Deri Anggraini
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

KARAKTERISTIK SOAL UASBN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PADA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Deri Anggraini; Pujiati Suyata
Jurnal Prima Edukasia Vol 2, No 1: January 2014
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.102 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v2i1.2644

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik soal UASBN Bahasa Indonesia di DIY tahun 2008/2009. Perangkat tes ditelaah dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa. Analisis kuantitatif berdasarkan teori tes klasik menggunakan MicroCAT Iteman versi 3.00 dan teori tes modern menggunakan MicroCAT Bigsteps versi 2.30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara teoretis, 100% butir soal berkualitas baik dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa, (2) secara empiris dengan teori tes klasik, 11 butir soal berkualitas baik (22%) dengan rerata tingkat kesukaran  0,759 (mudah), rerata daya beda 0,701 (sangat baik), distribusi respons yang berfungsi 32%, dan indeks reliabilitas 0,933 (handal), (3) secara empiris dengan teori respons butir, 39 butir soal berkualitas baik (78%) dengan rerata tingkat kemampuan peserta 1,92 (tinggi), 49 butir soal cocok, fungsi informasi tes 87,76%, dan 44 butir (89,80%) butir soal dengan tingkat kesukaran sedang, (4) secara teoretis dan empiris, 8 butir soal berkualitas baik (16%), (5) tingkat konsistensi hasil analisis teori tes klasik dan teori respons butir sebesar -0,068 (inkonsisten). Kata kunci: karakteristik soal, UASBN, analisis kualitatif, Iteman, Bigsteps
Peningkatan Prestasi Belajar Melalui Model Pembelajaran Think Pairs Share (TPS) Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Tirtosari, Magelang Wahyu Kurniawati; Dinda Ayu Rachmawati; Budiharti Budiharti; Deri Anggraini
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 14 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v14i2.8063

Abstract

The purpose of this study was to improve science learning achievement using the Think Pairs Share (TPS) learning model for class IV at SD N Tirtosari. This study uses PTK method. Data collection techniques with interviews, observations, field notes, and tests. Sources of data are teachers and students as research subjects. The data analysis technique is descriptively taken from the average achievement score and the percentage of student completeness. Based on the research, it was concluded that the use of the TPS learning model could improve the learning achievement of fourth grade students at SD N Tirtosari. In the pre-action the average student achievement was 69.28 with a completeness percentage of 42.85%, in cycle I it increased from 5.86 to 75.14 with a completeness percentage of 57.14% because it was not in accordance with the percentage of success then proceed to cycle II . In cycle II there was an average increase of 11.71 so that the average student achievement was 86.85 with a completeness percentage of 100%. From this description it can be seen that there has been an increase from the pre-action stage, cycle I to cycle II.
The effectiveness of pop-up book media in learning reading skills of grade 2 elementary school Sunarti Sunarti; Deri Anggraini; Desy Putri Sarie; Padrul Jana
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 42, No 2 (2023): Cakrawala Pendidikan (June 2023)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v42i2.50381

Abstract

This quasi-experimental study aims to test the effectiveness of Pop Up Book media in learning reading skills in grade II Elementary School. Randomly class II B was assigned as an experimental class, taking reading lessons using Pop Up Book media, and class II-A, as a control class, participating in reading lessons using ordinary picture media. Data collection techniques use performance tests to assess 6 aspects of reading skills, namely accuracy in voicing writing, pronunciation reasonableness, intonation, fluency, voice clarity, and word understanding. The validity of the test items ranged from 0.65 – to 0.70, with a reliability index of 0.704. The average value of reading skills from the experimental class students' pre-test results was 63.96, and 62.29 in the control class students. From the different test results, the pretest score obtained a t value of 0.887 at sig. 0.380. It can be concluded that there is no difference in reading skills between the two groups before the treatment was carried out. After the learning was carried out, the average post-test scores of the experimental class students were 81.56 and 65.38. control class students. The results of hypothesis testing obtained a value of t 7,252 on s ig. 0.000. It can be concluded that there is a very significant difference in reading skills between the experimental class and the control class. The results of the study concluded that the Pop Up Book media was effective for improving the reading skills of second-grade elementary school students. 
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE MAJAS METAFORA (PMM) TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIKPADA MATA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI MAJAS METAFORA KELAS 4 SD N BIBIS: penelitian eksperimen Fauzan Akhmad Alfian Muzakki; Deri Anggraini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6536

