pemeriksaan kadar gula darah dan asam urat  menggunakan metode Point of Care Testing (POCT). Hasil pemeriksaan kadar gula darah didapatkan usia rata-rata masyarakat yang melakukan pemeriksaan adalah 46 tahun dengan kadar rata-rata gula darah 150 mg/dl. Terdapat 4 orang (20%) yang memiliki kadar gula darah tinggi (>200 mg/dl) yang terdapat pada usia pra lansia dan jenis kelamin laki-laki dan kadar gula darah normal 16 orang (80%). Pemeriksaan kadar asam urat didapatkan rata-rata usia yang melakukan pemeriksaan adalah 49 tahun dengan kadar rata-rata asam urat 6,9 mg/dl. Terdapat 11 orang (55%) yang memiliki kadar asam urat tinggi yang didominasi oleh usia pra lansia dan jenis kelamin wanita serta masyarakat yang memiliki kadar asam urat normal sebanyak 9 orang (45%). Kesimpulannya bahwa diperlukan intervensi lebih lanjut bagi masyarakat yang memiliki hasil pemeriksaan abnormal serta edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat.