Encep Andriana
Pendidikan Guru Sekolah dasar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA MELALUI PROGRAM BURASIKACA PADA PESERTA DIDIK KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR Muhammad Rifki Supyadi; Encep Andriana; Siti Rokmanah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2039

Abstract

Pendidikan dasar memegang peranan penting dalam membentuk pengetahuan dasar, keterampilan dan sikap yang diperlukan masyarakat. Salah satu aspek utama pendidikan dasar adalah kemampuan membaca, yang tidak hanya menjadi keterampilan tetapi juga menjadi landasan bagi peserta didik untuk menyelesaikan pelajaran sekolah secara efektif. Namun di Indonesia, minat membaca peserta didik khususnya di tingkat sekolah dasar masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca peserta didik kelas tinggi di sekolah dasar. Dengan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru dalapt menggunakan sebuah program yang bernama Burasikaca atau Buku Literasi Suka Membaca dengan fasilitas perpustakaan yang didukung dengan layanan dan fasilitan perpustakaan sekolah yang memadai dapat meningkatkan minat baca peserta didik.
IMPLEMENTASI GURU DALAM MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI KELAS VI SDN NEGLASARI SERANG Aliyah Marlinata Saputri; Encep Andriana; Siti Rokmanah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2150

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran di SDN Neglasari. Penelitian ini merupakan penelitian yang munggunakan metode kualitatif atau studi kasus terhadap wali kelas VI di SDN Neglasari. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah peran guru dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Kendala yang guru hadapi dalam menyusun perencanaan pembelajaran dan Solusi guru dalam memperbaiki permasalahan penyusunan pembelajaran. Guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran mempunyai beberapa kesulitan salah satunya yakni menyusun komponen indikator pencapaian kompetensi. Selain adanya kesulitan dalam menyusun perencanaan pembelajaran, terdapat beberapa solusi diantaranya yaitu dengan mengikuti berbagai pelatihan dan workshop sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun RPP.
KESULITAN GURU DALAM MENERAPKAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Winda Nabila; Encep Andriana; Siti Rokmanah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan guru dalam menerapkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif terhadap wali kelas II di SDN Batok Bali dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan juga wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru masih mengalami beberapa kesulitan dalam menerapkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), antara lain yaitu guru kesulitan dalam merancang kegiatan P5, kurangnya fasilitas sarana dan prasana serta alokasi waktu untuk melaksanakan kegiatan P5 di sekolah. Faktor penyebab kesulitan yang dialami oleh guru ini ialah kurangnya pemahaman dan kesiapan guru dalam melaksanakan kegiatan P5, keterbatasan sumber daya, sarana prasarana, dan waktu, serta kurangnya pelatihan yang dapat diikuti oleh guru dalam penerapan dan penyusunan P5. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan ini adalah dengan mengadakan pelatihan terhadap program P5.