Abstract

This research seeks to illustrate how effective metaphorical figure of speech puzzle learning media (PMM) is for improving the cognitive skills of fourth graders during Indonesian language classes, focusing on metaphorical figures of speech. Class IVA served as the experimental group and was taught using metaphorical figure of speech puzzle media, while Class IVB functioned as the control group and utilized word-matching card media. Data collection involved both observations and tests, which were then analyzed through prerequisite assessments and hypothesis testing with an Independent Sample T-Test. The findings indicated that incorporating metaphorical figure of speech puzzle media significantly enhanced students' cognitive skills. This is demonstrated by the rise in average scores from the pretest to the posttest in the experimental class, moving from 43. 90 to 88. 70, while the control class saw an increase from 30. 90 to 80. 90. The t-test produced a significance value of 0. 000.
KAJIAN KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA KASAR DALAM INTERAKSI ANTAR TEMAN SEBAYA DI SEKOLAH DASAR Fadya Dwi Kundaryanti; Deri Anggraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.612

Abstract

Tujuan artikel ini membahas tentang kesalahan berbahasa peserta didik sekolah dasar. Focus utama adalah mengidentifikasi kesalahan berbahasa di dalam konteks kehidupan sehari – hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik di SD. Bahasa merupakan salah satu dari beberapa aspek yang memegang peranan penting dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kesalahan berbahasa salah satu hambatan dalam proses komunikasi adalah kurangnya keterampilan dalam berbahasa. Bentuk dari kurangnya keterampilan dalam berbahasa biasanya di sebabkan oleh kesalahan – kesalahan berbahasa. Kesalahan – kesalahan berbahasa seperti ini menyebabkan gangguan terhadap proses komunikasi, terkecuali ketika pada penggunaan bahasa secara khusus seperti dalam lawakan, iklan tertentu, serta dalam puisi. Pada pemakaian bahasa secara khusus itu, seringkali menggunakan bahasa yang dengan sengaja dibuat atau didasari oleh penutur untuk mencapai tujuan tertentu seperti lelucon, menarik perhatian dan mendorong untuk berfikir lebih intens.
Pengembangan Instrumen Penilaian Bahasa Indonesia Berbantuan GenAI untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SD Kelas IV Ainur Rofida; Deri Anggraini
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4905

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada peserta didik sekolah dasar, terutama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Namun, ketersediaan instrumen penilaian yang mampu mengukur kemampuan tersebut secara tepat dan menarik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis berbantuan Generative Artificial Intelligence (GenAI) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk peserta didik SD kelas IV. Penelitian menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen yang dikembangkan mencakup soal uraian yang disajikan melalui platform Canva AI, dilengkapi ilustrasi tematik dari ChatGPT, dan audio text-to-speech dari Google AI Studio. Validasi dilakukan oleh ahli evaluasi pembelajaran dan ahli materi, keduanya menghasilkan persentase 100% dengan kriteria Sangat Layak. Uji validitas empiris melibatkan 30 peserta didik dengan hasil 18 dari 20 butir soal (90%) valid, reliabilitas Cronbach's Alpha 0,961, tingkat kesukaran 95% kategori sedang, dan daya pembeda 55% kategori baik dan sedang. Produk akhir terdiri atas 11 butir soal terpilih. Uji coba terbatas pada 25 peserta didik dan 1 guru menunjukkan kepraktisan 84,8% (guru) dan 94,5% (peserta didik) dalam kategori Sangat Praktis. Kesimpulan penelitian ini adalah instrumen penilaian berbantuan GenAI yang dikembangkan (SI PARA) terbukti layak dan praktis digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik SD kelas IV.
Pengembangan Media Inovatif Berbasis GenAI untuk Berpikir Kritis Bahasa Indonesia Kelas IV SD Aftin Nazakia; Deri Anggraini
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4907

