Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Peran Verrel Bramasta Sebagai Public Figure Dalam Kampanye Partai Amanat Nasional (PAN) Di Media Sosial TikTok Zusrieka, Marsya; Pramesyanti, Chifra Zeila; Salsabila, Andzi Salwa; Firman
Indonesian Journal of Law and Justice Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijlj.v2i2.3397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi kampanye Partai Amanat Nasional (PAN) melalui pemanfaatan Verrell Bramasta sebagai public figure di media sosial TikTok. Sebagai platform yang banyak diminati oleh generasi muda khususnya generasi Z, TikTok digunakan untuk membangun interaksi yang lebih personal dan menarik perhatian bagi generasi muda sebagai mayoritas dari pemilih pada pemilu 2024 ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menganalisis konten pada video kampanye Verrell Bramasta dan menggunakan tinjauan literatur dari jurnal serta artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Verrell Bramasta secara efektif mampu meningkatkan daya tarik visual dan emosional pada konten kampanye, serta gaya komunikasinya yang santai dan dekat dengan generasi muda, khususnya generasi Z. Namun, terdapat pula tantangan dalam memastikan relevansi pesan politik bagi masyarakat luas. Strategi Partai Amanat Nasional (PAN) bersama Verrel Bramasta ini menyoroti pentingnya sinergi antara public figure dan partai politik dalam membangun citra yang inklusif di era digital ini.
Dampak Kebijakan Program Rumah 0 Rupiah di Jakarta Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Pramesyanti, Chifra Zeila; Zusrieka, Marsya; Sabina, Sandra Aulia; Mulyan, Ibnu; Ridwan
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i1.7989

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan Program Rumah 0 Rupiah di Jakarta terhadap masyarakat berpenghasilan rendah, yang dirancang untuk meningkatkan akses kepemilikan rumah bagi kelompok rentan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program dalam mengurangi ketimpangan akses perumahan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode analisis dokumen kebijakan. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun program ini memberikan peluang bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah, tantangan seperti kriteria penerima yang terlalu ketat, lokasi hunian yang kurang strategis, dan keterbatasan informasi menyebabkan efektivitas program belum optimal. Analisis ini menyimpulkan bahwa perlu adanya perbaikan kebijakan melalui perluasan aksesibilitas, transparansi proses, dan sinergi dengan program pendukung lainnya untuk memastikan keberlanjutan manfaat program
Kepemimpinan Fidel Castro Terhadap Kebebasan Berpolitik di Negara Kuba Ayunda, Najla Dara; Dewi , Anggrelita Mutiara Salsabila; Pramesyanti, Chifra Zeila; Megantara, Mahesha Suryo; Zusrieka, Marsya
Journal of Politics and Democracy Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Politics and Democracy (September)
Publisher : Indonesian Democracy Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61183/polikrasi.v5i1.104

Abstract

Cuba is a country located in the Caribbean Islands that adheres to a socialist system in its country, this socialist system is believed to have succeeded in providing social security and equal distribution of education for the Cuban people. The 1959 Cuban Revolution led by Fidel Castro successfully adopted a socialist political system based on the principles of Marxism-Leninism, after which on January 1, 1959 marked the revolutionary movement led by Fidel Castro succeeded in overthrowing the dictatorial regime of Fulgencio Batista. The purpose of this study is to analyze the impact of political freedom implemented by Fidel Castro in Cuba. This research uses a secondary research approach by collecting data from relevant sources, such as books, journals, articles, and reliable sources. The results of this study show that Fidel Castro's leadership was instrumental in creating political conditions and political ethos in Cuba, Castro's distinctive rhetoric and ability to mobilize the people made it possible to uphold the ideology of socialism and implement it. However, this leadership was associated with the weakening of the political opposition and the lack of control over the media.
IMPLEMENTASI BIROKRASI DALAM PENGUATAN FUNGSI FORKOPIMDA PADA PENANGANAN ISU KEKERASAN DI KOTA TUAL Zusrieka, Marsya; Ayunda, Najla Dara; Pramesyanti, Chifra Zeila; Salsabila, Andzi Salwa; Aji, Muhammad Prakoso
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 5 No 02 (2026): BHARASUMBA: Jurnal Multidisipliner
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v5i02.2317

Abstract

The rate of cesarean section has increased significantly and has become a major concern in maternal healthcare services. Therefore, Abstract: This study aims to analyze the application of bureaucracy in strengthening the functions of the Regional Leadership Coordination Forum (Forkopimda) in addressing violence in Tual City. The method used is a qualitative approach based on a literature review, utilizing secondary data obtained from previous literature, official documents, reliable websites, online news, and prior research. This study employs Max Weber’s theory of bureaucratic principles as well as the concept of collaborative policing. The findings indicate that Forkopimda in Tual City has successfully coordinated various government agencies and security forces, although coordination challenges and human resource limitations persist. The application of bureaucratic principles, such as clear division of tasks, hierarchical structure, and cross-sectoral coordination, has proven effective in preventing and addressing violence. However, institutional capacity building and community engagement are still needed to foster greater social stability and more effective violence management.