Herliani Herliani
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN EFEKTIVITAS PERPUTARAN MODAL KERJA DALAM MENINGKATKAN LIKUIDITAS PERUSAHAAN: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Fachrun Nissa; Herliani Herliani; Muhammad Harpis; Retno Nela Simanjuntak; Henny Andriyani Wirananda
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/snym2g47

Abstract

Manajemen modal kerja merupakan komponen penting dalam menjaga kelangsungan operasional dan stabilitas finansial perusahaan, terutama karena modal kerja berfungsi menghubungkan aktivitas operasional jangka pendek dengan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban lancar. Efektivitas perputaran modal kerja (working capital turnover/WCTO) sering digunakan untuk menilai sejauh mana aset lancar dimanfaatkan dalam menghasilkan penjualan dan kas, sehingga berpotensi memengaruhi likuiditas perusahaan. Namun, temuan empiris menunjukkan hubungan yang beragam, dipengaruhi oleh karakteristik industri, struktur modal, dan kondisi ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran efektivitas WCTO dalam meningkatkan likuiditas perusahaan dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap studi terbitan 2010–2025. Proses SLR dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, dan sintesis naratif terhadap artikel dari basis data bereputasi seperti Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan positif antara efektivitas perputaran modal kerja dan likuiditas melalui percepatan siklus konversi kas dan optimalisasi pengelolaan piutang serta persediaan. Namun, beberapa studi menemukan pengaruh negatif maupun tidak signifikan, khususnya pada perusahaan yang mengelola modal kerja secara terlalu agresif, memiliki leverage tinggi, atau memiliki akses kuat terhadap pembiayaan jangka pendek. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas WCTO berkontribusi terhadap likuiditas, tetapi pengaruhnya bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh faktor moderasi seperti karakteristik industri dan kondisi makroekonomi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur mengenai hubungan WCM dan likuiditas, serta menawarkan implikasi praktis bagi manajer keuangan dan pembuat kebijakan untuk merancang strategi pengelolaan modal kerja yang seimbang, adaptif, dan selaras dengan kondisi operasional perusahaan.
Implementasi Layanan Pengarsipan Administrasi Keuangan Lapak-Peng Berbasis Whatsapp pada BPKK Aceh Jaya Maulidar Maulidar; Adria Adria; Herliani Herliani; Banta Diman; Dimas Bagus Susanto; Rina Novi Yani
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) in press
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v8i2.1580

Abstract

This study was motivated by the need for a more efficient, fast, and adaptive financial administrative archiving system in government institutions. The Regional Financial Management Agency (BPKK) Aceh Jaya faced challenges in managing financial administrative documents, particularly in document distribution processes that were previously conducted manually, thereby reducing the effectiveness of internal coordination. As an innovative effort, BPKK Aceh Jaya implemented the WhatsApp-based Financial Administrative Archiving Service (LAPAK-Peng). This study aims to analyze the implementation of LAPAK-Peng using George C. Edward III’s policy implementation theory, which includes communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with five informants, observation, and documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, with validity tested through source and technique triangulation. The findings indicate that LAPAK-Peng supports the effectiveness of financial administration at BPKK Aceh Jaya, with communication emerging as the most dominant factor due to its role in accelerating coordination and information exchange. In addition, successful implementation was supported by adequate resources, positive implementer disposition, and a clear bureaucratic structure. This study concludes that WhatsApp can serve as an alternative digital administrative innovation to support document management in government institutions.