Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

THE INFLUENCE OF SCHOOL PRINCIPALS' TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP, ORGANIZATIONAL CLIMATE, ORGANIZATIONAL COMMITMENT ON THE PERFORMANCE OF PUBLIC PRIMARY EDUCATIONAL TEACHERS Tiara Fortuna Thika; Aslamiah; Suhaimi
Esteem Journal of English Education Study Programme Vol. 7 No. 2 (2024): Esteem Journal of English Education Study Programme
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esteem.v7i2.16611

Abstract

The purpose of this study is to examine how the organizational commitment, organizational climate, and transformational leadership of the principal affect teacher performance both directly and indirectly. This is a quantitative, explanatory study that uses testing hypotheses as its methodology. A total of 252 teachers comprised the research population, and 159 of them were selected through random selection techniques to serve as research samples. Questionnaires are used for data collecting, while descriptive analysis, multiple linear regression analysis, classical assumption tests, and path analysis are used for data analysis. The results of this research show that the variable regression value is a positive number, such as the regression coefficient of the principal's transformational leadership variable on the teacher performance variable (X1-Y) of 0.418, the regression coefficient of the principal's transformational leadership variable on the organizational commitment variable (X1-Z) of 0.335, The regression coefficient of the organizational climate variable on the teacher performance variable (X2-Y) is 0.179, the regression coefficient of the organizational climate variable on organizational commitment (X2-Z) is 0.637, the regression coefficient of the organizational commitment variable on the teacher performance variable (Z-Y) is 0.271, the regression coefficient the principal's transformational leadership through organizational commitment to teacher performance (X1-Z-Y) is 0.090 and the regression coefficient of organizational climate through organizational commitment to teacher performance (X2-Z-Y) is 0.172. The study's findings indicate that there is a strong direct relationship between the principal's transformational leadership variables, organizational climate, and organizational commitment, and that there is a strong indirect relationship between the principal's transformational leadership and organizational commitment, as well as a significant relationship between the organization's climate and organizational commitment and teacher performance.
Conflict Management Strategies for Character Building in Outstanding Wetland-Based Schools: A Case Study of Elementary Schools in North Banjarmasin Suhaimi; Noorahim W; Ni'mah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12223

Abstract

This study aims to examine the conflict management strategies employed by teachers in shaping students’ character at a high-performing elementary school located in a wetland area, specifically at a public elementary school in North Banjarmasin District. The research adopts a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal three main strategies used by teachers in managing classroom conflicts: collaborative, compromising, and avoidance strategies. The collaborative strategy emerged as the dominant approach, as it fosters open communication and participatory problem-solving, which positively contributes to character development, particularly in the areas of responsibility, tolerance, and discipline. The compromising strategy is applied in addressing minor conflicts as a way to reach mutual agreements, while the avoidance strategy is used in certain situations to maintain classroom stability. These findings highlight that teachers’ skills in selecting and implementing appropriate conflict management strategies play a crucial role in supporting the success of character education, especially within the unique geographical and social challenges of wetland-based schools.
Pendekatan Restoratif dalam Penyelesaian Masalah Sekolah dan Masyarakat Siti Annisa; Muhammad Rifky Hidayat; Nurhasanah; Shinta Nur Izzati; Maisarah; Nuur Aulia Paramitha; Suhaimi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5201

Abstract

Kurikulum modern menekankan pentingnya iklim sekolah yang aman, inklusif, dan relasional di samping capaian akademik. Namun, praktik disiplin retributif masih dominan serta kerap memperkuat eksklusi dan ketimpangan sosial, sehingga diperlukan alternatif yang lebih responsif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendekatan restoratif sebagai paradigma sistemik dalam penyelesaian masalah sekolah dan masyarakat. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur. Data diperoleh lewat artikel jurnal yang sesuai dengan fokus kajian dan dianalisis menurut pola tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik seperti circles, konferensi restoratif, mediasi sebaya, dan whole-school restorative approach berkorelasi dengan penurunan suspensi dan eksklusi, perbaikan iklim sekolah, penguatan kompetensi sosial-emosional, serta peningkatan keterlibatan keluarga dan komunitas dalam penanganan konflik. Efektivitasnya bergantung pada integrasi sistemik ke dalam budaya sekolah, dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan reformasi struktural relasi kekuasaan antara sekolah, penegak hukum, dan warga. Dengan demikian, pendekatan restoratif berpotensi menjadi kerangka kebijakan dan praktik disiplin yang lebih adil dan partisipatif, serta sebagai strategi penguatan hubungan sekolah dan masyarakat yang berkelanjutan
Peran Organisasi Siswa Dalam Membentuk Karakter Dan Kepemimpinan Di MTSN 2 Kota Banjarmasin Anisha Shahara; Maya Ramadhani; Merry Andini; Suhaimi
An-Nashr : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - Desember : An-Nashr Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : Yayasan Asy-Syifa Amuntai Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65317/an-nashr.v3i2.96

Abstract

Organisasi siswa di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kepemimpinan, dan melatih tanggung jawab sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana sistem organisasi siswa, khususnya Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK), berkontribusi terhadap pengembangan karakter dan kepemimpinan di MTsN 2 Kota Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan empat informan utama, yaitu Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Pembina OSIM, Ketua OSIM, dan Ketua MPK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSIM dan MPK berfungsi sebagai wadah pembelajaran sosial dan kepemimpinan yang efektif, di mana siswa dilatih untuk bertanggung jawab, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam kegiatan organisasi. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya pemerataan partisipasi antaranggota dan keterbatasan komunikasi lintas bidang. Namun, evaluasi rutin dan pembinaan berkelanjutan mampu memperkuat efektivitas kegiatan organisasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa organisasi siswa di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap kegiatan akademik, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam pendidikan karakter dan demokrasi sekolah.
Manajemen Dan Administrasi Tenaga Pendidik Di SMK Negeri 2 Banjarmasin Anisa Fitriani; Siti Amilia; Widhiya; Suhaimi
An-Nashr : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - Desember : An-Nashr Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : Yayasan Asy-Syifa Amuntai Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65317/an-nashr.v3i2.99

Abstract

Pengelolaan dan Administrasi tenaga pendidik merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di semua tingkat lembaga pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji definisi, peran, serta penerapan pengelolaan dan administrasi tenaga pendidik dalam konteks institusi pendidikan masa kini. Pengelolaan tenaga pendidik melibatkan proses perencanaan, pengaturan, pelaksanaan, dan pengawasan semua aktivitas yang berhubungan dengan guru serta  staf pendidik lainnya. Di sisi lain, administrasi tenaga pendidik lebih menekankan pada kegiatan pencatatan, pengumpulan data, dan pengelolaan dokumen yang berkaitan dengan kepegawaian secara administratif. Kedua aspek ini saling terkait dalam membangun sistem kerja yang efisien, efektif, serta berorientasi pada peningkatan kinerja para pendidik. Dengan penerapan pengelolaan dan administrasi yang baik, institusi pendidikan dapat memaksimalkan potensi SDM, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menumbuhkan budaya kerja yang profesional. Penelitian ini juga menekankan betapa pentingnya kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola tenaga pendidik dengan cara yang adil, transparan, dan berkelanjutan, termasuk dalam proses rekrutmen, penilaian kinerja, serta pengembangan kompetensi para guru. Dengan pendekatan manajerial yang terencana dan administrasi yang tertib, diharapkan akan tercipta sistem pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, pengelolaan dan administrasi tenaga pendidik bukan saja merupakan kegiatan teknis, tetapi juga sebagai strategi signifikan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Strategic Planning Model for Excellent Elementary Schools Based on the Wetland Ecosystem in North Banjarmasin Suhaimi; Ni'mah; Noorahim W
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.14966

Abstract

This study aims to develop a strategic planning model for excellent elementary schools based on the wetland ecosystem in the North Banjarmasin District. A qualitative approach with a case study design was employed at two high-performing public elementary schools. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and subsequently analyzed using an interactive model. The findings indicate that the characteristics of the wetland ecosystem—such as seasonal flooding, peatland, and infrastructure limitations—significantly impact the effectiveness of school strategic planning. Implementation still faces obstacles regarding curricula and facilities that are not yet fully adaptive to the environment. However, high community participation serves as a primary supporting factor in school development. This research produced a strategic planning model consisting of five key components: wetland-based strategic environmental analysis, environment-adaptive vision and mission formulation, contextual curriculum development, adaptive facilities management, and the strengthening of school-community partnerships. This model demonstrates that integrating ecological aspects into strategic planning can enhance the relevance, effectiveness, and sustainability of school management. Theoretically, this study enriches the field of educational management through an ecosystem-based approach, while practically, it provides a reference for schools and policymakers in designing contextual and adaptive strategic plans in wetland regions.
Perancangan Program Kemitraan Berbasis Outcome Based Education (OBE) dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar Nor Aisyah; Selvia; Hana Aisyah Khumairo; Dian sintia; Nopri Tatia Manurung; Tiara Qurrotul Uyun; Suhaimi
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.1013

