Siti Kurniasih
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANTANGAN SISWA SMAN 1 PETIR DALAM MENGHADAPI KURIKULUM MERDEKA DI ERA DIGITALTANGAN SISWA SMAN 1 PETIR DALAM MENGHADAPI KURIKULUM MERDEKA DI ERA DIGITAL Novita Ramaddini; Siti Kurniasih; Siti Hanina Nur Syahidah; Tatu Hilaliyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4611

Abstract

Pendidikan merupakan proses yang sistematis dalam membimbing anak untuk tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang seutuhnya. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, penerapan Kurikulum Merdeka menjadi salah satu upaya untuk menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan zaman. Namun, di SMAN 1 PETIR, penerapan kurikulum ini menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait dengan kesenjangan literasi digital dan keterbatasan akses teknologi. Tantangan lain juga mencakup adaptasi terhadap metode pembelajaran mandiri yang diusung oleh kurikulum tersebut. Artikel ini mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi siswa dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di era digital, serta mencari solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, agar proses pembelajaran dapat berjalan secara inklusif dan efektif. Kata Kunci: Pendidikan, Kurikulum Merdeka, Tantangan Pembelajaran
LEKSIKON FLORA DAN FAUNA DALAM LINGKUP HIDUP MASYARAKAT KAMPUNG NAGA ameliatul kholisoh; Siti Kurniasih; Novita Ramaddini; Siti Hanina; Najla Nur Alifah; Muhammad Rinzat Iriyansah; Odien Rosidin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6586

Abstract

Penelitian ini mengkaji leksikon flora dan fauna masyarakat Kampung Naga, Jawa Barat, yang mencerminkan hubungan budaya, bahasa, dan lingkungan. Metode kualitatif dengan wawancara mengungkapkan pengelolaan budidaya, pemanfaatan, dan aturan adat dalam konsumsi serta pengolahan hasil alam. Leksikon lokal mencerminkan pengetahuan ekologis dan nilai budaya yang berperan dalam tradisi dan upacara adat. Studi ini menunjukkan bagaimana bahasa dan budaya memelihara kearifan lokal dalam menjaga kelestarian alam dan identitas komunitas.