Taufiq Abdullah
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Aquascape bagi Kelompok Pemuda dan Mahasiswa di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo Arif Maulana Abduh; Kristian Emanuel Nua; Siti Ariyati M Igirisa; Fatria Siti Maharani Darise; Anggi Prilya Abdullah; Ria Suci Mulyani; Alisa Wange; Afriliyanti Harun; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/a5hp3n78

Abstract

Aquascape merupakan seni penataan akuarium yang menciptakan ekosistem air yang estetis dan alami. Seiring dengan perkembangan zaman, aquascape kini tidak hanya menjadi aktivitas dekoratif, tetapi juga menawarkan peluang bisnis dan sebagai sarana pendidikan ekologi yang memberikan wawasan lingkungan. Pelatihan aquascape kepada pemuda dan mahasiswa merupakan langkah strategis untuk membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bermanfaat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pemuda dan mahasiswa dalam memahami aquascape. Kegiatan pelatihan aquascape bagi kelompok pemuda dan mahasiswa dilakukan di Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo. Metode pelaksanaan ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahapan persiapan yang dirancang dengan matang memastikan kesiapan tim pelaksana, materi, dan perlengkapan. Pelaksanaan menggunakan metode FGD terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta melalui penyampaian materi terstruktur dan diskusi interaktif. Tahapan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, serta tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya berhasil dalam mencapai tujuannya, tetapi juga memberikan dampak positif yang relevan bagi pengembangan kompetensi peserta di bidang aquascape.
Upaya Peningkatan Kebersihan Pantai Wisata Melalui Kegiatan Pembersihan Pantai di Desa Maitara, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara Tamrin Tamrin; Ismi Musdalifah Darsan; Tri Laela Wulandari; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/6ymvr010

Abstract

Kegiatan Pembersihan pantai di Desa Wisata Maitara dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan sampah yang mengancam ekosistem pesisir dan potensi pariwisata lokal. Desa ini menghadapi tantangan besar terkait sampah plastik, terutama kemasan plastik sekali pakai, yang mencemari pantai dan berpotensi merusak daya tarik wisata. Melalui kegiatan ini, tujuan utama Pembersihan pantai yang dilakukan di Desa Wisata Maitara bertujuan untuk memberikan kontribusi langsung terhadap pelestarian lingkungan pantai wisata Desa Maitara meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan pantai. Kegiatan dimulai dengan perencanaan yang melibatkan koordinasi antara tim pelaksana. Peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil, masing-masing bertanggung jawab atas area tertentu. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar sampah yang terkumpul berupa plastik, terutama kemasan plastik sekali pakai. Kegiatan Pembersihan pantai di Desa Wisata Maitara telah berhasil membersihkan pantai dari sampah. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kebersihan pesisir memerlukan dukungan berkelanjutan dari semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun pengunjung. Tindak lanjut yang perlu dilakukan meliputi pelatihan berkelanjutan kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, peningkatan fasilitas pengolahan sampah di kawasan wisata, serta penguatan regulasi terkait pengurangan sampah.
Dialog Pro Kelautan Pengelolaan Perikanan dan Kelautan Secara Berkelanjutan Tamrin Tamrin; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/r6rdgs41