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan program kemitraan yang menerapkan pendekatan Outcome Based Education (OBE) di tingkat sekolah dasar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Latar belakang kajian ini didasari oleh kebutuhan akan inovasi dalam proses pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada penyampaian materi, tetapi juga pada pencapaian kompetensi serta hasil belajar siswa secara konkret dan terukur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar yang dapat dirancang secara sistematis guna mendukung Penelitian ini membahas perancangan program kemitraan yang menerapkan pendekatan Outcome Based Education (OBE) di tingkat sekolah dasar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Latar belakang kajian ini didasari oleh kebutuhan akan inovasi dalam proses pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada penyampaian materi, tetapi juga pada pencapaian kompetensi serta hasil belajar siswa secara konkret dan terukur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar yang dapat dirancang secara sistematis guna mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal dan artikel yang relevan dengan OBE, motivasi belajar, serta model pembelajaran inovatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kemitraan ini mampu meningkatkan mutu pembelajaran melalui kegiatan pendampingan, penerapan strategi pembelajaran yang beragam, serta pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Selain itu, pendekatan OBE mendorong proses pembelajaran yang lebih terstruktur, berorientasi pada siswa, dan menekankan pencapaian hasil belajar yang dapat diukur secara sistematis
Accountability Practices in Performance-Based Education Planning: A Case Study of Sabilal Muhtadin Islamic High School, Banjarmasin Wafa Nur Azizah; Sisca Lyana; Suhaimi; Sulistiyana
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 3 (2026): July (IN PRESS)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i3.19937

Abstract

This study aims to analyze the implementation of performance-based educational planning accountability and its role in strengthening school governance at SMA Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. This research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving the school principal, teachers, school management team, and school committee members. Informants were selected purposively based on their direct involvement in school planning and evaluation processes, while data credibility was ensured through source and method triangulation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that performance-based educational planning accountability in schools is implemented through four main mechanisms: strategic planning based on performance indicators, integration of program planning with school budgeting, data-driven monitoring and evaluation, and transparent reporting to stakeholders. This study highlights the importance of strengthening organizational capacity and promoting data-driven decision-making to enhance the effectiveness of accountability practices in school management.
Formative Evaluation of School Work Plan (RKS) Implementation in Curriculum Management: Evidence from a Vocational High School in Indonesia Tri Kardina; Ria Aprianti; Suhaimi; Sulistiyana
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 3 (2026): July (IN PRESS)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i3.19990

Abstract

This study aims to conduct a formative evaluation of the implementation of curriculum programs outlined in the School Work Plan (RKS) at SMKN 1 Martapura using the Context, Input, Process, and Product (CIPP) evaluation model. The study employed an evaluation research design with a qualitative approach. The primary informant was the Vice Principal for Curriculum Affairs, while additional data were obtained from the Principal and selected teachers for source triangulation. Data were collected through in-depth interviews, document analysis, and limited observations. The data were analyzed using the interactive analysis model of Miles, Huberman, and Saldaña, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification, guided by the CIPP evaluation framework. The results showed that curriculum program planning was developed based on the analysis of the Education Report and the School Medium-Term Development Plan (RKJM), reflecting a data-driven planning approach. From the input perspective, teacher readiness and the availability of practical learning facilities remained important factors influencing curriculum implementation. From the process perspective, most curriculum programs included in the School Work Plan had been implemented, including teacher professional development activities, curriculum synchronization with industry needs, and teaching factory-based learning, although their implementation had not yet achieved optimal effectiveness. From the product perspective, improvements were observed in several educational indicators, including literacy, numeracy, and the alignment between school programs and industry demands. However, the quality of classroom learning still requires improvement, particularly in the implementation of innovative instructional strategies. Unlike previous CIPP-based studies that primarily focused on standalone educational programs, this study evaluates curriculum management embedded within the School Work Plan as an integrated strategic planning instrument in vocational education. These findings suggest that the effectiveness of curriculum program implementation within the School Work Plan is influenced by data-driven planning, human resource readiness, the availability of learning facilities, and the transformation of teachers’ pedagogical practices.