Damai Diniariwisan
University of Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ABUNDANCE INDEX AND COMMUNITY STRUCTURE OF PHYTOPLANKTON IN THE INTEGRATED MARINE AQUACULTURE AREA OF EKAS BAY, WEST NUSA TENGGARA Yuliana Asri; Nunik Cokrowati; Muhammad Sumsanto; Damai Diniariwisan; Septiana Dwiyanti; Wastu Ayu Diamahesa
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i4.1256

Abstract

The development of Ekas Bay as a center for integrated aquaculture activities, particularly through the Floating Net Cage (FNC) system, can impact phytoplankton abundance and water fertility. Phytoplankton, a type of plankton capable of photosynthesis, acts as a primary producer and serves as a key food source for fish and lobsters. The presence of phytoplankton is closely related to the fertility levels of waters designated for marine aquaculture. This study aims to determine the composition and abundance of phytoplankton in the waters of Ekas Bay. The research employed purposive sampling, collecting phytoplankton samples from five predetermined stations: three points near FNCs and two points distant from the FNC area. The results indicate that the plankton abundance in the waters of Ekas Bay is categorized as mesotrophic. The highest phytoplankton abundance was recorded at Station V with 9,523 cells/L, while the lowest was at Station II with 2,150 cells/L. Based on station characteristics, Station V is the farthest point from FNCs, whereas Station II contains a high concentration of FNCs. The community structure, as indicated by the H’, E, and D values, suggests that the waters of Ekas Bay remain in a stable condition. Phytoplankton from the class Bacillariophyta was the most commonly found, although no specific genus was dominant.
Peningkatan Kapasitas Pembudidaya Ikan Nila Melalui Penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di Dusun Repok Pancor, Lingsar, Lombok Barat Rangga Idris Affandi; Bagus Dwi Hari Setyono; Damai Diniariwisan; Thoy Batun Citra Rahmadani; Wastu Ayu Diamahesa; Nunik Cokrowati; Laily Fitriani Mulyani; Yuliana Asri; Septiana Dwiyanti; Rizky Regina Kawirian
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14695

Abstract

Dusun Repok Pancor di Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi besar dalam budidaya perikanan, khususnya komoditas ikan nila. Meskipun demikian, para pembudidaya masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengelolaan pemeliharaan dan sanitasi yang belum optimal serta efisiensi penggunaan pakan yang rendah. Keterbatasan pemahaman mengenai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) menjadi salah satu faktor penghambat peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam menerapkan prinsip-prinsip CBIB. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan langsung dengan pendekatan partisipatif dan demonstratif. Evaluasi dilakukan untuk menilai perubahan pengetahuan dan sikap peserta sebelum dan sesudah program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan teknis pembudidaya, terutama terkait biosekuriti, pengelolaan kualitas air, penggunaan pakan yang tepat, serta pengelolaan limbah budidaya. Peserta juga memperlihatkan antusiasme dan komitmen dalam menerapkan CBIB pada kegiatan sehari-hari. Secara keseluruhan, pelatihan dan pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pembudidaya dan berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing.