Insan Esa Azyfah
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BAHASA INDONESIA BERBANTUAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (GENAI) UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KOLABORASI PESERTA DIDIK KELAS IV DI SD N JARAKAN Insan Esa Azyfah; Deri Anggraini
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10818

Abstract

This research is motivated by the lack of assessment instruments capable of measuring students' collaborative abilities in Indonesian language learning in elementary schools. Current assessments have focused on cognitive aspects, thus rendering collaboration unmeasured objectively. This study aims to develop an assessment instrument assisted by Generative Artificial Intelligence (GenAI) using an assessment rubric packaged in book form to measure the collaborative abilities of fourth-grade students at Jarakan Elementary School, Yogyakarta. The method used is Research and Development (R&D) with a 4-D model that includes the stages of define, design, development, and disseminate. The research subjects consisted of 46 students for the instrument trial and 13 students for the limited trial. Data collection techniques used observation, interviews, and questionnaires, while data analysis was conducted quantitatively and qualitatively. The results of the study indicate that the developed assessment instrument meets the criteria of very feasible based on expert validation with a percentage of 100%, is empirically valid with a significance value of <0.05 and a correlation coefficient of ≥0.60, and has very high reliability with a Cronbach's Alpha value of 0.979. In addition, the assessment instrument product is declared very practical based on teacher responses with a percentage of 100%. Thus, the developed GenAI-assisted assessment instrument is suitable for use to objectively measure students' collaboration abilities. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya instrumen penilaian yang mampu mengukur kemampuan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penilaian yang dilakukan selama ini masih berfokus pada aspek kognitif sehingga aspek kolaborasi belum terukur secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian berbantuan Generative Artificial Intelligence (GenAI) menggunakan rubrik penilaian yang dikemas dalam bentuk buku untuk mengukur kemampuan kolaborasi peserta didik kelas IV di SD Negeri Jarakan Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D yang meliputi tahap define, design, development, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri dari 46 peserta didik untuk uji coba instrumen dan 13 peserta didik untuk uji coba terbatas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket, sedangkan analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan validasi ahli dengan persentase 100%, valid secara empiris dengan nilai signifikansi < 0,05 dan koefisien korelasi ≥ 0,60, serta memiliki reliabilitas sangat tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,979. Selain itu, produk instrumen penilaian dinyatakan sangat praktis berdasarkan respon guru dengan persentase 100%. Dengan demikian, instrumen penilaian berbantuan GenAI yang dikembangkan layak digunakan untuk mengukur kemampuan kolaborasi peserta didik secara objektif.  
Implementasi Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Ika Khoiriyani; Insan Esa Azyfah; Hermawan Wahyu Setiadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13409

Abstract

Hasil belajar merupakan indikator utama pencapaian tujuan pendidikan yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dalam konteks pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, capaian hasil belajar masih tergolong rendah akibat persepsi siswa yang menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit dan menakutkan.”Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sebagai alternatif pendekatan dalam meningkatkan hasil belajar matematika.“Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, datanya diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah.”Model TPS merupakan bentuk pembelajaran kooperatif yang menekankan pada aktivitas berpikir individu, diskusi berpasangan, dan berbagi dalam kelompok kelas. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model TPS mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta meningkatkan nilai hasil belajar. “Hal ini diperkuat oleh temuan lima jurnal penelitian relevan yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai akademik siswa setelah diterapkannya model TPS.” Dengan demikian, model pembelajaran TPS efektif digunakan sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan hasil belajar matematika di tingkat Sekolah Dasar.”