Tamrin
Universitas Khairun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dialog Interaktif Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Maluku Utara 2025-2029 Tamrin; Muhammad Aris; Riyadi Subur; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/11w8ym78

Abstract

Dialog Interaktif sebagai wadah komunikasi antara pemerintah Maluku Utara dengan masyarakat dalam rangka penyusunan RPJMD 2025-2029 berfungsi sebagai sarana efektif untuk menyerap aspirasi publik serta menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah. Proses dialog berlangsung secara langsung dan interaktif, memungkinkan masyarakat berpartisipasi aktif menyampaikan kebutuhan, harapan, dan kritik secara terbuka kepada pemangku kebijakan. Fokus utama pembahasan tertuju pada isu strategis seperti pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Interaksi dua arah yang berlangsung membantu mengurangi kesenjangan informasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat transparansi serta akuntabilitas penyusunan RPJMD. Narasumber dari berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintah, akademisi, dan tokoh masyarakat, menyampaikan perspektif berbasis pengalaman dan data relevan, sehingga dialog menjadi lebih kaya dan aplikatif. Partisipasi luas dari berbagai lapisan masyarakat menandakan tingginya minat untuk terlibat dalam proses pembangunan daerah secara langsung. Hasil dialog ini memberikan masukan yang konkret dan konstruktif bagi pemerintah daerah guna merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dialog Interaktif ini tidak hanya meningkatkan pemahaman publik tentang prioritas pembangunan, tetapi juga mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintah dan warga. Model komunikasi ini layak dijadikan contoh bagi daerah lain yang ingin memperkuat mekanisme partisipasi publik serta memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis aspirasi nyata masyarakat.
Focus Group Discussion Pembangunan Perikanan Budidaya Berkelanjutan Berbasis Kawasan Di Maluku Utara Tamrin; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/qfzf1p18

Abstract

Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan Perikanan Budidaya Berkelanjutan Berbasis Kawasan di Maluku Utara menjadi forum strategis untuk menghimpun aspirasi, pengetahuan, dan masukan dari para pemangku kepentingan sektor perikanan. Proses FGD berlangsung secara partisipatif dengan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pembudidaya ikan, pelaku usaha, dan masyarakat pesisir. Diskusi berfokus pada isu-isu kunci seperti peningkatan produktivitas budidaya, mitigasi dampak lingkungan, pengelolaan kualitas air, penanganan penyakit ikan, diversifikasi komoditas, serta penguatan kelembagaan pembudidaya. Pendekatan berbasis kawasan dipilih agar pengelolaan budidaya perikanan dapat dilakukan secara terpadu, mempertimbangkan daya dukung ekosistem, ketersediaan sumber daya, serta kesesuaian ruang. Hasil FGD merumuskan rekomendasi kebijakan konkret, termasuk perlunya penerapan teknologi ramah lingkungan, penguatan kapasitas SDM, pengembangan riset terapan, serta integrasi program pemerintah pusat dan daerah. Partisipasi aktif peserta memperkaya analisis dan memastikan rancangan kebijakan yang disusun selaras dengan kebutuhan lapangan. FGD ini tidak hanya menghasilkan dokumen rekomendasi, tetapi juga membangun sinergi lintas sektor untuk mendorong terciptanya sistem budidaya perikanan yang berkelanjutan, inklusif, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Maluku Utara.