Penelitian ini mengkaji leksikon flora dan fauna masyarakat Kampung Naga, Jawa Barat, yang mencerminkan hubungan budaya, bahasa, dan lingkungan. Metode kualitatif dengan wawancara mengungkapkan pengelolaan budidaya, pemanfaatan, dan aturan adat dalam konsumsi serta pengolahan hasil alam. Leksikon lokal mencerminkan pengetahuan ekologis dan nilai budaya yang berperan dalam tradisi dan upacara adat. Studi ini menunjukkan bagaimana bahasa dan budaya memelihara kearifan lokal dalam menjaga kelestarian alam dan identitas komunitas.
Copyrights © 2025