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar, namun kenyataannya masih banyak peserta didik yang belum mampu mengembangkannya secara optimal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media inovatif berbantuan Generative Artificial Intelligence (GenAI) yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV SD Negeri Mejing 2 pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4-D yang meliputi empat fase utama yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media memperoleh skor kelayakan 87,5% dari ahli materi dan 92,5% dari ahli media, keduanya masuk dalam kategori sangat layak. Dari aspek kepraktisan, respons peserta didik dan guru masing-masing menghasilkan persentase 91,1% dan 92,5% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji coba skala luas menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 87,67 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 83,76, dengan indeks N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,73 berkategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 0,67 berkategori sedang. Dengan demikian, media inovatif berbantuan GenAI yang dikembangkan telah memenuhi kriteria layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV SD pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BAHASA INDONESIA BERBANTUAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (GenAI) UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK KELAS IV DI SD NEGERI WINONGO Saputra Saputra; Deri Anggraini
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8225

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan instrumen penilaian Bahasa Indonesia berbantuan Generative Artificial Intelligence (GenAI) yang layak dan praktis digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi peserta didik kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) mengacu pada model 4D dari Thiagarajan, dengan 4 tahap yaitu: Define; Design; Develop; dan Disseminate. Produk yang dikembangkan berupa instrumen penilaian nontes dalam bentuk rubrik kemampuan komunikasi yang disajikan dalam format buku, dilengkapi dengan soal nontes berbantuan GenAI melalui platform Wordwall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) instrumen penilaian dinyatakan sangat layak dengan persentase skor ahli materi sebesar 97,5% dan ahli evaluasi sebesar 98,75%, serta rata-rata kelayakan sebesar 98,125%; 2) instrumen penilaian dinyatakan sangat praktis dengan persentase skor kepraktisan guru sebesar 87,5%. Uji validitas menunjukkan seluruh 18 butir instrumen dinyatakan valid (r hitung tertinggi 0,876, terendah 0,483 > r tabel 0,422). Uji reliabilitas memperlihatkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,937 dengan kategori sangat reliabel. Dengan demikian, instrumen penilaian Bahasa Indonesia berbantuan GenAI terbukti sangat layak dan sangat praktis digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi pada peserta didik kelas IV SD Negeri Winongo.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BAHASA INDONESIA BERBANTUAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (GENAI) UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KOLABORASI PESERTA DIDIK KELAS IV DI SD N JARAKAN Insan Esa Azyfah; Deri Anggraini
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10818

Abstract

This research is motivated by the lack of assessment instruments capable of measuring students' collaborative abilities in Indonesian language learning in elementary schools. Current assessments have focused on cognitive aspects, thus rendering collaboration unmeasured objectively. This study aims to develop an assessment instrument assisted by Generative Artificial Intelligence (GenAI) using an assessment rubric packaged in book form to measure the collaborative abilities of fourth-grade students at Jarakan Elementary School, Yogyakarta. The method used is Research and Development (R&D) with a 4-D model that includes the stages of define, design, development, and disseminate. The research subjects consisted of 46 students for the instrument trial and 13 students for the limited trial. Data collection techniques used observation, interviews, and questionnaires, while data analysis was conducted quantitatively and qualitatively. The results of the study indicate that the developed assessment instrument meets the criteria of very feasible based on expert validation with a percentage of 100%, is empirically valid with a significance value of <0.05 and a correlation coefficient of ≥0.60, and has very high reliability with a Cronbach's Alpha value of 0.979. In addition, the assessment instrument product is declared very practical based on teacher responses with a percentage of 100%. Thus, the developed GenAI-assisted assessment instrument is suitable for use to objectively measure students' collaboration abilities. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya instrumen penilaian yang mampu mengukur kemampuan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penilaian yang dilakukan selama ini masih berfokus pada aspek kognitif sehingga aspek kolaborasi belum terukur secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian berbantuan Generative Artificial Intelligence (GenAI) menggunakan rubrik penilaian yang dikemas dalam bentuk buku untuk mengukur kemampuan kolaborasi peserta didik kelas IV di SD Negeri Jarakan Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D yang meliputi tahap define, design, development, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri dari 46 peserta didik untuk uji coba instrumen dan 13 peserta didik untuk uji coba terbatas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket, sedangkan analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan validasi ahli dengan persentase 100%, valid secara empiris dengan nilai signifikansi < 0,05 dan koefisien korelasi ≥ 0,60, serta memiliki reliabilitas sangat tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,979. Selain itu, produk instrumen penilaian dinyatakan sangat praktis berdasarkan respon guru dengan persentase 100%. Dengan demikian, instrumen penilaian berbantuan GenAI yang dikembangkan layak digunakan untuk mengukur kemampuan kolaborasi peserta didik secara objektif.