Abstract

Keberlanjutan pengelolaan perikanan dan kelautan menjadi isu krusial di tengah perubahan iklim, degradasi ekosistem, dan peningkatan permintaan sumber daya alam. Laut serta sumber daya perikanan memiliki peran penting dalam keberlangsungan hidup manusia dan kelestarian lingkungan. Namun, eksploitasi sumber daya laut yang meningkat memerlukan perhatian dalam pengelolaan untuk memenuhi kebutuhan generasi mendatang tanpa merusak ekosistem. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan perikanan berkelanjutan melalui Dialog Pro Kelautan yang melibatkan ilmuwan, pembuat kebijakan, serta masyarakat lokal. Metode yang digunakan adalah siaran langsung radio RRI, yang menghadirkan ahli dan praktisi dalam diskusi terbuka tentang pengelolaan perikanan serta kelautan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan respons positif dari peserta yang aktif mengajukan pertanyaan terkait kebijakan serta praktik pengelolaan perikanan. Diskusi ini juga menyoroti tantangan seperti overfishing, polusi laut, dan kerusakan habitat pesisir yang harus diatasi melalui kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengelolaan perikanan berkelanjutan, dengan rekomendasi yang meliputi penguatan regulasi zona tangkap berkelanjutan, peningkatan kapasitas nelayan, serta pemanfaatan teknologi pemantauan berbasis satelit untuk mencegah penangkapan ikan ilegal. Dialog ini berhasil memperkuat kesadaran tentang pentingnya konservasi ekosistem laut dan penerapan kebijakan berbasis ekosistem yang dapat menjamin keberlanjutan perikanan dan kelautan.
Dialog Interaktif Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Maluku Utara 2025-2029 Tamrin; Muhammad Aris; Riyadi Subur; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/11w8ym78

Abstract

Dialog Interaktif sebagai wadah komunikasi antara pemerintah Maluku Utara dengan masyarakat dalam rangka penyusunan RPJMD 2025-2029 berfungsi sebagai sarana efektif untuk menyerap aspirasi publik serta menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah. Proses dialog berlangsung secara langsung dan interaktif, memungkinkan masyarakat berpartisipasi aktif menyampaikan kebutuhan, harapan, dan kritik secara terbuka kepada pemangku kebijakan. Fokus utama pembahasan tertuju pada isu strategis seperti pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Interaksi dua arah yang berlangsung membantu mengurangi kesenjangan informasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat transparansi serta akuntabilitas penyusunan RPJMD. Narasumber dari berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintah, akademisi, dan tokoh masyarakat, menyampaikan perspektif berbasis pengalaman dan data relevan, sehingga dialog menjadi lebih kaya dan aplikatif. Partisipasi luas dari berbagai lapisan masyarakat menandakan tingginya minat untuk terlibat dalam proses pembangunan daerah secara langsung. Hasil dialog ini memberikan masukan yang konkret dan konstruktif bagi pemerintah daerah guna merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dialog Interaktif ini tidak hanya meningkatkan pemahaman publik tentang prioritas pembangunan, tetapi juga mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintah dan warga. Model komunikasi ini layak dijadikan contoh bagi daerah lain yang ingin memperkuat mekanisme partisipasi publik serta memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis aspirasi nyata masyarakat.
Focus Group Discussion Pembangunan Perikanan Budidaya Berkelanjutan Berbasis Kawasan Di Maluku Utara Tamrin; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/qfzf1p18

Abstract

Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan Perikanan Budidaya Berkelanjutan Berbasis Kawasan di Maluku Utara menjadi forum strategis untuk menghimpun aspirasi, pengetahuan, dan masukan dari para pemangku kepentingan sektor perikanan. Proses FGD berlangsung secara partisipatif dengan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pembudidaya ikan, pelaku usaha, dan masyarakat pesisir. Diskusi berfokus pada isu-isu kunci seperti peningkatan produktivitas budidaya, mitigasi dampak lingkungan, pengelolaan kualitas air, penanganan penyakit ikan, diversifikasi komoditas, serta penguatan kelembagaan pembudidaya. Pendekatan berbasis kawasan dipilih agar pengelolaan budidaya perikanan dapat dilakukan secara terpadu, mempertimbangkan daya dukung ekosistem, ketersediaan sumber daya, serta kesesuaian ruang. Hasil FGD merumuskan rekomendasi kebijakan konkret, termasuk perlunya penerapan teknologi ramah lingkungan, penguatan kapasitas SDM, pengembangan riset terapan, serta integrasi program pemerintah pusat dan daerah. Partisipasi aktif peserta memperkaya analisis dan memastikan rancangan kebijakan yang disusun selaras dengan kebutuhan lapangan. FGD ini tidak hanya menghasilkan dokumen rekomendasi, tetapi juga membangun sinergi lintas sektor untuk mendorong terciptanya sistem budidaya perikanan yang berkelanjutan, inklusif, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Maluku Utara.